6 Tips Menghemat Energi Mobil yang Tidak Banyak Diketahui Pengemudi

19/01/2018

Pengemudian
Share this post:
6 Tips Menghemat Energi Mobil yang Tidak Banyak Diketahui Pengemudi
Global warming menjadi momok menakutkan yang menghantui lingkungan kita. Karena itu, menghemat energi menjadi salah satu cara untuk menghindari hal ini. Menghemat energi mobil merupakan salah satu cara kita menjaga lingkungan kita.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghemat energi mobil, meskipun mobil kita tidak semuanya mempunyai teknologi terbaru. Tapi, beberapa tips yang diberikan oleh Cintamobil di bawah bisa membuat kendaraan menjadi kurang boros.

1. Jangan biarkan kendaraan berhenti lama

Jika anda berhenti untuk waktu lebih dari 1 menit saja, sebaiknya anda membakar lebih banyak energi. Idling, atau berhenti tapi masih menghidupkan mesin mengkonsumsi setengah gallon sampai satu gallon gas per jam dan memompa CO2 yang tidak perlu ke atmosfer.

Papan rambu yang menyuruh untuk tidak melakukan idling

Berhenti berhenti terlalu lama

Mesin modern akan mengkonsumsi lebih sedikit bahan bakar ketika kita mematikan dan hidupkan kembali daripada melakukan idle untuk waktu yang lama. Mesin hanya akan bekerja keras di bawah beban dan akan menghangat lebih cepat jika anda menyalakan mesin, hanya membutuhkan waktu 20 detik.

2. Pastikan melaju dengan gigi yang tepat

Pastikan anda memakai gigi yang tepat ketika melaju. Ketika mengemudi dengan kecepatan 60km/jam, kendaraan akan menggunakan bahan bakar 25% lebih banyak di gigi ketika daripada di gigi kelima. Bepergian dengan cepat dengan gigi rendah menghabiskan 45% bensin lebih banyak dibandingkan yang diperlukan.

Gambar yang memperlihatkan kenop gigi pada mobil dengan 6 transmisi

Gunakan gigi yang tepat ketika melaju

Jika mobil anda mempunyai pengaturan “Instant Fuel Economy”, gunakan sistem ini dan bsa menyimpan 1 liter per 100 km serendah mungkin. Untuk lebih efisien, gunakan sistem yang ada pada mobil anda semaksimal mungkin.

>>> Baca juga tips menghemat bahan bakar mobil matic

3. Berkendara seringan mungkin

Pikirkan baik-baik apa yang dibutuhkan dan apa yang harus anda buang dari mobil anda. Jika anda tidak membutuhkan suatu barang, jangan masukkan ke dalam mobil. Lepaskan rak atap jika tidak dibutuhkan karena akan memberatkan mobil dengan menghambat laju angin.

Mobil lama yang mempunyai banyak bebar di bagian atap mobil

Jangan biarkan mobil memekik kelebihan berat

Semakin ringan berat beban mobil, maka akan semakin rendah konsumsi bahan bakar dan emisi yang dihasilkan. Sebagai perbandingan, tambahan 50 kg di bagasi mobil akan mengurangi ekonomi bahan bakar mobil sebesar 1% sampai 2%. Apalagi jika anda membawa banyak barang dalam mobil anda, anda akan menghasilkan tenaga dan emisi ekstra.

4. Pilih oktan yang tepat untuk mobil anda

Semakin anda mengetahui mobil anda, semakin anda bisa memprediksi apa yang paling bagus untuk mobil anda. Periksa manual mobil untuk mengetahui jenis bahan bakar, atau oktan yang paling sesuai dengan mesin anda.

Berbagai jenis bahan bakar yang ada pada pengisian bahan bakar di Indonesia

Pilih bahan bakar anda dengan hati-hati

Peringkat oktan mengukur kemampuan bensin untuk menahan ketukan mesin. Tapi, semakin tinggi oktan, maka akan semakin tinggi harganya. Hanya sekitar 6% mobil yang terjual membutuhkan bensin beroktan tinggi. Namun, gas premium menyumbang sekitar 10% dari semua bensin yang dijual. Tahan keinginan untuk membeli bensin dengan oktan tinggi dan sesuaikan dengan apa yang dibutuhkan mobil anda.

>>> Baca juga tips dan trik mengemudi lainnya disini

5. Pilih oli yang tepat

Sama seperti pemilihan bensin dengan oktan yang tepat, pilihlah oli yang tepat untuk komponen mobil anda. Anda bisa meningkatkan jarak tempuh bahan bakar sebesar 1% sampai 2% dengan menggunakan kelas oli mesin yang direkomendasikan dari produsen mobil anda.

Gambar yang memperlihatkan oli mesin melumuri mesin mobil

Oli yang tepat akan menambah efisiensi bahan bakar

Misalnya, menggunakan oli mesin denan viskositas 10W-30 di mesin yang dirancang untuk menggunakan 5W-30 dapat menurunkan jarak tempuh gas anda. Minyak yang lebih tebal akan lebih sulit dipompa. Hal ini tentu saja bisa mengurangi tenaga mobil.

>>> Baca juga Mengenal viskositas pada oli mobil

6. Hindari jalan kasar

Sebisa mungkin, hindari mengemudi pada jalanan yang kasar dan berlubang. Kotoran atau kerikil yang ada bisa merampas sampai 30% dari jarak tempuh gas anda. Setiap kali roda melambung naik turun, energi gerak maju dilepas dari kendaraan.

Gambar yang menunjukan jalan yang rusak dan berlubang tanpa ada kendaraan yang lewat

Jalan berlubang menambah beban mobil anda

Cara terbaik untuk menganalogikan hal ini adalah menyamakan pengemudian di jalanan “papan cuci”. Tidak hanya membuat pengemudian sangat tidak nyaman, kendaraan akan benar-benar melambat dari transfer energy yang mengakibatkan pengemudi menerapkan lebih banyak throttle yang membuang-buang bahan bakar.

Beberapa pengemudi tidak memperhatikan mobil yang mereka pakai sehingga membuat mereka mengemudi dan kehilangan banyak energi pada mobil. Menghemat energi mobil bukan hanya baik untuk lingkungan, tapi tentu saja baik untuk kantong anda. Keep driving smart, guys!

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

Share this post: