Memasuki bulan November 2019, beberapa wilayah di Indonesia sudah memasuki musim hujan, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun sudah memberi peringatan atas kemungkinan terjadinya hujan lebat di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sehingga Anda diharapkan untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terlebih ketika dalam keadaan hujan deras, demi menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan. Untuk membantu Anda menjaga kewaspadaan saat berkendara di musim hujan, kami akan hadirkan, 6 tips berkendara saat hujan lebat.
>>> Musim Hujan Segera Tiba, Praktikan Tips Ini untuk Merawat Wiper Supaya Bekerja Maksimal
1. Kurangi kecepatan
Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman ketika terjadi hujan lebat agar Anda punya cukup waktu untuk mengantisipasi segala kemungkinan
Tips berkendara saat hujan lebat pertama adalah kurangi kecepatan. Alasannya, saat hujan lebat, visibilitas Anda ke jalan akan berkurang. Selain itu, permukaan jalan saat hujan lebat juga cukup licin. Dengan mengurangi kecepatan, Anda memiliki kontrol lebih baik dan memiliki waktu yang cukup untuk mengamati situasi dan mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. Selain itu, dengan mengurangi kecepatan, dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya hydroplanning/aquaplanning yang membuat ban kehilangan cengkeraman pada permukaan jalan yang basah.
2. Jaga jarak
Tujuannya agar Anda memiliki waktu yang cukup untuk mengamati situasi saat visibilitas buruk dan mengantisipasi atas kemungkinan kecelakaan. Idealnya, Anda disarankan untuk menjaga jarak minimal kurang lebih 3 detik dengan kendaraan di depan. Permukaan jalan yang licin saat hujan lebat juga membuat kerja komponen pengereman berkurang dan berakibat jarak pengereman yang semakin panjang.
>>> Pilihan mobil bekas paling lengkap ada disini
3. Nyalakan lampu kendaraan
Nyalakan lampu Anda ketika berkendara saat hujan lebat agar keberadaan Anda mudah dikenali oleh pengemudi lainnya
Tips berkendara saat hujan lebat selanjutnya adalah sangat disarankan untuk menyalakan lampu kendaraan Anda. Saat visibilitas buruk, dengan menyalakan lampu kendaraan, membuat posisi Anda lebih mudah untuk diketahui oleh pengguna jalan lainnya, termasuk pengemudi di depan atau di belakang Anda. Sehingga membantu menjaga kewaspadaan saat berkendara.
>>>Simak pula artikel tips aman berkendara lainnya di sini
4. Dilarang menggunakan lampu hazard
Hindari penggunaan lampu Hazard ketika berkendara saat hujan lebat
Menurut peraturan lalu lintas, lampu hazard hanya boleh dinyalakan saat keadaan darurat dan mobil dalam keadaan diam. Sehingga ketika Anda menyalakan lampu hazard ketika berkendara saat hujan lebat, akan membuat pengguna jalan lainnya akan bingung dalam mengantisipasi Anda saat ingin berpindah jalur lantaran lampu hazard dan lampu sein tak bisa dinyalakan saat bersamaan. Selain itu, cahaya saat lampu hazard dinyalakan juga berisiko menyilaukan pengguna jalan lainnya.
>>> Musim Hujan Akan Segera Datang, Ini Persiapan Yang Bisa Anda Lakukan Pada Mobil Kesayangan
5. Hindari lakukan pengereman mendadak saat menerjang genangan air
Saat menerobos genangan air, hindari lakukan pengereman mendadak yang berisiko membuat mobil kehilangan kontrol
Saat berkendara pada kondisi hujan lebat, Anda akan dihadapkan pada permukaan jalan yang tertutup genangan air. Sehingga hindari lakukan pengereman mendadak saat menerjang genangan air, karena akan berisiko membuat ban mengunci atau kehilangan cengkeraman (hydroplanning/aquaplanning) yang membuat Anda mudah kehilangan kontrol. Jika Anda terpaksa melakukan pengereman saat menerjang genangan air, lakukan dengan bertahap dan sehalus mungkin.
6. Atur suhu AC mobil Anda
Tips berkendara saat hujan lebat yang tak kalah penting adalah mengatur suhu AC mobil Anda. Karena saat hujan lebat, suhu akan turun dan mudah mengundang embun pada kaca mobil, sehingga mengganggu visibilitas Anda saat berkendara. Atur suhu AC mobil Anda agar jangan terlalu rendah atau tinggi sehingga dapat membantu mencegah terjadinya pengembunan pada kaca dan spion mobil Anda.



