5 Lampu Variasi Mobil yang Sebaiknya Tidak Dipasang

13/01/2021

Pengemudian

8 menit

Ada beberapa lampu variasi mobil yang boleh dipasang dan tidka boleh dipasang. Karena jika tetap digunakan maka berarti melanggar peraturan lalu lintas serta dapat membahayakan Anda atau pengguna jalan yang lainnya.

Modifikasi mobil memang menjadi hak prerogratif dari pemilik kendaraan tersebut. Karena siapa pun boleh menyesuaikan tampilan kendaraannya sesuai dengan yang mereka inginkan. Namun perlu diketahui, modifikasi mobil juga ada batasannya. Karena jika melanggar, khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Misalnya saat modifikasi dengan memasang lampu variasi mobil. Jika tujuannya menabah visibilitas saat berkendara malam hari atau ketika mengemudi ditengah guyuran hujan lebat atau turn kabut, maka boleh saja dilakukan. Tapi tetap perhatikan standar yang sudah ditentukan oleh pihak pabrikan. Namun jika memasang variasi lampu mobil hanya ingin tampilannya terlihat keren tanpa memperhatikan fungsi dari lampu variasi tersebut, misalnya lampu variasi kolong mobil, maka sebaiknya tindakan ini jangan dilakukan.

Untuk itulah pada artikel kali ini Cintamobil.com akan membahas apa saja model lampu variasi mobil yang sebaiknya jangan dipasang atau digunakan. Karena khawatir hal tersebut malah membahayakan Anda dan pengemudi lain di jalan atau berpotensi merusak kendaraan tersebut.

>>> Kiat Memilih Lampu Sorot Mobil, Aksesoris Offroad yang Banyak Digandrungi

Hati-hati Saat Memasang Variasi Lampu Mobil

Sekring tambahan di aki mobil

Pastikan pasang sekring tambahan dan kabel tertata rapih

Saat hendak melakukan modifikasi mobil disektor lampu-lampu, maka Anda wajib teliti dan perhatikan dengan betul proses pemasangan komponen tersebut. Jangan sungkan untuk memilih tempat yang menjual lampu variasi mobil berkualitas. Dan jika ragu untuk memasangnya sendiri di rumah, maka sebaiknya pilih teknisi yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya.

Karena jika salah dalam memilih lampu variasi atau asal-asalan saat proses pemasangannya, dikhawatirkan beberapa waktu ke depan bisa muncul konsleting dari jalur pemasangan lampu tersebut. Apabila konsleting memercikkan bunga api dan menyambar komponen lainnya pada mesin yang mudah terbakar, maka bukan tidak mungkin kendaraan Anda dalam sekejap bisa hangus dilalap si jago merah.

Untuk itulah perhatikan beberapa hal berikut ini saat proses pemasangan lampu variasi pada mobil kesayangan Anda:

1. Perhatikan Jalur Kabel Lampu

Saat modifikasi lampu mobil maka perhatikan dengan benar jalur pemasangan kabel-kabel yang menghubungkan ke lampu tersebut. Pastikan kabel terpasang dengan rapih, tidak ada kabel yang dibiarkan terkelupas, dan sambungan kabel juga tertutup sempurna dengan isolasi. Umumnya kabel lampu tambahan ini disambungkan pula ke aki mobil, sebaiknya jangan biarkan kabel menumpuk pada salah satu kutub aki. Pastikan pula kabel tidak menempel dengan komponen yang bisa menghantarkan panas, misalnya jalur pipa knalpot, blok mesin, atau radiator.

2. Pasang Sekring Tambahan

Walaupun setiap mobil pasti sudah disertakan sekring untuk setiap jalur kelistrikannya, alangkah baiknya Anda memakai sekring tambahan saat memasang lampu variasi. Adanya sekring tambahan ini sangat berguna untuk memutus arus listik berlebih demi menghindari terjadinya konselting atau kebakaran. Umumnya sekring tambahan dipasang di dekat aki, namun perhatikan posisi pemasangan sekring. Jangan sampai sekring dipasang dekat komponen pada mesin yang menimbulkan panas.

3. Jangan Paksakan Beban Alternator

Memasang aksesoris tambahan seperti lampu variasi maka akan membuat beban alternator bertambah berat. Ini karena meskipun menggunakan lampu jenis LED yang kebutuhan daya listriknya kecil, jika lampu yang terpasang cukup banyak tetap saja butuh pasokan listrik tambahan yang lebih besar daripada kondisi standar mobil. Karena itulah periksa kemampuan alternator saat hendak memasang lampu variasi mobil. Jika komponen ini tak kuat mensuplay daya listik yang dibutuhkan lampu variasi, maka Anda boleh tambahkan relay atau memperbesar kapasitas daya aki mobil.

>>> Begini Cara Buat Rangkaian 3 Relay Lampu Depan Mobil

Model Lampu Variasi Mobil yang Sebaiknya Dihindari

Selain memperhatikan saat hendak memodifikasi lampu mobil, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui pula adalah ada beberapa variasi lampu mobil yang sebaiknya tidak dipasang. Karena lampu-lampu ini akan membahayakan Anda atau pengendara lain di jalan. Selain itu sudah ada aturan lalu lintas yang tak bisa sembarang memasang lampu variasi. Misalnya Anda akan ditindak jika memasang variasi lampu mobil truk berlebihan di kendaraan pribadi.

Mengenai peraturan lalu lintas tentang lampu mobil ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berikut ini setidaknya 5 model lampu variasi mobil yang sebaiknya jangan dipasang pada kendaraan Anda:

1. Lampu Utama Warna Warni

Lampu Angle Eyes Mobil

Lampu utama wajib warna putih atau kuning muda

Petunjuk mengenai standar warna lampu utama mobil sudah diatur dalam Undang-Undang No.22 tahun 2009 Pasal 48 ayat 3. Yaitu untuk lampu dekat dan lampu jauh warnanya wajib putih atau kuning muda. Lampu sein harus berwarna kuning dan menyala kelap kelip. Lampu rem tidak boleh warna lain selain merah. Lampu mundur harus menyala putih atau kuning muda, dan lampu penerangan plat nomor juga wajib berwarna putih.

Jadi ketika Anda mengganti lampu utama dengan lampu variasi yang menyala warna-warna cerah seperti merah, biru, ungu, dan lainnya, maka hal tersebut akan melanggar peraturan lalu lintas. Kecuali Anda memasng lampu itu karena mobil akan dijadikan kendaraan yang dipamerkan dalam kontes modifikasi.

2. Lampu Kabut Berwarna Warni

Fog lamp Mobil Variasi

Fog lamp berwarna seperti ini tak akan sanggup menembus kabut

Selain lampu utama, ada juga pemilk mobil yang melakukan modifikasi pada bagian lampu kabut (fog lamp). Lampu ini diganti jadi lampu variasi mobil model angle eyes namun cahaya yang dipancarkan bukan putih atau kuning, melainkan warna biru, hijau, atau merah muda.

Dari sisi estetika lampu tersebut memang terlihat menambah daya pikat mobil. Namun secara fungsinya, pemasangan fog lamp dengan warna-warna selain putih atau kuning tidak akan bisa berguna menembus kabut saat hujan turun dengan lebat. Tentunya keberadaan lampu ini malah jadi percuma bagi Anda selaku pengemudi mobil.

>>> Pilihan Relay Lampu Mobil yang Bagus dan Cara Pasangnya

3. Lampu Rem Kedip

Lampu LED Rem Kelip

Makin marak penjual lampu rem kedip

Kalau modifikasi yang satu ini sepertinya sekarang malah jadi tren dikalangan pemilik mobil. Dengan alasan terlihat keren, lampu rem mobil yang standarnya berpendar statis, makah diganti jadi lampu LED dengan nyala kelap kelip.

Padahal dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 di pasal yang sudah disebutkan tadi jelas disebutkan jika yang menyala kelap kelip hanya untuk lampu sein bukan untuk lampu rem. Sehingga sebenarnya tindakan mengganti lampu rem jadi lampu kedip ini juga dapat dikategorikan melanggar peraturan lalu lintas.

4. Lampu Rem Bukan Merah

Lampu Rem Variasi Honda Jazz

Kalaupun mengganti dengan mika bening, lampu rem wajib warna merah

Masih seputar lampu variasi mobil belakang, yaitu mengganti lampu rem dengan lampu yang pancaran cahayanya bukan warna merah. Misalnya biru, ungu, atau malah dibiarkan berwarna putih. Kalau sudah seperti ini jelas sekali melanggar Undang-Undang Nomor 22 pada pasal yang sudah disebutkan tadi.

Selain itu, jika lampu rem diganti warna lain, tindakan tersebut akan membuat silau pengguna jalan atau kendaraan lain dari arah belakang. Karena pemilihan warna merah untuk lampu rem sudah diperhitungkan sesuai kemampuan mata setiap manusia dalam menangkap objek berupa warna.

5. Lampu Strobo atau Rotator

Lampu Strobo dan Rotator

Selain kendaraan petugas, dilarang pakai strobo atau rotator

Kalau pemasangan lampu variasi yang satu ini mungkin sudah sering dibahas. Jika kendaraan Anda bukan mobil dinas kepolisian, TNI, ambulans, atau pemadam kebakaran, maka dilarang keras memasang apalagi sampai menyalakan lampu rotator atau strobo di jalan raya.

Apabila tetap dipasang, dalam Undang-Undang Nomor 22 tadi di Pasal 287 ayat 4 tertulis jelas, orang yang menyalahgunakan lampu isyarat kendaraan akan dikenai sanksi pidana berupa hukuman kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Nah sudah jelas kan apa saja lampu variasi mobil yang tidak boleh dipasang dan kalau pun boleh, perhatikan cara pasangnya. Jangan sampai niat untuk mempercantik penampilan atau menambah fungsi lampu standar malah membuat petaka bagi Anda.

>>> Jangan lupa klik tips dan trik untuk mendapatkan tips menarik lainnya tentang perawatan mobil

Pertanyaan Sering Diajukan

Dimana bisa membeli lampu variasi untuk mobil?
Anda bisa mendapatkan lampu variasi untuk mobil di toko oline atau toko offline yang menjual aksesoris maupun variasi mobil.
Bagaimana cara pasang lampu variasi mobil?
Untuk pemasangan lampu variasi sebenarnya bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan memperhatikan jalur kelistrikan di mobil Anda. Tapi jika kurang paham, Anda bisa serhkan pada teknisi di bengkel langganan atau teknisi toko yang menjual aksesoris lampu tersebut.
Lampu variasi mobil mana yang sebaiknya jangan memasang?
Jawaban untuk pertanyaan ini adalah berwarna- warni, lampu rem kedip, lampu rem bukan merah dan lampu strobo atau rotator.

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

 
back to top