5 Kesalahan Memakai Masker Yang Sebaiknya Dihindari

12/05/2020

Pengemudian

3 menit

Share this post:
5 Kesalahan Memakai Masker Yang Sebaiknya Dihindari
Berkendara atau tidak, memakai masker tidak boleh asal-asalan karena justru meningkatkan risiko penularan COVID-19. Berikut 5 kesalahan memakai masker yang sebaiknya hindari!

Masker telah menjadi barang wajib dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Barang yang satu ini dipakai untuk menangkal terpapar droplet dari orang lain yang bersin atau batuk, serta menghindari tersemburnya droplet saat kita bersin dan batuk. Tentu, untuk mencapai tujuan yang diinginkan pemakaian masker harus tepat.

Dalam aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah seluruhnya mewajibkan memakai masker bagi pengendara, baik pengemudi maupun penumpang. Namun demikian tidak dijelaskan bagaimana cara memakainya secara tepat.

Di lapangan, ada banyak jenis masker dipasarkan seperti masker bedah (surgical mask), masker N95 dan yang lain. Sebagian masyarakat juga kreatif membuat masker sendiri menggunakan bahan kain. Meski kadang dipakai kurang nyaman, setidaknya ada usaha untuk mengikuti anjuran pemerintah.

>>> Beragam Jenis Masker, Mana Paling Ampuh Tangkal Virus Corona?

Kesalahan memakai masker

Apapun jenis dan bahannya memakai masker harus benar. Sebab jika tidak, pemakaian masker tidak menghasilkan manfaat maksimal dan justru berpotensi menularkan risiko penularan virus. Berikut 5 kesalahan memakai masker yang sering terjadi di lapangan harus dibenahi, baik saat Anda berkendara maupun sedang di rumah:

1. Tidak menutup sempurna

Foto menunjukkan pedagang keliling tidak mengenakan masker secara sempurna

Masker tidak dipakai secara sempurna

Masker tidak menutup hidung atau bahkan mulut merupakan kesalahan memakai masker paling sering terjadi. Alasan beragam mulai dari pengap hingga tidak leluasa menghirup udara. Padahal masker yang tidak menutup sempurna sama saja tidak memakai masker karena tidak mendapat manfaat apapun. Yang benar memakai masker harus menutupi hidung dan mulut mengingat droplet (cairan tubuh) juga bisa keluar atau masuk dari kedua lobang tubuh ini.

2. Pakai-lepas dan menyimpan di dalam tas atau saku

Bagian dalam masker seharusnya steril dari kontak dengan benda lain, bahkan tangan kita sekalipun. Dengan seringkali dipakai dan dilepas lalu disimpan di dalam tas atau saku, masker bakal bersentuhan dengan benda-benda di dalamnya. Bahkan saat mau mengambil untuk memakainya lagi tidak jarang bagian dalam masker tersentuh tangan yang kotor dan kurang steril.

>>> TeRuCI Chapter Lampung Turun ke Jalan Bagikan Masker dan Paket Sembako

3. Terlalu longgar

Foto menunjukkan pemakaian masker menggunakan syal

Pakai masker apapun yang penting tidak terlalu longgar

Masker yang baik bisa menutupi mulut dan hidung serta tidak menyisakan banyak rongga di sisi kanan kiri mulut atau di bagian tepi masker yang menempel di pipi. Masker terlalu longgar menyisakan risiko terpapar virus karena droplet yang terbawa angin masih bisa masuk.

4. Terlalu sering menyentuh masker

Maksud hati mau merapikan masker agar tetap nyaman dipakai. Hal tersebut sebenarnya kurang baik, terlebih jika kita sudah melakukan berbagai macam aktivitas yang membuat tangan menjadi kotor meski tidak terlihat. Sebaiknya, pastikan masker sudah terpakai dengan benar dan nyaman sebelum melakukan aktivitas. Dan jika harus merapikan agar nyaman, sebaiknya cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer.

Foto menunjukkan seorang gadis merapaikan maskernya

Pastikan pemakaian masker sudah pas sehingga tidak sering disentuh

5. Menggunakannya berulang-ulang dan/atau jarang dicuci

Salah satu 'kekurangan' dari masker bedah (surgical mask) dan N95 adalah efektifitas pemakaiannya hanya satu kali dengan durasi tak lebih dari satu hari. Setelah itu kemampuan filtrasinya bakal menurun. Sedangkan masker kain seperti yang dianjurkan pemerintah bisa dipakai berulangkali, namun harus rutin dicuci setiap hari.

Di lapangan banyak yang tidak peduli dengan hal tersebut. Masker dipakai berulang-ulang dan bahkan tanpa dicuci untuk masker kain. Dibanding tidak memakai masker sama sekali memang lebih baik, tapi akan lebih baik lagi jika mengikuti anjuran kesehatan sehingga bisa mendapatkan manfaat maksimal dari pemakaian masker itu sendiri.

>>> Beragam Jenis Masker, Mana Paling Ampuh Tangkal Virus Corona?

Foto seorang gadis memakai masker kain

Masker kain wajib dicuci secara rutin

Nah, dari 5 kesalahan memakai masker di atas, mana yang sering kamu lakukan? Tulis di kolom komentar di bawah!

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar mobil ada disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

TeRuCI Chapter Lampung Turun ke Jalan Bagikan Masker dan Paket Sembako

11/05/2020

Event - Promosi

5 menit

TeRuCI Chapter Lampung melakukan aksi sosial di jalan dengan membagikan masker dan paket sembako kepada pihak yang membutuhkan. Aksi ini dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan physical distancing.

Lihat juga

Altic Kampanye Penggunaan Masker di 4 Kota

02/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Altic kampanye penggunaan masker kepada masyarakat sekitar dalam rangka penekan angka penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan. Kegiatan ini diselenggarakan di empat kota berbeda secara marathon.

Lihat juga

Komunitas Mobil Sejuta Umat AXIC Bagikan Sembako dan Masker ke Masyarakat

26/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Komunitas Mobil Sejuta Umat atau AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) ringankan beban masyarakat atas dampak virus corona dengan bagikan gratis sembako dan masker.

Lihat juga

Wuling Motors Sumbang 100 Ribu Masker untuk Masyarakat Indonesia

22/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Wuling Motors (Wuling) mendukung pemerintah menangani virus Corona (COVID-19) Wuling menyerahkan 100.000 masker non medis kepada masyarakat melalui BNPB.

Lihat juga
 
back to top