5 Hal Menyebabkan Kerusakan Girboks lebih Cepat pada Mobil Matic

12/03/2018

Pengemudian
Share this post:
5 Hal Menyebabkan Kerusakan Girboks lebih Cepat pada Mobil Matic
Girboks bisa dibilang sebagai nyawa dan syaraf dari mobil. Kerusakan sistem gearbox bisa membuat mobil tidak bisa berjalan. Karena itu, memeriksa penyebab kerusakan gearbox transmisi otomatis merupakan salah satu cara pengemudi untuk memeriksa merawat mobil.

Setelah sebelumnya kita membicarakan tentang penyebab kerusakan girboks pada transmisi manual, sekarang Cintamobil akan memberitahu penyebab kerusakan pada transmisi otomatis pada mobil matic Anda. Beberapa penyebabnya yaitu:

1. Tidak rutin memeriksa oli matic

Gambar yang menunjukan seorang mekanik sedang mengganti oli mobil

Memeriksa dan mengganti oli merupakan perawatan terpenting mobil

Perawatan mobil dimulai dari perawatan oli dan cairan yang ada pada mobil. Jika terus menerus tidak melakukan pemeriksaan secara berkala, bisa saja oli transmisi matic berkurang. Tentu saja, akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah jika kemampuan oli untuk melumasi dan mendinginkan sistem transmisi berkurang.

2. Membawa beban yang terlalu berat

Gambar yang menunjukan mobil yang mempunyai kelebihan beban

Jangan bawa barang melebihi batas muatan

Mengangkut beban melebihi batas yang ditentukan akan memaksa sistem transmisi mobil Anda bekerja ekstra. Ketika mobil membawa beban terlalu berat, sistem mobil akan bekerja lebih berat dibandingkan biasanya. Hal ini bisa membuatnya cepat panas dan mudah aus kemudian dapat merusak sistem transmisi Anda secara prematur.

>>> Baca juga Penyebab kerusakan geaarbox pada transmisi manual

3. Mengemudi ugal-ugalan

Gambar yang menunjukan mobil yang mengerem mendadak dan menyebabkan asap pada ban

Hindari mengemudi dengan ceroboh dan ugal-ugalan

Bukan hanya akan membahayakan Anda dan pengemudi lain di sekitar Anda, tapi banyak efek buruk yang terjadi ketika Anda mengemudi secara ugal-ugalan. Hal ini akan membuat mesin bekerja sangat keras, memaksa dan menguras kinerja mesin secara terus menerus bisa membuat sistem transmisi rusak bahkan juga bisa merusak mesin mobil Anda secara keseluruhan.

4. Terus menginjak pedal gas ketika mobil terjebak dipasir atau kubangan

Gambar yang menunjukan mobil yang sedang berada pada jalanan pasir

Jangan terlalu dalam menginjak pedal gas

Sebenarnya, memutar roda dengan gigi maju atau mundur dengan cepat menciptakan panas yang luar biasa, sehingga transmisi Anda menjadi terlalu panas dalam hitungan menit. Anda cenderung merusak cengkeraman dan penahan yang mempercepat oksidasi. Karena mobil dengan transisi otomatis tidka memiliki pergantian transmisi sebagaimana mobil manual, mobil matic lebih mudah mengalami kerusakan ketika pedal gas ditekan terus-menerus.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

5. Melakukan perpindahan dari D ke N tanpa menghentikan mobil

Gambar yang menunjukan sistem shifter pada mobil matic

Perhatikan penggunaan shifter mobil matic

Banyak pengemudi akan meletakkan shifter mereka ke D (Drive) sebelum berhenti secara tiba-tiba dan sebaliknya. Kebiasaan buruk ini pada akhirnya menyebabkan gigi di dalam transmisi pecah. Jika ini terjadi, transmisi Anda rusak. Banyak dari kita melakukan ini secara tidak sadar atau terburu-buru, jadi lain kali Anda kembali keluar dari jalan masuk rumah Anda, pastikan Anda berhenti setelah mundur sebelum kembali pada posisi ke D (Drive).

Perhatikan bagaimana cara kerja transmisi otomatis

Memahami bagaimana transmisi Anda bekerja dapat membantu Anda menghindari kerusakan yang tidak perlu dan memperpanjang umur kendaraan Anda. Mengetahui penyebab kerusakan gearbox pada transmisi otomatis bisa membantu Anda untuk perawatan mobil yang lebih baik.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

 
back to top