4 Tanda Kalau Anda Pengendara Ugal-ugalan

20/05/2021

Pengemudian

5 menit

Tidak semua pengendara menyadari karakternya ketika tengah menyetir. Berikut ini ada sederet tanda kalau Anda pengendara ugal-ugalan ketika berada di jalan.

Setiap pengendara memiliki karakternya tersendiri. Ada yang kalem dan cenderung lebih berhati-hati ketika berkendara. Namun tak sedikit pula yang bertindak ugal-ugalan ketika berkendara. Nah pengendara seperti ini biasanya bisa membahayakan pengguna jalan lain. 

Mengutip data Badan Keselamatan Jalan di AS, ditemukan bahwa pengendara ugal-ugalan dan abai akan aturan lalu lintas ini kerap mengakibatkan kecelakaan fatal hingga berujung kematian. Tapi tak semua menyadari karakternya ketika berkendara. Lalu seperti apa tanda kalau Anda seorang pengendara ugal-ugalan? Berikut ini ciri-ciri pengendara ugal-ugalan dikutip dari laman Car From Japan.

>>> Pakai Suku Cadang Palsu Bisa Bikin Garansi Mobil Hangus

1. Mengemudi dengan Kecepatan Tinggi 

Car dashboard and wheel close up Free Photo

Sesuaikan kecepatan dengan aturan yang berlaku

Kondisi tiap jalan berbeda. Ada yang sepi namun tak jarang Anda bisa menemui kemacetan sepanjang perjalanan. Tapi dimanapun Anda melintas, tetap harus memperhatikan aturan kecepatan yang telah ditetapkan. Hindari untuk memacu kecepatan melebihi batas sekalipun jalanan sepi. 

Pun demikian dengan cuaca. Cuaca di jalan tak bisa diprediksi. Bisa jadi saat melintas di jalan Anda menemui panas terik. Kemudian memasuki jalan B yang terjadi justru hujan deras. Untuk itu, sesuaikan kecepatan kendaraan Anda. Tak perlu menggeber gas saat kondisi hujan deras sekalipun kondisi mobil prima. Mobil biasanya sulit untuk dikontrol ketika melintas di jalanan licin. Tetap patuhi aturan yang telah ditetapkan. 

Selain itu, hindari juga memacu kecepatan di tempat-tempat yang memiliki visibilitas rendah, tikungan tanpa bahu jalan, dan juga ketika ada konstruksi jalan. Bila Anda tak mematuhi aturan yang ada, jangan heran kalau disebut sebagai pengedara ugal-ugalan. 

Rain drops on car glass Free Photo

Tak perlu tancap gas saat hujan turun kalau tak mau dicap pengendara ugal-ugalan

2. Mengabaikan Aturan Lalu Lintas

Tak sedikit pengendara yang justru tancap gas saat melintas meskipun lampu lalu lintas sudah mau berubah warna menjadi merah. Ada baiknya ketika lampu sudah berwarna kuning Anda melambatkan laju kendaraan ketimbang terus melaju. Ini bisa berbahaya, pasalnya tak menutup kemungkinan kendaraan dari arah lain juga tancap gas karena sudah lampu hijau. 

Begitu juga saat melintas di perempatan. Rambu bertuliskan stop dipasang bukan untuk pajangan. Melainkan Anda harus terlebih dahulu berhenti untuk mengecek jalanan sekitar. Bila sudah memastikan tidak ada pengguna jalan melintas maka mobil bisa kembali melaju. 

Lights of night city Free Photo

Tetap patuhi aturan lalu lintas yang ada supaya tak jadi pengendara ugal-ugalan

>>> Cara Menyalip Mobil yang Benar di Jalan

3. Tak Menjaga Jarak

Salah satu ciri lain Anda pengendara ugal-ugalan adalah membuntuti pengendara lain di depan. Cara berkendara semacam ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang paling besar. Biasanya, pengendara tak menyadari bahwa jarak dengan mobil di depan sangat dekat. Padahal bila jarak terlalu dekat Anda potensi tabrakan pun akan lebih besar. 

Cars on highway in traffic jam Free Photo

Jagalah jarak dengan kendaraan di depan

4. Melakukan Kegiatan Lain saat Berkendara

Penggunaan ponsel ketika berkendara kini menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan. Banyak pengendara yang masih abai untuk menelepon sambil menyetir padahal itu bisa memecah konsentrasi. Sumber utama kecelakaan ketika berkendara bukan cuma menggunakan ponsel. 

Young man talking on the phone while driving his car Free Photo

Menelepon sambil menyetir bisa memecah konsentrasi Anda

Buat pengendara wanita yang hobi berdandan saat berkendara juga bisa membuatnya menjadi ugal-ugalan. Ya, itu artinya Anda tak memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain. Fokus Anda akan terpecah saat harus memperhatikan dandanan sekaligus kondisi jalanan di depan. 

Mengemudi memang bukan kegiatan mudah. Dibutuhkan konsentrasi penuh agar keselamatan dan keamanan di jalan tetap terjaga. Untuk itu hindari melakukan kegiatan lain saat berkendara. Ini akan menghindarkan Anda dari cap pengendara ugal-ugalan. 

>>> Pengendara Wanita Harus Tahu, Kalau Fisik Tak Prima Mending Tidak Menyetir

 

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top