3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih APAR untuk Mobil

27/01/2021

Pengemudian

5 menit

3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih APAR untuk Mobil
APAR untuk mobil kini jadi hal yang diwajibkan demi mencegah terjadinya kebakaran pada mobil yang lebih parah. Namun saat hendak membeli APAR yang cocok untuk disimpan di mobil Anda, maka sebaiknya perhatikan hal berikut ini.

APAR untuk mobil kini jadi satu barang wajib. Bahkan semua mobil baru yang diproduksi mulai tahun 2021, wajib dilengkapi dengan APAR alias Alat Pemadam Api Ringan. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor.

Pada peraturan tersebut di Pasal 1 dan Pasal 2 menyebutkan jika semua kendaraan bermotor angkutan orang dengan kapasitas maksimal 8 orang wajib memiliki alat pemadang api ringan. Alat ini termasuk dalam fasilitas tanggap darurat menyusul banyaknya peristiwa mobil terbakar dalam beberapa waktu belakangan ini. Sementara pada pasal selanjutnya disebut, jika APAR untuk mobil ini nantinya wajib disediakan oleh pihak pembuat maupun importir kendaraan tersebut.

Lalu bagaimana jika mobil Anda belum dilengkapi APAR? Bolehkah memilikinya dengan membeli APAR di toko aksesoris? Tentu saja boleh, namun pertimbangkan beberapa hal saat hendak membeli APAR untuk mobil ya!

>>> Waduh, 5 Mobil Listrik Terbakar Saat Sedang Isi Daya Baterai!

1. Pertimbangkan Jenis APAR Mobil yang Tepat

Mobil Terbakar di Jalan

APAR diwajibkan ada pada mobil sebagai bentuk tindakan darurat ketika terjadi kebakaran

Sebagai alat tanggap darurat saat terjadi kebakaran, tentu saja APAR bukan hanya dibuat untuk kebutuhan kendaraan bermotor seperti mobil. Karena jika Anda datang ke toko-toko penjual kebutuhan konstruksi atau keselamatan kerja, maka dapat ditemukan beberapa jenis APAR.

  • APAR Cair

Sesuai namanya, jenis APAR ini menggunakan bahan cairan. Kegunananya adalah untuk kebakaran pada material yang tidak mengandung arus listrik. Misalnya kain, plastik, atau kayu. Tapi APAR ini tidak disarankan untuk memadamkan api akibat konsleting listrik.

  • APAR Dry Chemical Powder

APAR ini menggunakan serbuk kimia untuk memadamkan sumber api sehingga jenis APAR ini bisa digunakan untuk api yang telah melumat berbagai macam material. Namun serbuk kimia akan lebih efektif saat digunakan untuk material plastik yang terbakar.

  • APAR CO2

Jenis APAR berikutnya yang juga sering disediakan di penjual kebutuhan safety adalah menggunakan bahan gas CO2. Untuk jenis yang ini, APAR sangat efektif dipakai pada kebakaran akibat sistem kelistrikan.

  • APAR Foam

Bahan foam yang digunakan pada APAR tersebut sangat efektif untuk memadamkan api yang disebabkan dari cairan, misalnya minyak, alkohol, atau kebocoran bahan bakar.

Dari keempat jenis APAR tersebut, dikutip dari Firecek, Selasa (26/01/2021), APAR untuk mobil yang paling cocok adalah jenis dry chemical power dan APAR CO2. Karena umumnya kebakaran mobil disebabkan kebakaran kelas B dan Kelas C. Kebakaran Kelas B yaitu kebakaran yang dipicu benda cair mudah terbakar. Sementara kebakaran Kelas C disebabkan masalah elektrikal. Adapun jenis APAR yang cocok mengatasi dua masalah sumber kebakaran itu adalah yang berjenis CO2 atau Dry Chemical Powder.

>>> Kenali Faktor-faktor Penyebab Mobil Terbakar

2. Tentukan Ukuran APAR untuk Mobil

APAR Mobil

Untuk moil, cukup APAR ukuran 1-3 kg

Selain dibedakan dari jenis material yang dikandungnya, APAR juga dibedakan berdasarkan ukuran. Ada ukuran APAR yang besar, biasanya untuk kebutuhan alat pemadam di gedung, sementara ada APAR yang ukurannya sangat ringkas.

Jika Anda ingin membeli APAR untuk mobil, maka sebaiknya pilih ukuran APAR 1-3 kilogram (kg). Selain ringkas untuk disimpan, dengan kapasitas seperti itu dianggap sudah cukup untuk memadamkan sumber api jika terjadi kebakaran di mobil.

Perhatikan pula dimensi mobil saat membeli APAR. Misalnya untuk mobil ukuran kecil seperti LCGC, city car, atau hatchback, cukup dengan APAR ukuran 1 kg. Sementara untuk mobil MPV atau SUV bisa pilih yang ukuran 2-3 Kg.

3. Lokasi Penyimpanan APAR

APAR di Kolong Jok Mobil

APAR sebaiknya disimpan di lokasi yang mudah dijangkau

>>> Review Daihatsu Feroza 1993: Mobil Idaman Anak Muda Tahun 1990-an

Setelah membeli APAR mobil, maka langkah berikutnya adalah perhatikan posisi penyimpanan alat pemadam kebakaran itu. Sebaiknya letakkan APAR pada lokasi yang mudah dijangkau atau mudah dicari serta jauh dari material yang bisa jadi sumber kebakaran di mobil. Anda bisa meletakkan APAR di bawah jok pengemudi atau penumpang depan, bisa pula di bagasi atau di pilar mobil yang mudah terjangkau.

Satu hal lagi yang perlu diprhatikan saat sudah memiliki APAR adalah adalah masa kadaluarsa dari alat tersebut. Waktu kadaluarsa alat pemadam api ini tertera pada stiker di kemasan tabung pemadam tersebut. Jika masa berlaku cairan pemadam pada APAR sudah kadaluarsa, biasanya daya semprot dan fungsi cairan pemadam api tersebut akan berkurang.

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top