3 Cara Menjaga Mobil Tetap Berhenti di Lampu Merah

26/08/2021

Pengemudian

3 menit

Tiga cara biasa dilakukan pengemudi untuk menjaga mobil tetap berhenti di lampu merah. By the way, mana yang paling aman diantara ketiganya dan paling mudah?

Berhenti di lampu merah menjadi aturan lalu lintas yang wajib dipatuhi. Tidak sekadar menghindari pelanggaran dan terkena tilang, hal itu juga mencegah terjadinya kesemrawutan hingga kecelakaan lalu lintas.

Foto kendaraan berhenti di lampu merah

Lampu lalu lintas mencegah terjadinya kesemerawutan dan kecelakaan

Cara berhenti di lampu merah

Meski hanya berhenti, caranya bisa berbeda-beda. Setidaknya ada 3 cara berhenti yang biasa dilakukan pengemudi yaitu menggunakan rem kaki, menggunakan rem tangan, serta memainkan pedal gas dan kopling. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

  • Pertama; menggunakan rem kaki

Caranya dengan menginjak pedal rem secara penuh sehingga kendaraan tidak bergerak. Ada kalanya dibarengi dengan menetralkan gigi transmisi, ada juga dibarengi menginjak pedal kopling secara penuh dengan transmisi di posisi gigi 1 atau 2.

  • Kedua; menggunakan rem tangan

Caranya dengan menetralkan gigi transmisi lalu menarik rem tangan secara penuh. Kendaraan akan berhenti tanpa pengemudi menginjak pedal rem.

  • Ketiga; kombinasi gas dan kopling

Cara ketiga ini biasa dilakukan pengemudi mobil manual jika posisi lampu merah di jalan menanjak. Pengemudi masuk ke gigi 1, menekan pedal gas secara perlahan sambil melepas pedal kopling setengah-setengah. Kendaraan akan tertahan untuk mundur oleh pedal gas, juga tidak akan maju karena tertahan pedal kopling.

>>> Ini Yang Terjadi Pada Mobil (Dan Pengemudi) Jika Melanggar Lampu Merah

Foto menunjukkan pengemudi Menginjak pedal gas dan kopling

Sebagian pengemudi mengkombinasikan pedal gas dan kopling untuk menahan kendaraan tetap berhenti

Cara paling aman

Ketiga cara di atas memiliki tingkat keamanan yang berbeda-beda. Menurut Director Training The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan, cara berhenti yang paling aman adalah menggunakan rem tangan atau fitur parking brake.

“Saat berhenti di lampu merah sebaiknya menggunakan parking brake atau hand brake karena jauh lebih aman,” tutur Marcell kepada media.

Alasannya, saat berhenti banyak hal bisa menjadi distraksi, seperti menelpon, mengirim pesan singkat, atau hal-hal yang lain. Alih-alih mempertahankan kaki pada pedal rem, pengemudi bisa saja secara tidak sadar melepaskannya karena konsentrasi dan fokus terganggu.

Dampak paling buruk bisa timbul kecelakaan seperti menabrak kendaraan di depan atau menabrak kendaraan di belakang jika kendaraan bergerak mundur di tanjakan.

“Saat berhenti [di lampu merah] ada kemungkinan kita terdistraksi dan tanpa sadar melepas pedal rem,” jelasnya.

Dengan berhenti menggunakan rem tangan atau parking brake, hal tersebut bisa dihindari karena kendaraan tetap berhenti di tempat.

Foto rem tangan dalam poisi aktif

Rem parkir menahan mobil tidak bergerak tanpa harus menginjak pedal rem

Director Trainer Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana berbeda pendapat penggunaan rem tangan justru bisa mengurangi kewaspadaan. Bisa saja pengendara malah bersantai atau melakukan aktivitas yang lain, seperti menelepon. Begitu lampu menyala merah dia kurang sigap sehingga harus diklakson kendaraan di belakang.

“Lampu merah bukanlah tempat yang baik untuk bersantai dan melakukan aktivitas lainnya yang bisa menurunkan konsentrasi saat mengemudi. Selama berhenti di lampu merah, pengendara wajib tetap waspada,” kata Sony.

Menurutnya cara paling aman adalah tetap menginjak pedal rem secara penuh dan tetap waspada. Selain menahan kendaraan agar tidak bergerak, lampu rem yang menyala bisa memberitahu pengendara di belakang bahwa posisinya sedang berhenti.

>>> Inilah Alasannya Tidak Boleh Menggunakan Parking Brake di Lampu Merah

Cara paling berisiko

Cara ketiga, yakni memainkan pedal gas dan kopling paling berisiko. Cara ini sangat tidak dianjurkan utamanya untuk pengemudi pemula karena sangat sulit menyeimbangkan kedua pedal secara bersamaan agar mobil berhenti di tempat.

Jika gagal melakukannya beragam risiko bisa terjadi. Mobil bisa meloncat ke depan jika gas terlalu besar dan kopling terlalu diangkat. Bisa juga mundur ke belakang karena gas terlalu kecil dan kopling kurang diangkat.

Foto pengemudi Menggunakan HP saat mengemudi

Berhenti ketika di lampu merah bukan untuk bersantai atau beraktivitas lain

>>> Di Indonesia, Setiap 1 Jam 3 Orang Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top