20 Tips Menahan Emosi Saat Berkendara Di Bulan Puasa

10/05/2019
Di bulan Ramadhan seperti ini, tentu kesabaran dari mereka yang berpuasa diuji. Sama halnya ketika berkendara di jalan raya, banyak hambatan dan hal-hal menjengkelkan yang nantinya dapat berpotensi membuat Anda emosi. Bukannya mendapat berkah, malahan Anda bisa gagal dalam menahan emosi. Menanggapi hal ini, Cintamobil.com punya rahasia jitu yang terangkum dalam 20 tips menahan emosi saat berkendara di bulan puasa.

Sejatinya, emosi dalam berkendara bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan, dalam bahasa Inggris, fenomena ini memiliki istilah tersendiri yakni “Road Rage”. Dalam artiannya, Road Rage adalah sebuah pola berkendara agresif yang didasari oleh perasaan marah. Penyebabnya juga berkaitan dengan banyak hal seperti diri sendiri hingga pola berkendara pengendara lain.

Dikutip dari Axleaddict.com, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Apalagi, di bulan puasa ini, tentu informasi seperti ini diharapkan dapat bermanfaat buat Anda supaya dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih maksimal. Nah, berikut 20 tips menahan emosi saat berkendara di bulan puasa.

Bagaimana Cara Menghindari Emosi Dari Diri Sendiri

Salah satu alasan mengapa terjadi emosi saat berkendara adalah karena diri kita sendiri. Mengapa begitu? Ya, banyak hal yang bisa menjadi pemantiknya seperti kemacetan, bunyi klakson pengendara lain dan banyak hal lainnya. Berikut beberapa tips mengatasinya.

1. Pergilah Tepat Waktu

Salah satu cara ampuh untuk menghindari kemacetan dan perkara-perkara lainnya adalah dengan berangkat lebih awal. Ya, selain kondisi lalu lintas sepi, Anda juga bisa berangkat tidak terburu-buru. Hal ini dirasa sangat ampuh untuk memangkas banyak penyebab kemarahan dari Anda.

Berkendara Di Pagi Hari nyatanya bisa jauh lebih menghemat waktu dan terhindar dari kemacetan

Bangun dan berangkatlah lebih awal

>>> Baca juga: Mengisi BBMW Pagi Hari Lebih Efektif, Mitos atau Fakta?

2. Mendengarkan Musik Favorit Anda

Mendengarkan musik diklaim oleh banyak orang dapat mengubah perasaan dari pendengarnya. Sama halnya dengan berkendara, putarlah musik yang sifatnya menyenangkan sekaligus menenangkan. Jauhi musik cepat yang sekiranya dapat merangsang Anda untuk berkendara serba cepat.

3. Pikirkan Dampak Buruk Dari Emosi Anda

Ingatlah dan pahami bahwa emosi bisa berujung pada pertengkaran yang nyatanya tidak perlu dan bahkan bisa menyebabkan kecelakaan. Apalagi, jika Anda menabrak orang lain, bisa-bisa penjara menanti Anda, kehilangan keluarga, pekerjaan dan bahkan nyawa. Jauhi perasaan emosi karena buah yang Anda petik selalu berujung buruk.

4. Jangan Salurkan Emosi Ke Gaya Berkendara Anda

Apabila Anda sudah terlanjur emosi dan tak bisa menahannya, jangan malah mengalirkannya ke gaya berkendara. Yang kami maksudkan adalah, menjadi pengendara yang menjengkelkan, seperti memainkan lampu dim, menggunakan klakson berkali-kali dan hal buruk lainnya. Ada baiknya, Anda salurkan emosi Anda ke hal-hal positif seperti berdoa, bersyukur hingga mengingat momen-momen menyenangkan bersama keluarga atau sahabat karib Anda.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftarnya hanya di sini

5. Menepilah

Jika dirasa perlu, menepi adalah salah satu jalan terbaik untuk menghindari emosi. Pergilah ke Mini Market di pinggir jalan, minum kopi atau sekedar duduk beberapa menit. Sebisa mungkin untuk menarik nafas dalam-dalam dan lakukan beberapa gerakan relaksasi. Jika sudah dirasa nyaman baik fisik dan pikiran, barulah lanjutkan perjalanan Anda.

Rest Area bisa menjadi tempat bagi pengendara untuk berhenti dan istirahat sejenak

Rekomendasi tempat yang cocok adalah Rest Area, Mini Market maupun POM Bensin

>>> Informasi menarik: Menempuh Perjalanan Jakarta-Surabaya Lewat Jalan Tol, Berapa Kali Pengemudi Harus Istirahat?

6. Berandai Bahwa Ada Orang Penting Sedang Berkendara Bersama Anda

Langkah praktis lainnya adalah berandai ada orang penting sedang duduk di samping Anda di dalam mobil. Umumnya, penulis selalu berandai sedang berkendara bersama ibu atau keluarga lainnya, sehingga kecepatan dapat selalu terjaga. Hal ini memang terdengar sepele, namun jika dilakukan dapat berdampak besar pada perasaan Anda.

7. Buatlah Kabin Mobil Senyaman Mungkin

Salah satu hal menarik lainnya adalah membuat kabin mobil terasa menyenangkan. Pakailah parfum mobil yang menenangkan, bersihkan selalu kabin mobil sehingga sedap dipandang serta hidupkan AC supaya atmosfer kabin terasa lebih sejuk. Hal ini terbilang cukup sukses untuk mengurangi kadar emosi Anda.

Pengharum mobil bisa memberi dampak yang positif pada gaya berkendara seseorang

JIka diperlukan pilihlah bau parfum mobil yang lebih menenangkan

>>> Artikel menarik: Bukan Saja Wangi, Pengharum Kabin Mobil Ini Bikin Badan Lebih Sehat

8. Jangan Bermain-Bermain Dengan Emosi Orang Lain

Jika kiranya emosi Anda sudah meluap-luap, selalu ingat dan ingatlah bahwa Anda tidak tahu siapa orang yang sedang Anda hadapi. Bayangkan, jika orang tersebut adalah penjahat kelas atas, yang siap melawan Anda dengan segenap kekuatan dan orang-orang di baliknya. Hati-hati dan jauhi emosi dengan alasan seperti di atas, supaya Anda terjauh dari hal-hal yang tidak diinginkan.

9. Pahami Bahwa Banyak Pengendara Memiliki Sikap Buruk

Pahamilah bahwa setiap pengendara punya gaya berkendara yang buruk. Ya, di era modern ini, banyak dari mereka berkendara sambil telponan, mabuk-mabukan atau sambil makan. Tentu hal-hal inilah yang membuat mereka menjadi pengendara-pengendara menyebalkan di jalanan. Namun perlu diingat bahwa, Anda hanya perlu membiarkannya saja dan tak perlu menggubris mereka. Itu lebih baik daripada harus menghadapi mereka dan merusak hari indah Anda.

10. Ingat, Ini Hanyalah Masalah Kecil Saja

Pada akhirnya, setiap masalah di jalanan yang dikarenakan emosi, sejatinya adalah masalah kecil. Banyak hal-hal lebih besar yang perlu Anda pikirkan dan perhatikan, seperti masa depan Anda, keluarga dan mungkin pasangan Anda. Rasanya sangat tak perlu untuk menanggapi kondisi di jalan raya dengan hati yang emosi. Cukup lewati saja dan teruslah bergerak ke tempat tujuan Anda.

>>> Baca juga: Ada Rencana Membeli Mobil Baru? Coba Simak Harga Mobil Lengkap, Murah Dan Berkualitas Di Sini

Bagaimana Cara Menghindari Emosi Dari Pengendara Lain

Kategori berikutnya adalah emosi dari pengendara lain. Ya, emosi mereka umumnya berdampak pada pola berkendara ugal-ugalan, klakson berkali-kali sehingga menguji kesabaran Anda. Bagaimana cara mengatasinya? Tenang, berikut tahap-tahap yang harus Anda perhatikan.

1. Redam Emosi Anda

Jika api bertemu api, tentu akan tambah memanaskan suasana, bukan? Nah, jika Anda menemui pengendara lain emosi ketika berkendara, kurangi kecepatan Anda dan beri dia jalan mendahului. Jadilah air dan pengendara tersebut akan lewat begitu saja.

2. Terapkan Pola Berkendara Defensive

Bertahan adalah strategi terbaik menyiasati masalah ini. Berkendaralah sesuai aturan yang ada, kurangi kecepatan, berkendara lebih awal, biarlah mereka yang emosi mendahului Anda dan sebagainya. Sebisa mungkin, bertahanlah dengan kondisi yang kalem dan menenangkan menghadapi pengendara yang emosi.

Berkendara dengan aman menjadi salah satu kiat sukses untuk terhindar dari masalah selama dalam perjalanan

Berkendaralah dengan aman, memperhitungkan aspek kesantunan dan aturan yang berlaku

>>> Baca juga: Mengapa Berkendara Tanpa AC Lebih Irit Bahan Bakar? Ini Penjelasannya

3. Jangan Menatap Mata Pengendara Lain

Kontak mata malah terkadang memperkeruh suasana. Direkomendasikan untuk tidak membuat kontak mata dengan pengendara yang emosi. Tak jarang juga mereka mengumpat dan memberi bahasa tubuh yang kurang mengenakkan, namun biarkan itu terjadi. Anggaplah Anda yang waras mengalah.

4. Jangan Memancing Emosi Orang Lain

Jagalah perilaku Anda dalam berkendara. Jika bisa, janganlah memancing emosi pengendara lain. Semisal, mendahului mereka dengan pola berkendara agresif, mengikuti mereka sembari memberi klakson dan memberi lampu dim berkelanjutan. Jauhi hal-hal tersebut, supaya pengendara lain tidak masuk dalam situasi emosi.

5. Biarkan Mereka Mendahului Anda

Jika Anda sudah mendeteksi adanya pengendara emosi dengan gaya ugal-ugalannya, berikanlah mereka jalur untuk mendahului. Anda hanya perlu menepi, tanpa harus memberi konfrontasi, biarkan saja dia berlalu mendahului.

6. Abaikan!

Banyak dari pengendara emosi, melakukan gerakan berkendara menyebalkan. Selain menyalurkan perasaan emosi mereka, umumnya mereka juga sengaja memancing pertikaian dengan pengendara lainnya. Jangan sampai terpancing, abaikan saja mereka.

>>> Semua tips mengemudi yang aman bisa Anda dapatkan di sini

7. Fokuslah Pada Tujuan Anda

Langkah paling aman adalah tetap fokus pada tempat tujuan Anda. Pikirkan supaya sampai sana dengan kondisi selamat dan tepat waktu, tanpa harus terburu-buru. Singkirkan saja hal-hal buruk seperti pengendara tak beraturan di jalan raya.

8. Jangan Terdistraksi

Distraksi adalah ketika pikiran Anda beralih fokus memikirkan hambatan yang datang. Sama halnya dengan berkendara di jalan raya dan tiba-tiba ada pengendara lain menyerobot. Menghadapi hal ini, cukup biarkan mereka dan alihkan dengan mendoakan mereka. Sebagaimana menjadi sebuah bentuk ibadah di bulan Ramadhan ini.

9. Tak Perlu Melakukan Balasan

Memang, beberapa orang yang cenderung ikut emosi menghadapi mereka, umumnya melakukan balasan dengan membuka kaca dan mengumpat mereka. Namun, apa yang terjadi? Keduanya bisa saja menepi dan bertengkar satu sama lain. Jauhi untuk menanggapi mereka, apalagi mengikuti gaya main mereka.

Pengendara mobil emosi umumnya selalu memiliki pola berkendara ugal-ugalan dan serba terburu-buru

Jika pengendara lain terlihat emosi dan menyebalkan, biarkan saja dan tak perlu melakukan balasan

10. Persiapkan Kamera Dashcam

Ini hal penting yang patut Anda lakukan yakni memanfaatkan teknologi kamera Dashcam. Fungsinya adalah merekam kejadian detik per detiknya, sehingga apabila terjadi suatu hal yang buruk terhadap mobil atau Anda, bukti video dari Dashcam bisa menjadi senjata ampuh, membuktikan siapa yang benar dan salah. Apalagi jika diselesaikan dalam jalur hukum, sudah pasti rekaman tersebut jadi bukti otentik.

>>> Simak juga tips dan trik menarik lainnya hanya di situs Cintamobil.com

Franky Pratama

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
4

berita lain