Xiaomi Siap Gelontorkan $ 10 Miliar untuk Garap Kendaraan Listrik

31/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Xiaomi mengumumkan investasi sebesar $ 10 miliar untuk proyek kendaraan listrik dalam 10 tahun ke depan setelah mendapat persetujuan dari dewan direksi.

Setelah menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir, produsen Smartphone asal China, Xiaomi akhirnya menunjukkan keseriusannya dalam menggarap kendaraan listrik. Xiaomi siap menggelontorkan investasi besar untuk proyek masa depan ini. Tidak tanggung-tanggung dana yang disiapkan mencapai $ 10 miliar atau setara Rp 145 triliun untuk masa 10 tahun ke depan.

Dipimpin bos Xiaomi

Informasi tersebut diunggah di akun Twitter resmi perusahaan, @Xiaomi. Disampaikan juga bahwa CEO Xiaomi Group, Lei Jun bakal memimpin langsung proyek jangka panjang ini dengan jabatan CEO.

“Xiaomi berkomitmen untuk membuat hidup cerdas kapan saja dan di mana saja bagi konsumen global dengan kendaraan listrik cerdas berkualitas tinggi.” tulis @Xiaomi.

Dalam acara launching produk baru Xiaomi 2021, Mi 11 Ultra, Mi 11 Pro, Mi 11 Lite (and 5G) dan Mi 11i, pada Selasa, 30 Maret 2021, Lei Jun mengungkapkan bahwa timnya sudah menjajaki kemungkinan bisnis kendaraan listriknya sendiri sejak 15 Januari tahun ini. Usai melakukan komunikasi mendalam selama 75 hari di dalam perusahaan dan dengan pakar industri, diputuskan bahwa perusahaan siap memulai bisnis kendaraan listriknya. Segmen kendaraan listrik dinilai memiliki potensi sangat besar.

>>> Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik yang Dijual di Indonesia

Gambar Xiaomi mengumumkan investasi untuk proyek EV

Investasi besar disiapkan Xiaomi untuk proyek kendaraan listrik

Adapun dana $ 10 miliar yang disetujui dewan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap keuangan perusahaan. Pada akhir 2020 Xiaomi Group masih memiliki cadangan kas sebesar $ 108 miliar. Selain dukungan finansial, proyek kendaraan tanpa asap Xiaomi bakal didukung oleh tim R&D yang beranggota sekitar 15.000 orang di seluruh dunia. Semuanya adalah orang-orang pilihan sesuai bidangnya masing-masing.

Rencana lama

Seperti diberitakan sebelumnya desas desus proyek kendaraan Xiaomi sudah muncul sejak 2013. Sejak pertama kalinya Lei Jun menemui CEO Tesla Elon Musk di AS pada tahun tersebut, Lei mulai menggagas manufaktur mobil. Pada 2015 Xiaomi mengajukan daftar aplikasi paten termasuk cruise control, navigasi, mengemudi dengan bantuan dan teknologi berorientasi mobil lainnya ke Kantor Paten Nasional setempat. Pada Juni 2020 Xiaomi mendaftarkan merek dagang China dengan nama "aliansi mobil Xiaomi" dan merek dagang grafis terkait.

Dalam beberapa waktu terakhir pemberitaan terus bergulir dan membesar. Lei bahkan memberi gambaran mobil pertama yang akan dibuat adalah high-end EV (Electric Vehicle). Berbeda dengan kompetitornya, Huawei yang memilih segmen sejuta umat bersaing dengan VW ID.4, Tesla Model Y, atau Ford Mustang March-E.

"Mobil listrik pertama Xiaomi akan menjadi EV kelas atas dengan banderol harga premium dan teknologi yang canggih," jelas Lei Jun, dilansir dari Carbuzz, Kamis (25/03/2021).
 

>>> Rumor; Proyek Mobil Xiaomi Dimulai April 2021

Foto menunjukkan rendering mobil Xiaomi

Xiaomi bakal punya mobil listrik sendiri

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top