Wajib Tahu! Ini Besaran Sistem Poin Pelanggaran SIM yang Terbaru

29/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Siap-siap aturan lalu lintas semakin ketat! Saat ini Polri tengah menerbitkan aturan lalu lintas baru dengan sistem poin pelanggaran yang tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Parpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Siap-siap aturan lalu lintas semakin ketat! Kepolisian Republik Indonesia baru-baru ini menerbitkan aturan lalu lintas baru dengan sistem poin pelanggaran yang tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Parpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

Besaran poin pelanggaran dibuat secara variatif berdasarkan penggolongan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.  Yang tercatat dalam Sistem Informasi Pelanggar dan Kecelakaan Lalu Lintas (SIPKLL) Pemilik SIM.

Dalam Bab III tentang Penandaan SIM Pasal 34 mengatakan “Pemberian tanda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 ayat (1), dilakukan dengan memberikan Poin untuk setiap pelanggaran tindak pidana lalu lintas.” Sementara dalam pasal 35 tertuang “Poin untuk pelanggaran lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 ayat (2) huruf a, meliputi: a. 5 (lima) Poin; b. 3 (tiga) Poin; atau c. 1 (satu) Poin.”

Poin Pelanggaran Berdasarkan Besaran Poin

Poin pelanggaran SIM

Polri menetapkan poin pelanggaran lalu lintas

Polri juga sudah mengatur jenis pelanggaran dan poin pelanggarannya berdasarkan Pelanggaran Perpol 5/2021.

1. Jenis Pelanggaran dan 5 Poin Pelanggaran

  • Tak punya SIM
  • Mengemudi tak konsentrasi
  • Kemuddikan KB roda 4 atau lebih tak memenuhi syarat teknis
  • Kemudikan KB roda 4 atau lebih tak memenuhi laik jalan
  • Langgar aturan perintah atau larangan rambu lain dan marka jalan
  • Langgar aturan perintah atau larangan alat pemberi isyarat lain
  • Langar aturan gerakan lain
  • Langgar aturan batas kecepatan tertinggi dan terendah
  • Langgar palang kereta api
  • Balapan di jalan raya

>>> Daftar Mobil Terlaris di Dunia, Ada Avanza?

2. Jenis Pelanggaran dan 3 Poin Pelanggaran

  • Kemudikan KB dengan perlengkapan yang mengganggu keselamatan (bumper tanduk dan lampu menyilaukan)
  • Kemudikan KB tanpa TNKB atau nopol
  • Kemudikan KB tak mengutamakan pejalan kaki dan pesepeda
  • Kemudikan KB roda 4 atau lebih tak memenuhi syarat teknis
  • Kemudikan KB roda 4 atau lebih tak memenuhi laik jalan
  • Langgar rambu marka jalan, alat pemberi isyarat, dan batas kecepatan
  • KB tanpa STNK dan STCK serta mobil roda empat atau lebih tanpa Surat Keterangan Uji Berkala dan Tanda Lulus Uji Berkala
  • Tak pasangan segitiga pengaman, lampu isyarat peringaatan bahaya, atau isyarat lain saat berhenti atau parkir darurat
  • KB pengangkut barang khusus langgar keselamatan, pemberian tanda barang, arkir, bongkar dan muat, waktu operasi dan rekomendasi dari instansi terkait
  • Kemudikan KB angkutan umum barang langgar tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan
  • Pengemudi KB umum tanpa izin

3. Jenis Pelanggaran dan 1 Poin Pelanggaran

Razia polisi

Setiap pelanggaran memiliki poin masing-masing

  • Perilaku mengganggu fungsi rambu, marka jalan, alat pemberi isyarat, fasilitas pejalan kaki, alat pengaman pengguna jalan
  • KB umum dalam trayek tak singgah di terminal
  • KB tanpa dilengkapi ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan
  • Pengemudi tak patuh perintah petugas kepolisian di jalan
  • Kemudikan sepeda motor tak memenuhi syarat teknis dan laik jalan
  • Langgar aturan gerakan lain, tak memberi hak utama KB dengan sirine dan strobo, serta langar aturan bergandengan dan penempelan dengan kendaraan lain (stut atau derek)
  • Tak bisa tunjukkan SIM yang sah
  • Tak pakai sabuk keselamatan
  • Tak pakai helm untuk KB selain sepeda motor tanpa rumah-rumah
  • Pengemudi dan penumpang sepeda motor tanpa helm
  • Boncengan sepeda motor lebih dari 2 orang
  • Mobil tak nyalakan lampu malam dan sepeda motor tak nyalakan lampu siang hari
  • Belok dan balik arah tak nyalakan lampu sein atau pakai isyarat
  • Pindah jalur tak beri isyarat
  • Pengemudi KB umum langgar jalur, tak berhenti saat turun naik penumpang, tak tutup pintu saat jalan
  • KB angkutan barang rak gunakan kelas jalan yang dianjurkan
  • KB angkutan umum, ngetem, tak berhenti di halte, keluar jalur trayek
  • Mobil barang angkut orang
  • KB angkutan orang yang naik turunkan penumpang di sepanjang jalan
  • KB angkutan barang tanpa surat muatan dokumen perjalanan

>>> Naik Mobil Listrik untuk Perjalanan Jauh? Begini Cara Menghemat Dayanya

Jika Sanksi Melebihi Batas Poin

Poin pelanggaran lalu lintas

Pelanggaran poin lalu lintas bisa berisiko pencabutan SIM

Nah untuk poin pelanggaran dan kecelakaan, bila akumulasinya sampai batas maksimum, maka akan kena sanksi.

1. Batas sampai 12 poin kena penalti 1

  • Tak bisa perpanjang SIM
  • Penahanan sementara SIM atau pencabutan sementara
  • Bila ingin dapat SIM lagi harus ikut pelatihan dan pendidikan pengemudi

2. Batas sampai 18 poin kena penalti 2

  • Pencabutan SIM atas dasar putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
  • SIM baru bisa dicabut berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
  • Bila ingin dapat SIM lagi harus ikut pelatihan dan pendidikan pengemudi

>>> Baca artikel berita terbaru tentang otomotif di Cintamobil.com

Penulis
Lulus dari jurusan jurnalistik, wanita kelahiran Tangerang ini mengawali kariernya sebagai content writer tujuh tahun lalu. Memiliki hobi nonton dan berselancar di media sosial, saat ini aktif sebagai penulis lepas di Cintamobil.com.
 
back to top