Waduh! Ada Warga Naik Ambulans Biar Bisa Mudik Lebaran

11/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Masyarakat Indonesia tak kehabisan akal agar bisa mudik Lebaran ke kampung halaman. Kali ini modusnya baru dengan menaiki ambulans untuk mengelabui polisi.

Masyarakat di Indonesia seolah tak habis akal dengan larangan mudik Lebaran yang berlaku pada 6-17 Mei 2021. Beragam cara dilakukan masyarakat agar bisa tetap mudik Lebaran ke kampung halaman dan bertemu dengan sanak saudara. 

Mulai dari beramai-ramai menerobos pos penyekatan bersama dengan pemudik lain, menggunakan travel gelap, dan yang baru saja terjadi adalah menggunakan ambulans. Modus baru ini ditemukan oleh pihak kepolisian saat berjaga di pos penyekatan. 

modus baru pemudik

Beragam modus dilakukan masyarakat agar bisa mudik Lebaran

>>> Jokowi Khawatir 18,9 Juta Orang Tetap Mau Mudik Meski Ada Larangan

Naik Ambulans Jadi Modus Baru Mudik Lebaran

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan petugas menemukan tujuh orang penumpang dalam mobil ambulans. Mereka beralasan kerabat dekatnya meninggal dunia sehingga mengharuskannya untuk melayat.

“Tadi di daerah Cikarang ditemukan satu buah mobil ambulans yang mencoba untuk mengelabui petugas melalui modus operandinya,” ungkap Yusri dikutip NTMC Polri, Selasa (11/5/2021). 

Dijelaskan Yusri, ambulans tersebut diisi oleh tujuh orang termasuk sopir. Seolah tahu kalau ambulans masih diizinkan saat ada larangan mudik, mereka pun memanfaatkannya. Seperti disebutkan sebelumnya, tujuannya agar perjalanan mudik Lebaran bisa mulus tanpa adanya hambatan. 

“Satu ambulans ini isinya 6 orang, sama supir jadi 7 ya terdiri dari dua orang dewasa, dua orang ibu-ibu, dan dua anak-anak yang menyampaikan bahwa ada kerabatnya yang sakit dan meninggal dunia yang akan dijenguk ke luar daerah,” sambung Yusri. 

larangan mudik

Seluruh moda transportasi dilarang beroperasi selama 6-17 Mei 2021

Ambulans memang merupakan satu kendaraan yang masih bisa wara-wiri di tengah larangan mudik. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19  kendaraan yang masih boleh wara-wiri di tengah larangan mudik yaitu

1. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI, 
2. Kendaraan dinas operasional, berplat dinas, TNI, Polri, dan kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, 
3. Kendaraan pemadam kebakaran, 
4. Ambulans dan mobil jenazah, serta 
5. Mobil barang dengan tidak membawa penumpang.

>>> Pasien Covid-19 di India Membludak, Bajaj Diubah Jadi Ambulans Darurat

Kendaraan Akhirnya Diputar Balik

Juga kendaran yang digunakan untuk pelayanan kesehatan setempat seperti ibu hamil dan anggota keluarga intinya yang akan mendampingi; kendaraan yang mengangkut pekerja migran Indonesia, warga negara Indonesia dan mahasiswa pelajar di luar negeri; serta pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai ke daerah asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tapi itu tak berlaku untuk mereka yang mencoba mengelabui petugas. Walhasil, pihak kepolisian tetap menahan dan meminta supir ambulans tersebut putarbalik. Pasalnya, mereka tidak lengkapi persyaratan yang dibawa oleh para penumpang.

“Saat ditanyai persyaratannya termasuk dengan swab antigen ini, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkannya. Setelah dicek kembali memang ternyata itu merupakan modus operandi untuk bisa lolos mudik. Kendaraan diputarbalikan karena memang persyaratannya tidak sesuai dengan aturan yang masuk dalam pengecualian,” pungkas Yusri. 

>>> Punya Surat Tugas Belum Tentu Lolos Check Point Larangan Mudik Lebaran

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top