Volvo berambisi akan terus membangun SUV bertenaga listrik di masa depan. Tetapi produsen mobil asal Swedia itu mengatakan bahwa pihaknya perlu mengoptimalkan terkait desain kendaraannya.
>>> Volvo Mau Jadi Produsen Mobil Spesialis SUV?
Desain Volvo XC40
Volvo Fokus Pada Desain Kendaraan
Kepala wilayah EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika) untuk Volvo mengatakan kepada media asal Inggris bahwa pihaknya perlu menyesuaikan terkait desain kendaraannya di masa depan. Hal itu diyakini perlu dilakukan untuk bisa menemukan keseimbangan yang tepat antara daya tarik konsumen serta fungsionalitas dan jangkauan.
“Kami perlu menyesuaikan desain mobil masa depan kami untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara daya tarik konsumen serta fungsionalitas dan jangkauan. Mobil-mobil di masa depan akan terlihat berbeda karena itu. Aerodinamika akan menjadi lebih penting, terutama jika Anda berkendara dengan kecepatan lebih tinggi di jalan raya. Mereka kurang penting untuk city car yang digunakan untuk jarak yang lebih pendek karena aerodinamika tidak berperan besar di sini.” kata Björn Annwall, kepala wilayah EMEA Volvo kepada Autocar.
Volvo meyakini bahwa kecepatan yang tinggi di jalan raya cenderung dapat menguras baterai mobil listrik. Tetapi Annwall melihat masa depan mobil perkotaan tidak perlu fokus pada koefisien hambatan. Perbedaan desain dinilai akan menjadi kuncinya, untuk memastikan bahwa sebuah mobil sesuai dengan tujuannya tergantung dimana akan digunakan.
>>> Cara Mencegah Mobil Terbakar Saat Mengisi Bahan Bakar di Pom Bensin
Desain bagasi Volvo XC40
Volvo Berambisi Kuasai Segmen Premium Mobil Listrik
Selain itu Volvo juga optimis tentang elektrifikasi di industri otomotif di masa depan. Annwall menambahkan bahwa plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) hanya sebatas transisi saja.
“Bagi kami, jangka panjang, ini adalah masa depan industri otomotif ialah mobil listrik murni. PHEV adalah transisi dan batu loncatan. Satu-satunya pertanyaan adalah berapa lama transisi itu. 5 tahun, 10 tahun kita tidak tahu berapa lama. Tapi semakin cepat Volvo menjadi produsen mobil sepenuhnya listrik, semakin baik Volvo akan memenangkan segmen premium.” tambahnya.
Volvo sendiri telah memperkirakan bahwa 50 persen dari penjualannya akan sepenuhnya menggunakan listrik pada tahun 2025 mendatang. Sedangkan sisanya menggunakan teknologi plug-in hybrid yang memungkinkan mobil menempuh jarak yang signifikan hanya dengan daya baterai.
Perusahaan asal Swedia tersebut saat ini memiliki satu model listrik murni XC40 Recharge. SUV bertenaga listrik ini merupakan yang populer dan terlaris di pasar Eropa.
>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

