Volume Lalu Lintas Diprediksi Naik saat Libur Panjang Cuti Bersama

28/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Volume Lalu Lintas Diprediksi Naik saat Libur Panjang Cuti Bersama
Jasa Marga memprediksi bakal ada peningkatan volume lalu lintas saat libur panjang cuti bersama meski ada imbauan masyarakat tak pergi mudik ataupun piknik.

Pemerintah memang tak melarang masyarakat untuk berpergian saat libur panjang cuti bersama pada akhir Oktober ini. Namun ada imbauan agar masyarakat tak melakukan perjalanan mudik ataupun piknik untuk menghabiskan waktu libur panjangnya.

Demi menekan angka penyebaran virus corona, sebaiknya waktu libur panjang dihabiskan di rumah saja. 

>>> Rest Area Bakal Dibatasi 50% saat Libur Panjang Cuti Bersama

Volume Lalu Lintas Diprediksi Naik

Maka dari itu, volume lalu lintas keluar Jakarta selama empat hari periode libur Maulid Nabi (27 s.d 30 Oktober 2020) diprediksi naik sekitar 21,77% dibandingkan dengan lalin periode new normal.

"Distribusi mayoritas lalin meninggalkan Jakarta ke arah Timur menuju Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi sebesar 48,17%. Sementara 28,32% ke arah Barat menuju Banten/Merak dan 23,51% ke arah Selatan yang merupakan lalu lintas lokal menuju Bogor/Puncak/Ciawi,” jelas Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Pratomo Bimawan Putra dalam keterangannya. 

Bima juga menjelaskan bahwa angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalin yang meninggalkan Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Rest area dibatasi

Rest area juga dibatasi demi mencegah penyebaran virus corona

Untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas ini, selain di rest area, Jasa Marga juga melakukan sejumlah upaya peningkatan pelayanan operasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, seperti di layanan lalu lintas, transaksi, maupun konstruksi.

"Dalam pelayanan transaksi, Jasa Marga meningkatkan kapasitas layanan di GT Utama dengan menyiapkan petugas Mobile Reader dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta menyiapkan GT sementara di Km 149 Gedebage Jalan Tol Padalarang-Cileunyi sebagai antisipasi kepadatan keluar Cileunyi. Selain itu kami juga memastikan gardu transaksi beroperasi penuh, keberfungsian peralatan tol 100% dan penyiagaan genset 24 jam," tambahnya.

>>> Begini 5 Cara Berkendara Aman di Jalan Tol yang Baru Dibuka

Pekerjaan Konstruksi Berhenti Sementara

Arus lalu lintas

Petugas disiapkan di beberapa titik

Di layanan konstruksi, Jasa Marga telah melakukan penghentian sementara pekerjaan konstruksi pada periode libur Maulid Nabi, menyiapkan petugas siaga 24 jam untuk pekerjaan pemeliharaan rutin Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta pembersihan saluran untuk antisipasi genangan air.

"Kami juga telah melakukan pelebaran lajur di Km 48 yang merupakan pertemuan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dengan Jakarta-Cikampek Elevated. Pelebaran lajur dilakukan di kedua sisi, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek, diharapkan dengan adanya pelebaran ini dapat mengurangi kepadatan titik pertemuan kendaraan dua ruas jalan tol tersebut," tambah Bima.

Untuk meningkatkan layanan lalu lintas, Jasa Marga menyiagakan sarana prasarana dan penempatan petugas untuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan, berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan penyekatan kendaraan barang, serta memastikan keberfungsian CCTV, Variable Message Sign (VMS), VMS Mobile, Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS) dan Radio komunikasi untuk memonitor kondisi lalu lintas dan percepatan informasi.

“Sebagaimana Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor UM.006/4/4/DRJD/2020 tanggal 22 Oktober 2020 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang selama libur Panjang Maulid Nabi, kami akan mendukung perambuan dan petugas di titik penyekatan kendaraan barang. Sesuai SE, untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta diberlakukan mulai 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB s.d 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB, kendaraan akan dikeluarkan di GT Cikarang Barat dan dapat masuk kembali di GT Palimanan," tukas Bima.

>>> Megahnya Resta Pendopo KM 456, Rest Area Skybridge Pertama di Indonesia 

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top