Volkswagen Rugi Rp 35 Triliun/Minggu karena Tak Produksi Mobil

30/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Volkswagen Rugi Rp 35 Triliun/Minggu karena Tak Produksi Mobil
Bos Volkswagen (VW) mengaku pihaknya menghabiskan sekitar 2 miliar Euro atau lebih dari Rp35 triliun selama pandemi virus Corona (COVID-19) berlangsung.

Volkswagen (VW) merasakan dampak besar dari munculnya virus Corona (COVID-19). Virus yang kini menjadi pandemi global telah mengguncang bisnisnya secara luar biasa. Diawali dari penutupan pabrik di China tempat dimana virus pertama kali muncul. Lalu semua pabrik di Eropa juga terpaksa berhenti beroperasi sejak awal Maret 2020 demi menghindari penyebaran yang lebih parah. Imbasnya, diler VW juga berhenti berjualan karena tidak memiliki stok produk untuk dijual.

Foto menunjukkan proses perakitan mobil listrik VW ID.3

Produksi Volkswagen (VW) di Eropa dihentikan gara-gara wabah Corona

Merugi Triliunan Rupiah

Ada potensi terjadi pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh Volkswagen (VW) jika pandemi virus Corona (COVID-19) tidak segera bisa dikendalikan. Kepala Eksekutif Volkswagen, Herbert Diess mengatakan hal tersebut kepada saluran TV Jerman ZDF. Disampaikan Herbert pihaknya memiliki tantangan besar dalam sisi operasional dan keuangan yang belum pernah terjadi. Termasuk saat perusahaannya dilanda skandal emisi tahun 2015.

"Pandemi Corona memberi kami tantangan operasional dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Herbert di acara Markus Lanz Talkshow ZDF, (26/3/2020).

Hingga saat ini, menurut Herbert perusahaan masih menghabiskan sekitar 2 miliar Euro atau lebih dari Rp35 triliun selama pandemi virus Corona (COVID-19) berlangsung. Hal ini imbas dari berhentinya aktivitas bisnis VW di hampir semua negara. Sementara mereka tetap harus membayar gaji 671.000 karyawannya di seluruh dunia.

>>> Tertarik membeli mobil VW, cek koleksi dan harganya di sini!

Mulai normal di China

Foto menunjukkan Herbert Diess menjadi narasumber online di acara Markus Lanz Talk Show ZDF, 26 Maret 2020

Bos Volkswagen Herbert Diess, memberikan penjelasan secara online kondisi terkini perusahaan di acara Markus Lanz Talk Show ZDF, 26 Maret 2020

Satu-satunya negara yang kini mulai beranjak normal adalah China. Pabrik VW mulai beroperasi dan permintaan pasar lokal mulai meningkat, diler juga mulai berjualan. Namun produksi di China belum bisa dijual dikirim ke negara lain.

“Kita perlu memikirkan kembali produksi. Disiplin yang kami miliki di Tiongkok belum kami miliki di lokasi kami di Jerman,” kata Herbert. “Hanya jika kita, seperti Cina, Korea atau negara-negara Asia lainnya, mengendalikan masalah ini maka kita memiliki peluang untuk melewati krisis tanpa kehilangan pekerjaan. Itu membutuhkan intervensi yang sangat tajam," tambahnya.

"Kami tidak melakukan penjualan atau pendapatan di luar China," Diess, menambahkan bahwa Volkswagen masih harus menutup biaya tetap tingkat tinggi "sekitar 2 miliar euro per minggu", katanya kepada ZDF Kamis malam.

Sebelumnya diumumkan, VW berencana memangkas jam kerja karyawannya di seluruh Eropa untuk menghemat anggaran pembayaran gaji. Selain itu VW juga tengah mencari cara untuk melanjutkan produksi dengan pekerja menjaga jarak aman satu sama lain, termasuk dengan meningkatkan kebersihan dan disinfektan.

>>> Strategi Penghematan, Volkswagen Eropa Bakal Pangkas Jam Kerja Karyawan

Foto menunjukkan Pabrik VW di China tampak dari depan

Pabrik Volkswagen (VW) di China mulai beroperasi lagi

>>> Berita terbaru seputar otomotif dan lalu lintas lainnya ada disini

Share this post:
Fatchur Sag
Penulis
Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Strategi Penghematan, VW Bakal Pangkas Jam Kerja Karyawan

28/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Tak cukup dengan melakukan penangguhan produksi, Volkswagen (VW) bakal memangkas jam kerja 80 ribu karyawannya di Jerman untuk menghemat biaya operasional.

Lihat juga

Virus Corona Meluas di Eropa, VW Tutup Pabriknya

18/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Krisis yang dipicu meluasnya penyebaran Virus Corona kini sudah mulai mempengaruhi industri otomotif di Eropa. Yang terbaru, Volkswagen menutup pabriknya di kawasan Benua Biru sampai akhir Maret.

Lihat juga

Volkswagen Perkenalkan VW GOLF GTI MK8, Hadir Juga GTE dan GTD

29/02/2020

Mobil baru

4 menit

Satu minggu jelang peluncuran resminya di Geneva Motor Show, sosok VW Golf GTI MK8 diperkenalkan secara resmi oleh Volkswagen. Selain GTI, hadir juga dua varian lain bermesin Diesel dan Plug-in Hybrid.

Lihat juga

Volkswagen Perkenalkan VW Touareg R, SUV Hybrid Dengan Tenaga Buas

26/02/2020

Mobil baru

4 menit

Volkswagen mempersiapkan VW Touareg R, SUV kencang berteknologi hybrid untuk diperkenalkan di ajang Geneva Motor Show 2020, dan mulai dipasarkan paruh kedua tahun ini.

Lihat juga