Viral! Truk Odol Terguling saat Keluar Gang

29/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sebuah video dari Romansa Sopir Truck menunjukan Truk ODOL atau Over Dimension Over Load terguling viral di instagram saat mencoba keluar dari sebuah gang.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Romansa Sopir Truck viral di media sosial memperlihatkan truk dalam kondisi over dimension dan over load alias ODOL terguling saat akan keluar dari sebuah gang.

>>> Pilihan Truk 8x2, Cara Pintar Pengusaha 'Akali' Regulasi ODOL

Gambar menunjukan Truk odol

Terguling karena membawa beban yang berlebihan

Viral di Media Sosial Instagram

Kondisi bahwa truk tersebut over dimension dan overload tersebut terlihat dari dimensi beban yang melebihi kapasitas. Dalam video tersebut menunjukan truk ODOL tersebut mencoba bermanuver belok ke kiri, namun karena beban yang berlebihan akhirnya terguling.

Video yang diunggah sejak Rabu (28/7/2021) itu kini telah ditonton sebanyak 31.749 orang. Warganet Tanah Air yang terkenal aktif di media sosial menanggapi video viral ini.

“Overload.” 

“Kameramen sudah memprediksikan.”

“Kenapa di rem, kalau enggak di rem nggak bakalan guling.”

“Maju dikit pelan-pelan terus maju kiri mungkin aman. Supirnya kurang pengalaman.”

“Kejadian hari Sabtu di Desa Panusupan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.”

>>> Pengusaha Wajib Catat! Truk Listrik Lebih Efisien Dari Truk Diesel

Gambar menunjukan truk odol

Produsen kendaraan niaga mendukung kebijakan pemerintah memerangi truk  ODOL

Truk ODOL Jadi Penyebab Kecelakaan

Kementerian Perhubungan sendiri terus berupaya memperbaiki sekaligus menangani permasalahan ODOL dari hulu hingga ke hilir sehingga tercipta Zero ODOL di tahun 2023. Tujuannya jelas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kementerian Perhubungan tahun lalu telah melakukan pengawasan terhadap 21 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), adapun hasil dari pengawasan tersebut, Kementerian mendapati 81,07 persen angkutan barang yang melanggar ketentuan Odol dan yang sesuai hanya 18,93 persen.

Pada sisi lain, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) selaku produsen kendaraan niaga di Indonesia turut mendukung kebijakan pemerintah  memerangi truk  ODOL sehingga menjadi  Zero ODOL pada tahun 2023.

Menurut Reiner Tandiono selaku Reiner Tandiono selaku Technical Warranty Department Head Isuzu mengatakan saat ini  masih  banyaknya truk ODOL  karena pengusaha mencoba memaksimalkan tambahan keuntungan tanpa mengutamakan keselamatan.

“Kecelakaan akibat truk ODOL berdampak besar pada  bisnis seperti  kehilangan kontrak klien dan korban  semisal  tidak  mampu bekerja lagi sampai risiko terbesar  meninggal dunia,” jelas  Reiner Tandiono.  

Truk ODOL nyatanya tak hanya menyumbang angka kecelakaan saja. Truk ini juga dilaporkan merugikan negara hingga Rp 43 triliun dalam setahun.

>>> Kendaraan ODOL Masih Gentayangan, dalam 4 Bulan Ada 20.000 yang Terciduk

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top