Setelah mencatatkan pole ketiga sepanjang kariernya di Formula 1, Verstappen tak terbendung untuk menorehkan kemenangan kedua sepanjang musim 2020 di F1 GP Abu Dhabi yang digelar di Sirkuit Yas Marina, Minggu (13/12).
Verstappen menutup musim 2020 dengan kemenangan dominan di Yas Marina
Spesialnya, meneer alias orang Belanda berusia 23 tahun itu memimpin seluruh balapan 55 lap itu dari start sampai finis tanpa terinterupsi. Verstappen hampir melengkapi akhir pekannya dengan torehan fastest lap, sayang mantan rekan satu timnya di Red Bull, Daniel Ricciardo, mencuri status tersebut di lap pamungkas.
Hal tersebut akhirnya memupus asa Verstappen mencatatkan Grand Slam F1 pertamanya, yang merupakan salah satu pencapaian spesial yang tidak bisa dilakukan sembarang pembalap.
>>> Menanti Kepingan Puzzle Terakhir Line-up Pembalap F1 Musim 2021
Definisi Grand Slam di Formula 1
Meski kita lebih sering mengenal istilah tersebut di Tennis, ternyata Grand Slam juga dipakai di ajang balap termasuk Formula 1. Artinya adalah situasi di mana seorang pembalap mencatatkan pole, fastest lap, dan memimpin seluruh lap balapan. Pada akhir pekan GP Abu Dhabi, Verstappen berada di ambang Grand Slam F1 pertamanya. Sayang torehan fastest lapnya dipatahkan Daniel Ricciardo pada Lap 55.
Ricciardo memupus asa Grand Slam perdana Verstappen lewat fastest lap di putaran pamungkas
Mencatatkan Grand Slam di balapan F1 bukanlah perkara mudah. Bagaimana tidak, dari 1.000 balapan lebih yang sudah dilakukan sejak 1950, tercatat hanya ada 62 kali grand slam, yang ditorehkan oleh 24 pembalap berbeda.
>>> Lewis Hamilton Mengaku Ngeri Kalau Nyetir Mobil Sendiri di Jalan Raya
Siapa raja Grand Slam di Formula 1?
Dari ke-24 pembalap tersebut, Juan Manuel Fangio merupakan yang pertama menorehkan Grand Slam pada GP Monaco 1950, atau balapan kedua sepanjang sejarah F1. Sedang Lewis Hamilton jadi pembalap terakhir dengan torehan itu di GP Abu Dhabi 2019.
Jim Clark bisa disebut sebagai raja Grand Slam F1, juara dunia dua kali asal Skotlandia itu mencatatkan delapan kali Grand Slam, hebatnya semuanya ditorehkan hanya dalam 32 balapan antara tahun 1962-1965.
Jim Clark merupakan pembalap dengan torehan Grand Slam paling banyak di Formula 1
Dan jika melihat line-up pembalap F1 saat ini, tercatat cuma Lewis Hamilton (6) dan Sebastian Vettel (4) yang pernah mencatatkan Grand Slam. Untuk lebih jelasnya, simak daftarnya di bawah ini.
Daftar peraih Grand Slam F1
| Total Grand Slam | Pembalap |
| 8 | Jim Clark |
| 6 | Lewis Hamilton |
| 5 | Alberto Ascari, Michael Schumacher |
| 4 | Jackie Stewart, Ayrton Senna, Nigel Mansell, Sebastian Vettel |
| 3 | Nelson Piquet |
| 2 | Juan Manuel Fangio, Jack Brabham, Mika Häkkinen, Nico Rosberg |
| 1 | Mike Hawthorn, Stirling Moss, Jo Siffert, Jacky Ickx, Clay Regazzoni, Niki Lauda, Jacques Laffite, Gilles Villeneuve, Gerhard Berger, Damon Hill, Fernando Alonso |
>>> Berita mobil baru, event, promosi, informasi pasar mobil baru 2020


