Usia Kendaraan Bermotor Dibatasi, Yang Lawas Dikemanakan?

08/07/2019

Pasar mobil

3 menit

Meski masih sekadar wacana, ada kemungkinan usulan pembatasan usia kendaraan bermotor bakal direalisasikan di masa mendatang mengingat beberapa negara sudah menerapkannya dan terbukti cukup manjur. Lantas jika pembatasan jadi diterapkan kendaraan lawas mau dikemanakan?

Pembatasan usia kendaraan bermotor yang diusulkan Kementerian Perhubungan jadi headline dalam beberapa waktu terakhir. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi melontarkan wacana tersebut sebagai salah satu solusi mengurangi kemacetan parah yang kerap terjadi di jalanan ibu kota dan kota-kota besar yang lain. "Salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah, kita mulai membahas pembatasan usia kendaraan dan juga pembatasan kendaraan yang digunakan masyarakat dengan berbagai macam manajemennya, kami membangun angkutan yang berbasis massal atau bus ini" tutur Budi Setiyadi seperti dikutip dari CNBC Indonesia, (26/6/2019) lalu.

Foto menunjukkan salah satu pemandangan kemacetan di Jakarta

Kemenhub usulkan usia kendaraan bermotor dibatasi

Terkait mobil yang sudah habis usia edarnya, Budi membandingkan beberapa negara lain yang sudah menerapkan pembatasan usia kendaraan bermotor memberlakukan destruksi atau penghancuran. Sedangkan kepada si pemilik pemerintah memberikan 'kompensasi' sesuai dengan nilai jual kendaraan lawas tersebut. "Kalau di luar (negeri) itu, mobil sudah tua (atau habis usianya) itu langsung di-scrap (dihancurkan)," kata Budi seperti dikuip dari Detik, (5/7/2019).

Untuk di Indonesia, solusi mungkin berbeda. Masih perlu didiskusikan dan dikaji secara matang sebelum wacana pembatasan usia kendaraan bermotor ini menjadi kebijakan paten. Bisa saja mobil tua tidak dihancurkan karena kondisinya yang masih sangat bagus seperti baru. Atau kendaraan memiliki nilai sejarah yang sangat besar dan dimuseumkan seperti kendaraan yang digunakan para tokoh bangsa atau kendaraan koleksi perusahaan otomotif dan yang lain.

>>> Kurangi Kemacetan, Pemerintah Usul Pembatasan Usia Kendaraan Bermotor

Foto menunjukkan proses penghancuran mobil tua di mancanegara

Di mancanegara, mobil tua dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil

"Itu bisa jadi gambaran. Kalau di Indonesia kan, mobil (tua) enggak dihancurkan dan enggak juga diperbaiki, tapi masih dipelihara. Dan dibiarkan terlantar. Jadi menurut saya, sudah saatnya lah untuk mobil-mobil seperti itu daripada menjadi besi tua, mending hancurkan," katanya.

"Bisa saja, mobil makin tua, makin bagus, terutama untuk para penghobi. Kalau dia hobi, pajaknya mungkin beda. Kalau di kita kan semakin tua semakin murah pajaknya. Nah itu apakah bisa, misalnya semakin tua pajaknya juga semakin tinggi? Supaya orang tidak semua pelihara mobil tua (yang tidak dipelihara)," katanya menutup pembicaraan.

Jadi, ditunggu saja bagaimana kelanjutan wacana pembatasan usia kendaraan bermotor ini!

>>> Jangan Anggap Sepele, Macet Parah Bisa Berakibat Fatal

Foto salah satu mobil klasik yang masih terlihat bagus

Kasihan mobil klasik ini jika harus di-scrap

>>> Perbaharui pengetahuan Anda dengan berita otomotif terkini hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top