Upaya Tesla Menghemat Pengeluaran di Gigafactory Texas

02/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Upaya Tesla Menghemat Pengeluaran di Gigafactory Texas
Dengan banyaknya biaya operasional, Tesla melakukan beragam upaya menghemat pengeluaran di Gigafactory Texas, pabrik baru yang kini masih tahap pembangunan.

Tesla melakukan beragam upaya menghemat pengeluaran dan biaya operasional. Termasuk untuk Gigafactory Texas, Tesla terus mencari celah agar pengeluaran di pabrik barunya itu bisa ditekan. Yang terbaru, Tesla telah mengajukan diri agar fasilitas produksinya itu berstatus Foreign-Trade Zones (FTZ) atau Zona Perdagangan Luar Negeri.

Hemat $ 270.000 per tahun

Pengajuan Tesla ini sudah dibahas Komisi Travis County Texas dan Dewan Zona Perdagangan Federal pada 23 Februari 2021. Hasil pertemuan memang belum dipublish, namun sudah ada indikasi yang positif. Travis County Commission menyetujui surat non-keberatan dari Tesla selaku pemohon.

Kelak jika pengajuan ini benar-benar disetujui dan Gigafactory Texas ditetapkan sebagai Zona Perdagangan Luar Negeri, Tesla bakal menghemat pengeluaran sebesar $ 270.000 per tahun atau hampir Rp 4 miliar di semua yurisdiksi.

>>> Diisukan Tutup, Pabrik Tesla Ternyata Kekurangan Suku Cadang

Foto menunjukkan progres pembangunan Gigafactory Texas

Gigafactory Texas segera beroperasi

“Melalui program tersebut, inventaris dan inventaris impor yang disimpan untuk ekspor di kawasan perdagangan luar negeri akan dibebaskan dari pajak ad valorem. Penunjukan tersebut dapat menghemat Tesla $ 270.000 setahun di semua yurisdiksi perpajakan, termasuk $ 53.000 pada pajak Travis County, menurut dokumen daerah." tulis The Austin Business Journal.

Foreign-Trade Zones (FTZ)

Dilansir dari laman resmi International Trade Administration, Foreign-Trade Zones (FTZ) atau Zona Perdagangan Luar Negeri merupakan lokasi yang ditentukan di Amerika Serikat di mana perusahaan dapat menggunakan prosedur bea cukai khusus untuk mendapatkan pengurangan bea atas barang dagangan ekspor impor.

Manfaat yang didapat perusahaan diantaranya tidak ada bea masuk atas barang impor yang kemudian diekspor kembali, pengurangan bea untuk ekspor produk jadi (bukan bahan mentah), serta pengurangan biaya pemrosesan barang dagangan.

Gigafactory Texas bakal beroperasi tahun ini sekitar bulan Mei untuk memproduksi Tesla Cybertruck. Selain itu juga memproduksi Model 3 dan Model Y untuk pelanggan di bagian Timur Amerika Utara. Pabrik tersebut diharapkan dapat menciptakan sekitar 15.000 pekerjaan baru di Austin dan sekitarnya, menyediakan lapangan kerja yang stabil bagi mereka yang terkena pandemi COVID-19.

Sebelumnya, upaya menghemat pengeluaran di pabrik baru ini juga sudah dicapai. Tesla mendapatkan insentif berupa pengurangan pajak properti sekitar $ 46,4 juta dari Del Valle IDS (Independent School District).

>>> [INFOGRAFIK] Perbedaan 4 Mobil Tesla Karya Elon Musk

Foto Tesla Cybertruck tampak samping depan

Gigafactory Texas bakal produksi Cybertruck

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top