Uni Eropa Tolak Gagasan Mobil Berbasis Wi-Fi Sebagai Standar Kendaraan Eropa

09/07/2019

Pasar mobil

2 menit

Awal pekan lalu, negara-negara Uni Eropa menentang penggunaan Wi-Fi sebagai teknologi standar pada mobil. Beberapa negara mengajukan penggunaan teknologi 5G sebagai standar pada kendaraan-kendaraan di Eropa dibandingkan mobil berbasis Wi-Fi

Tak kurang dari 21 negara, termasuk Jerman, Prancis, dan Italia memberikan suara menentang proposal teknologi standar mobil berbasis Wi-Fi dalam sebuah pertemuan di Brussels, Belgia. Perusahaan teknologi di berbagai negara berpendapat bahwa pendekatan teknologi memungkinkan penggunaan sistem berbasis 5G dapat menawarkan manfaat keselamatan jalan yang lebih besar di masa depan.

 penumpang yang sedang berada di dalam mobil berbasis Wi-Fi
Sebagian negara menolak penggunaan mobil berbasis Wi-Fi

Dilansir dari Financial Times, sejumlah negara pada awalnya mendukung sistem Wi-Fi yang sudah bisa digunakan untuk segera ditetapkan guna meningkatkan keselamatan di jalan, sebagaimana yang dikembangkan oleh Toyota, Renault, dan Volkswagen.

>>> Bukan Abal-Abal, BMW Perkenalkan Konsep Truk Pikap BMW X7

Volkswagen AG, General motors Co, dan Volvo Group mendukung rencana penggunaan sistem Wi-Fi dengan alasan bahwa industri otomotif Eropa perlu menetapkan sistem yang akan digunakan sesegera mungkin. Merujuk pada perkembangan kendaraan swakemudi asal Cina dan Amerika.

Tetapi pada pertemuan Kamis (4/7) lalu, Komite Uni Eropa menolak proposal setelah sejumlah negara, terutama Jerman yang memiliki pengaruh besar di sektor otomotif, berbalik menentang rencana penggunaan Wi-Fi. Dewan Uni Eropa dilaporkan akan meminta komisi untuk menyusun kembali undang-undang mengenai penggunaan Wi-Fi pada kendaraan.

>>> Semua berita pasar mobil dalam dan luar negeri terlengkap hanya di sini

ilustrasi kendaraan swakemudi dalam mobil berbasis 5G 
Penggunaan 5G sebagai dasar kendaraan bisa memberikan jangkauan yang lebih luas dari Wi-Fi

Masalah ini membuat industri otomotif dan teknologi terpecah. Namun standar 5G yang menghubungkan kendaraan dengan lingkungan sekitarnya dikatakan memiliki jangkauan aplikasi yang lebih luas di berbagai bidang, seperti hiburan, data lalu lintas, dan sistem navigasi umum.

Sementara itu, yang lain berpendapat bahwa tidak seperti 5G, teknologi Wi-Fi saat ini sudah tersedia dan akan membantu meningkatkan keselamatan jalan dengan cara yang lebih cepat. Dibandingkan dengan menggunakan teknologi 5G yang masih dikembangkan.

>>> Dapatkan informasi dunia otomotif hanya di Cintamobil.com

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top