Underpass Yogyakarta International Airport Resmi Dibuka, Patuhi Aturan-aturannya

24/01/2020

Pasar mobil

5 menit

Underpass Yogyakarta International Airport Resmi Dibuka, Patuhi Aturan-aturannya
Underpass Yogyakarta International Airport secara resmi mulai dibuka untuk umum. Jalan ini dapat dilalui semua kendaraan bermotor, namun ada peraturan yang harus ditaati setiap pengguna jalan tersebut.

Akses perjalanan darat di Indonesia kembali ditambah. Kali ini yang siap dilintasi oleh kendaraan umum adalah Underpass Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, Yogyakarta. Dijadwalkan, underpass ini sudah bisa dilewati mulai Jumat, 24 Januari 2020.

>>> Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Diresmikan, Ibu Kota Baru Punya Tol Pertama

Mulai pukul 08.30 WIB, jalan raya ini mulai bisa dinikmati masyarakat. Namun Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berpesan, agar pengguna jalan tidak mengemudikan kendaraannya secara ugal-ugalan.

Underpass Terpanjang di Indonesia

underpass terpanjang di Indonesia

Panjangnya sekitar 1,4 kilometer

Underpass ini dinilai sebagai underpass terpanjang di Indonesia. Total jarak dari jalan bawah tanah itu lebih kurang 1,4 kilometer (km). Ada dua ruas jalur yang disediakan dan masing-masing menggunakan 2 lajur.

Jalan yang kabarnya sudah rampung sejak Desember 2019 itu dapat menghubungkan antara Purworejo dan Yogyakarta melalui Jalan nasional Pantai Selatan (Pansela). Memulai konstruksi sejak November 2018, pembangunan underpass ini diprediksi menelan biaya hingga Rp293 miliar.

>>> Promo mobil baru terbaik se-Indonesia ada disini

Jalan ini memiliki lebar 7,85 meter dan dilengkapi berbagai konstruksi pendukung keselamatan. Diantaranya pompa air dan dilapisi waterstop. Konstruksi tersebut untuk mengantisipasi adanya genangan air saat hujan deras turun.

Kecepatan Maksimal 60 Kpj

underpass yang berada di Kulon Progo

Underpass tidak boleh jadi tempat berteduh, tidak boleh menyebrang, dan tidak boleh berhenti

Basuki Hadimuljono berpesan untuk para pengguna underpass jangan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Ada batasan kecepatan kendaraan yang diterapkan pada jalan ini. Yaitu 60 kilometer per jam. Hal ini demi menjaga keselamatan setiap pengguna jalan.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Kemudian Meteri juga berpesan agar underpass Yogyakarta International Airport tidak digunakan sebagai tempat berteduh bagi pemotor ketika hujan turun. Karena pasti nantinya akan membahayakan pengguna jalan underpass dan menimbulkan kemacetan.

Sementara itu Gusti Hartono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Kulon Progo menilai, masyarakat harus taat dengan peraturan selama menggunakan underpass ini. "Jangan menyebrang, jangan berhenti kecuali keadaan darurat, dan jangan putar balik sembarangan apalagi sampai melawan arah," katanya.

Ia juga mengungkapkan, di sepanjang underpass ada beberapa titik yang terpantau dengan kamera CCTV. Kamera ini terhubung dengan pusat informasi di Bandara Yogyakarta demi alasan koordinasi.

>>> Berita otomotif menarik lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top