Uber Mempersiapkan 24.000 SUV XC90 sebagai mobil Driverless Terdepan

01/12/2017

Pasar mobil
Share this post:
Uber Mempersiapkan 24.000 SUV XC90 sebagai mobil Driverless Terdepan
Uber sepertinya tidak main-main dalam mengembangkan kendaraan masa depan dalam investasi mereka. Saat ini, Uber dilaporkan telah menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil Volvo untuk membeli 24.000 unit SUV XC90. Mobil ini rencananya akan dirilis antara tahun 2019 sampai 2021 dengan menjadikannya kendaraan otonom atau driverless (tidak memiliki pengemudi).

Dilansir dari Bloomerg News, XC90 merupakan jenis mobil generasi teranyar Uber yang mengedepankan teknologi driverless (tanpa sopir). Setelah membeli mobil ini, Uber direncanakan akan memasang teknologi berupa fitur sensor dan kemudi yang dikomputasi.

sebuah mobil MPV berwarna abu abu sedang diparkir dilihat dari belakang

Kendaraan driverless Uber, XC90

Jeff Miller, Kepala Aliansi Auto Uber mengatakan, “Kesepakatan ini menempatkan kita pada jalur menuju produksi masal untuk kendaraan otonom.” dikutip dari The Verge, (22/11/2017)

Dari Finansial Times, kesepakatan ini dikabarkan bernilai sekitar US$ 1.4 Milliar dengan harga 1 unit XC90 senilai US 46,900 (sekitar Rp. 600 Juta) di Amerika, untuk pasar konsumen. Sebelumnya, Uber sudah menguji XC90 di Arizona, San Francisco dan Pittsburgh dalam pengujian kendaraan otonom untuk memperbaiki perangkat lunak mereka.

Uber juga berpasangan dengan Volvo dalam mengembangkan teknologi otonom dan mobil driverless yang telah disepakati tahun lalu.

sebuah mobil uber MPV berwarna hitam sedang diparkir di depan sebuah building

Volvo dan Uber bekerjasama  dalam pengembangan mobil otonom

Armada XC90 akan melangkah lebih jauh dari kendaraan yang ada, kerena sudah menggabungkan sistem pengereman dan kemudi yang memungkinkan mobil bisa berjalan tanpa sopir. Semua 24.000 unit yang dipesan bisa mendapatkan teknologi dan pengembangan yang berbeda, tergantung teknologi yang diinginkan Uber. Uber juga diperkirakan telah mendapatkan hak untuk memesan kendaraan dari OEM lain untuk membantu memberikan kontribusi pada armada yang ada sebagai bagian dari kesepakatan.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita baru tentang pasar mobil!

Pesaing Uber, Waymo, yang merupakan unit kendaraan otonom dari Alphabet besutan Google, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan self-driving (kemudi sendiri) yang terbuka untuk konsumen. Sepertinya, langkah ini menjadi penggerak Uber untuk mempercepat perkembangan mobil otonomnya.

sebuah mobil MPV berwarna putih sedang diparkir di sebuah booth dalam sebuah pameran

Waymo juga mengeluarkan mobil self-drivingnya

Dengan mulai meningkatnya perkembangan mobil otonom di seluruh dunia, Volvo juga berencana untuk merilis mobil otonomnya sendiri pada 2021. Volvo juga menggunakan kendaraan dengan model yang sama dalam pengembangannya. “Industri otomotif sedang terganggu oleh teknologi dan Volvo Cars memilih menjadi bagian aktif dalam gangguan tersebut. Tujuan kami adalah menjadi pemasok pilihan untuk penyedia layanan ride-sharing secara global.” kata Hakan Samuelsson, presiden dan Chief Excecutive Volvo dalam sebuah pernyataan, dilansir dari The Verge.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita mobil terbaru!

Share this post:
 
back to top