Tutup Rumor Perpecahan, Renault dan Nissan Bertemu Bahas Tenaga Listrik

29/01/2020

Pasar mobil

2 menit

Tutup Rumor Perpecahan, Renault dan Nissan Bertemu Bahas Tenaga Listrik
Menutup rumor perpecahan yang terjadi pada Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, bos teknik Renault dan Nissan dilaporkan telah bertemu membahas tenaga listrik.

Bos pengembangan dan teknik Renault dilaporkan telah bertemu dengan perwakilan Nissan di Jepang dalam minggu ini, sebagaimana dilaporkan dua sumber Renault. Renault dan Nissan dilaporkan berusaha menghidupkan kembali proyek-proyek penting yang lama terbengkalai akibat skandal yang melibatkan Carlos Ghosn.

Dilansir dari Reuters, dua sumber Renault yang tak mau disebutkan namanya melaporkan bahwa pembuat mobil Prancis telah mengirim Gilles Le Borgne bertemu dengan Tsuyoshi Yamaguchi, Wakil Presiden Eksekutif Aliansi untuk Pengembangan Teknologi baru-baru ini.

logo Renault dan Nissan berwarna kuning dan merah 
Nissan dan Renault akan meningkatkan kerja sama dalam hal teknologi

>>> ‘Carlos Ghosn Prediksikan Nissan Bangkrut dalam 2 Hingga 3 Tahun’

Belum lama ini, ketua Renault Jean-Dominique Senard mengatakan bahwa kedua belah pihak fokus terhadap pengembangan Aliansi untuk menutup rumor perpecahan yang digaungkan. Sebelumnya, Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi dilaporkan menghadapi ketegangan sejak mantan ketua Carlos Ghosn ditangkap di Jepang karena dugaan penyelewengan keuangan pada November 2018 lalu.

"Aliansi telah terpukul (atas masalah Carlos Ghosn), tetapi tim teknik Aliansi masih ada," kata sumber lain yang tidak ingin disebutkan namanya. "Anda tidak bisa, dari satu hari ke hari lain, menghentikan pengembangan yang telah tertanam begitu dalam."

>>> Review Nissan Juke 2019: Kembalinya Sang Raja

Bos teknik dari dua pembuat mobil tersebut akan fokus pada komponen-komponen seperti baterai listrik, area yang belum efektif dikembangkan Aliansi selama ini. Pasalnya, masing-masing dari tiga merek, antara Renault, Nissan, dan Mitsubishi, telah mengembangkan teknologinya sendiri. Proyek ini akan menjadi agenda Dewan Aliansi dalam pertemuan rutin di Jepang pada 30 Januari.

mobil lawas Nissan Juke dan Renault Captur berwarna biru dan merah 
Nissan Juke dan Renault Captur dilaporkan akan saling berbagi teknologi

Nissan dilaporkan akan memanfaatkan teknologi hibrida E-Tech milik Renault di Juke baru. Sementara Renault akan mengguanakn sistem e-Power milik Nissan pada model Kadjar terbarunya, jelas sumber tersebut. Sedangkan Mitsubishi dalam waktu dekat akan terus menggunakan teknologi hibrida plug-in pada Outlander.

Rumor terbaru menyebutkan masalah menular dalam aliansi Renault dan Nissan dengan rencana pemisahan Nissan dan Renault membuat harga saham kedua pabrikan jatuh. Pemisahan ditakutkan akan berakibat buruk pada kedua belah pihak. Sedangkan Carlos Ghosn memprediksi Nissan kemungkinan mengalami kebangkrutan ‘dalam waktu dua atau tiga tahun’.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top