Tuner BMW Alpina Ogah Modif Mobil Listrik

29/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Alpina merupakan salah satu tuner atau rumah modifikasi BMW paling terkenal di dunia. Baru-baru ini, mereka mengaku tidak tertarik memodifikasi mobil listrik.

Selaku tuner in-house BMW, Alpina membuat pernyataan bahwa para konsumen akan tetap lebih memilih mobil bermesin bakar konvensional. Pernyataan ini menjadi kontroversi mengingat BMW dan pabrikan otomotif lainnya mulai beralih ke elektrifikasi.

Pada akhir 2025, BMW Group akan mengirimkan sekitar dua juta mobil listrik kepada konsumennya di seluruh dunia. Bahkan, perusahaan asal Jerman ini berambisi untuk menyumbang setidaknya 50 persen dari pengiriman global pada tahun 2030.

Gambar Elektrifikasi BMW

BMW akan terus memacu elektrifikasi perusahaan selama beberapa tahun ke depan

Alpina Tidak Asal Bicara

Namun, pernyataan Alpina tersebut bukan asal sebut tanpa data di belakangnya. Tuner yang dikenal memproduksi mobil modifikasi BMW ekslusif dan bertenaga ini sudah melakukan survei kepada para konsumen setianya.

>>> 10.000 Unit Mobil BMW Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

Hasilnya, mereka menyimpulkan bahwa mayoritas dari konsumen ternyata tidak tertatrik sama sekali dengan mobil listrik. Alpina tidak mengatakan secara gamblang apakah data ini merujuk pada mobil hybrid atau murni berpenggerak listrik.

CEO Alpina, Andreas Bovensiepen memaparkan kalau kecemasan jangkauan mobil listrik menjadi perhatian utama. Menurutnya, jika BMW memproduksi mobil listrik dengan tenaga layaknya V8 digabung dinamika akselerasi, jangkauan mobil tersebut mungkin hanya berkisar 200 km dan hal ini tidak dapat diterima.

Gambar Andreas Bovensiepen

Andreas Bovensiepen menyebutkan kekhawatiran yang nyata bagi industri mobil listrik performa tinggi

Menurut Bovensiepen, dia memantau popularitas BMW iX3 dan i4, dan masa depan jajaran iX yang nampak tidak meyakinkan baginya.

>>> Sebastian Vettel 'Hobi' Punguti Sampah di Sirkuit

Alpina Akan Tetap Memodifikasi Mobil-mobil BMW

Alpina baru-baru ini telah memperbarui SUV bertenaga turbodiesel, XD3 dan XD4, menggunakan basis BMW X3 dan X4 terbaru. Kedua mobil menerima serangkaian paket gaya baru bersama pasokan mesin 3.000cc quad-turbo 6 silinder.

Gambar Alpina XD3

Alpina XD3, SUV dengan performa mobil sport

Tenaga kedua mobil ini naik dari 388 HP menjadi 394 HP. Sementara, torsinya meningkat dari 770 Nm menjadi 800 Nm jika dibandingkan dengan versi lamanya. Hebatnya, kedua SUV gambot ini hanya membutuh waktu 4,6 detik untuk berakselerasi 0-100 km/jam.

Meski di tengah pandemi COVID-19 saat ini, Alpina memang tidak pernah berhenti merilis kreasi terbaru. Buktinya pada bulan Maret lalu, mereka resmi meluncurkan model B8 Gran Coupe dengan revisi penampilan yang memukau dengan suspensi sporty dan mesin bertenaga 621 HP.

Survei Alpina memang bertolak belakang dengan rencana elektrifikasi BMW yang terus memperluas jajaran mobil ramah lingkungannya. Namun, ini tidak membuat Alpina berhenti membuat mobil-mobil modifikasi bagi para konsumen setia dan penggemarnya.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top