Tugas Berat Maxindo, Renault Juga Harus Bersaing Dengan Merek China dan Korea

23/01/2019

Pasar mobil
Tugas Berat Maxindo, Renault Juga Harus Bersaing Dengan Merek China dan Korea
Peralihan Renault dari sebelumnya dipegang oleh Indomobil Group ke Nusantara Maxindo Group membawa angin segar. Merek Perancis tersebut diharapkan bisa lebih bersinar dengan penjualan lebih meningkat. Tentu ini sebuah tugas berat bagi Maxindo sebab Renault harus menghadapi banyak lawan tangguh, tidak hanya merek Jepang tapi juga merek China, Korea Selatan, dan yang lain.

Foto mobil Renault Kwid tampak dari samping depang

Renault Kwid, bakal lebih digeber lagi

Jika ada mobil yang betah bertahan lama di Indonesia dengan penjualan sangat minim, salah satunya adalah merek asal Perancis, Renault. Berkecimpung di Indonesia sejak tahun 2002 di bawah naungan Indomobil Group penjualan Renault tak pernah mencapai 1000 unit dalam setahun. Sementara di saat yang sama mobil merek asal Jepang rata-rata terjual hingga puluhan ribu unit. Entah apa yang membuat Renault tetap eksis dan tidak buru-buru hengkang. Tidak seperti merek Amerika Ford yang memilih berhenti berjualan gara-gara tidak begitu laris.

Awal 2019 Renault berganti payung, tidak lagi di bawah naungan Indomobil Group. Renault sekarang dipegang Nusantara Maxindo Group atau Maxindo Renault Indonesia yang berperan sebagai Agen Pemegang Merek (APM) baru merek. Maxindo mengambil alih terhadap semua aktifitas bisnis Renault di Indonesia mulai dari produksi, penjualan, layanan after sales, dan yang lain. Boleh dikata tanggung jawa Maxindo sangat besar dan berat untuk membuat Renault lebih bersinar sebab yang lawan yang dihadapi bukan sembarangan.

>>> Berganti Kepemilikan, Renault Resmi Jualan Di Indonesia Lewat Maxindo Renault Indonesia

Renault harus berhadapan dengan merek-merek asal Jepang seperti Toyota, Mitsubishi, Suzuki, Honda, Daihatsu dan lainnya dimana mereka sangat mendominasi. Tidak hanya itu, Renault juga harus berhadapan dengan merek China Wuling dan merek Korea Selatan Hyundai. Keduanya sangat serius menggarap pasar Indonesia, tidak hanya menjual model-model unggulannya tapi juga melokalisasi produksi dengan mendirikan pabrik di dalam negeri.

Foto Maxindo Renault Indonesia resmi jadi APM Renault

Maxindo Renault Indonesia resmi beroperasi pada tanggal 24 Februari 2019

>>> Tanggapi Rencana Investasi Hyundai, Indonesia Siapkan Peraturan Kendaraan Listrik

Wuling, meski awalnya dicibir oleh sebagian besar masyarakat yang sudah kadung trauma dengan sejarah mocin secara perlahan tapi pasti menunjukkan peningkatan di berbagai sisi. Hadir di Indonesia pada pertengahan tahun 2017, Wuling sekarang sudah memiliki 4 model unggulan, yaitu Confero S, Cortez 1.8, Cortez 1.5 dan Formo. Sebentar lagi juga bakal hadir model baru SUV melengkapi model yang telah ada. Dari sisi penjualan juga menunjukkan grafik positif. Penjualan Wuling di tahun 2018 mencapai lebih dari 14.000 unit dengan penjualan rata-rata per bulan di atas 1.000 unit. Bahkan penjualan di bulan Desember naik tajam hingga lebih dari 2.000 unit. Wuling juga tidak mengabaikan layanan after sales. Hingga akhir 2018 atau satu setengah tahun sejak meluncurkan produk pertamanya Wuling telah memiliki 87 dealer tersebar di berbagai daerah yang memberikan layanan perawatan serta menjamin ketersediaan suku cadang.

Adapun Hyundai meski berada di bawah Wuling merek Korea Selatan ini juga harus diwaspadai. Setelah sebelumnya Hyundai hanya menjual mobil dan memberikan layanan purna jual Hyundai kini mantap mendirikan pabrik di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, produksi pabrik Hyundai di Indonesia ini nanti tidak hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri, tapi juga bakal di ekspor.

>>> Di Indonesia, banyak sekali mobil Renault yang dijual sangat terjangkau, coba simak informasi lengkapnya

Foto Hyundai Ioniq sedang mengisi ulang listrik

Layak ditunggu apa yang bakal dilakukan Maxindo Renault Indonesia menghadapi merek China, Korea Selatan dan dominasi merek Jepang dalam mengambil hati masyarakat demi meningkatkan penjualan Renault di masa mendatang.

>>> Informasi dunia otomotif dalam dan luar negeri terlengkap hanya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top