Ini Baru Truk Listrik Sejati, Pakai Pantograf

06/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Truk listrik pantograf menjadi salah satu pilihan untuk memaksimalkan kinerja truk listrik terkait jarak tempuh dan mengurangi waktu pengisian baterai

Selama ini, truk listrik mengacu pada  truk dengan baterai sebagai sumber daya listrik untuk menggerakkan motor listrik pemutar roda. Karena hanya mengandalkan baterai, truk listrik punya jarak tempuh terbatas dan butuh waktu lama untuk pengisian. Walhasil operator truk listrik menjadi serba salah. Mau mengantar barang tapi daya listrik baterai sudah mau habis, sementara untuk mengisi ulang baterai butuh waktu tidak sebentar (minimal satu jam).      

>>> Pengusaha Wajib Catat! Truk Listrik Lebih Efisien Dari Truk Diesel

Pantograf 

gambar pantograf

Pantograf sudah lama digunakna pada kendaraan angkutan umum jenis trem 

Sebetulnya, solusi masalah itu sudah lama ada dengan nama pantograf yang selama ini dipakai oleh lokomotif listrik dan trem. Secara teknis, pantograf adalah alat yang berada di bagian atap kendaraan dan berfungsi menyalurkan aliran listrik dari kabel atas kepada kendaraan di bawahnya. Perangkat pantograf memungkinkan truk listrik versi baterai atau fuel cell untuk melakukan pengisian baterai sepanjang perjalanan tanpa harus berhenti. 

Menekan Polusi

gambar truk listrik

Truk listrik punya kendala jarak tempuh terbatas dan butuh waktu lama untuk pengisian baterai   

Belakangan ini truk listrik pantograf dianggap sebagai solusi terbaik karena berbagai alasan. Pertama, truk menjadi salah satu penyumbang polusi terbesar, apalagi di Eropa dengan lalu lintas yang padat. Kedua, perjalanan jauh hingga ribuan km tidak mungkin ditempuh dengan teknologi listrik biasa. Truk listrik pantograf menjadi jalan tengah karena pengisian baterai berlangsung selama dalam perjalanan dan motor listrik menerima  daya listrik dari jaringan listrik atas.         

gambar jalan tol listrik

Jalan tol yang dilengkapi dengan jaringan listrik atas 

Terkait pantograf truk listrik, kini pemerintah Jerman sedang mengupayakan sekitar 4.000 km jalan tol yang paling sibuk di negara tersebut untuk dilengkapi jaringan listrik atas hingga  tahun 2030. Jika jaringan listrik atas sudah terpasang, diprediksi dapat mengurangi emisi CO2  sebanyak 10-12 juta ton per tahun. Sebab armada truk yang melalui Jerman, rata-rata menghabiskan 65% bahan bakar di jalan tol sepanjang 4.000 km tadi. 

ganbar eActros

Model full listrik (EV) digunakan untuk pengantaran barang dalam kota   

Setelah keluar dari jalan tol atau berada di luar jaringan listrik atas, truk listrik pantograf memanfaatkan sistem BET (battery electric truck) untuk mencapai lokasi tujuan pengantaran barang. Dengan jarak tempuh rata-rata 500 km pada mode EV penuh, truk bisa langsung mengantar barang tanpa perlu melakukan pengisian baterai.  

Pantograf Truk 

gambar pantograf truk

Pantograf truk serupa dengan pantograf trem 

Perangkat pantograf pada truk listrik bertugas untuk menyalurkan arus listrik searah (DC, direct current) dengan tegangan 700-750 Volt DC dari jaringan listrik atas langsung menuju motor listrik. Sebagian arus listrik yang tidak digunakan untuk motor listrik akan disimpan dalam baterai. Sistem pantograf pada truk listrik serupa dengan pantograf yang dipakai pada lokomotif (dengan sistem third rail),  kereta listrik bawah tanah (subway train) dan trem.  

>>> 250 Unit Mitsubishi Fuso eCanter Berdinas ke Penjuru Dunia

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top