Tren Elektrifikasi Mobil Klasik Tuai Protes Federasi Mobil Lawas

23/10/2019

Pasar mobil

5 menit

Tren Elektrifikasi Mobil Klasik Tuai Protes Federasi Mobil Lawas
Elektrifikasi sedang menjadi tren dan cakupannya sudah tidak lagi menyasar pada mobil baru, karena banyak mobil klasik dan legendaris mendapat sentuhan serupa.

Elektrifikasi mobil klasik kini telah menjadi tren, sudah banyak sekali rumah modifikasi memodernkan mobil-mobil ikonik dengan powertrain listrik seperti yang dilakukan Lunaz dan Swindon Powertrain dengan Rolls Royce Panthom V keluaran 1961.

>>> Mau lihat bagaimana Rolls Royce Panthom V listrik racikan Lunaz?

Lebih jauh, tren ini ternyata sudah sampai ke pabrikan yang mulai berkreasi dengan model-model legendarisnya, sebut saja Jaguar E-Type Zero, Volkswagen e-Kafer, dan Renault 4 e-Plein Air. Lebih jauh, Aston Martin bahkan menawarkan konversi model ikonisnya seperti DB6 MK2 Volante 1970, yang bisa kembali ditukar ke mesin orisinalnya jika diperlukan.

Mobil listrik Renault e-Plein Air berwarna putih

Tren elektrifikasi mobil klasik ditentang federasi internasional mobil klasik

Namun, tren elektrifikasi mobil klasik mendapatkan reaksi dari Federation Internationale des Vehicules Anciens (FIVA), yang menyatakan keberatan dalam penggunaan komponen mobil listrik modern untuk menggantikan dapur pacu asli mobil-mobil lawas.

>>> Temukan mobil pilihan dengan harga terbaik di sini

Namun demikian, FIVA menyadari dampak positif dari tren elektrifikasi mobil klasik, khususnya pada bagian peningkatan performa dan penyesuaian dengan standar emisi yang semakin tinggi. Namun demikian, mereka berharap retrofit yang dilakukan bersifat reversible, yang berarti bisa dikembalikan menjadi spesifikasi mobil aslinya.

Menurut definisi FIVA, mobil klasik adalah sebuah mobil yang setidaknya berusia 30 namun tetap dirawat tanpa mengganti spesifikasi aslinya, tidak digunakan sebagai mobil harian, dan dianggap sebagai warisan teknis dan budaya.

>>> Berita terlengkap seputar pasar mobil bisa Anda lihat di sini

“Buat kami, bentuk bodi bukanlah hal yang membuat sebuah kendaraan menjadi bersejarah. Namun, bagaimana keseluruhan mobil dibangun dan dan dirancang sesuai dengan bentuk aslinya,” ujar Tiddo Bresters, wakil presiden bagian perundang-undangan FIVA.

Aston Martin DB6 Volante 1970 yang dikonversi menjadi mobil listrik

FIVA menyarankan agar elektrifikasi mobil klasik bisa dikembalikan seperti spesifikasi orisinalnya

“Karenanya, jika ada pemilik, rumah modifikasi, atau bahkan pabrikan memilih untuk melakukan konversi mobil bersejarah, FIVA sangat menyarankan bahwa segala perubahan yang dilakukan reversible (dapat dikembalikan) dengan komponen aslinya disimpan secara aman. Dengan cara ini, kendaraan tersebut bisa dikembalikan menjadi bentuk aslinya, dan kembali menjadi sebuah mobil klasik bersejarah.”

Lalu, bagaimana menurut para pecinta mobil, apakah tren tren elektrifikasi mobil klasik memiliki dampak bagus untuk kelangsungan mobil lawas, atau justru menghilangkan nilai sejarah dan historis dari sebuah mobil legendaris?

>>> Berita otomotif terlengkap bisa Anda lihat di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top