Transformasi Menakutkan Corona, Dari Mobil Legendaris Hingga Virus Mematikan

25/03/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Transformasi Menakutkan Corona, Dari Mobil Legendaris Hingga Virus Mematikan
Pernah menjadi mobil idola selama lebih dari 40 tahun, Corona kini muncul lagi dan menakutkan dunia. Nama Corona bertransformasi menjadi virus mematikan.

Dunia terguncang dengan munculnya virus mematikan Corona (COVID-19) di akhir 2019. Hingga kini penyebarannya menyeluruh di semua negara dan dinyatakan sebagai pandemi global oleh organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO).

Toyota Corona

Corona bukanlah nama baru. Jauh sebelum populer sebagai virus mematikan, Toyota sudah menggunakan untuk nama salah satu modelnya, Toyota Corona. Diproduksi sejak 1957 model ini mampu bertahan lebih dari 40 tahun sampai generasi terakhir diproduksi tahun 2003 (Wikipedia).

Foto menunjukkan Toyota Corona Generasi Pertama tampak dari samping depan

Sebelum menjadi virus mematikan, Corona adalah mobil kebanggaan Toyota

  • Toyota Corona Generasi Pertama (1957-1960) menggunakan kode T10 dan mesin berkapasitas 995 cc.
  • Toyota Corona Generasi Kedua (1960-1964) menggunakan kode T20 / T30. Ukurannya lebih besar dibanding dari model pendahulunya. Toyota Corona generasi kedua ini dikenal juga dengan Toyota Tiara.
  • Toyota Corona Generasi Ketiga (1964-1970) menggunakan kode T40 / T50. Dipasarkan di berbagai negara di dunia dengan beragam model, seperti Sedan 4-pintu, Hardtop Coupe 2-pintu, Sedan 5-pintu (semi wagon yang mirip Liftback), Station Wagon, dan Van. Untuk mesin tersedia dari yang paling kecil 1.200 cc hingga yang terbesar 1.900 cc. Toyota Corona Generasi Ketiga ini pula meraih sukses luar biasa dengan penjualan paling tinggi dibanding generasi sebelumnya. Sebagai gambaran, bulan September 1967 Toyota memproduksi sebanyak 80 ribu mobil, 30 ribu diantaranya adalah Corona.
  • Toyota Corona Generasi Keempat (1970-1973) menggunakan kode T80 / T90 dengan model berupa sedan, wagon hingga hardtop coupe. Untuk mesin tersedia dari 1500 cc, yang kemudian muncul facelift 1600 cc, hingga 2.000 cc. Pada generasi keempat ini untuk pertama kalinya Toyota Corona dimodikasi sebagai mobil elektronik dan ditampilkan di ajang Tokyo Motor Show 1970. Pada generasi ini Toyota Corona untuk pertama kali secara resmi dijual di Indonesia, dan dirakit secara lokal.

>>> Tertarik membeli mobil Toyota, baca dulu ulasannya di sini!

Foto menunjukkan Toyota Corona 1973 tampak dari samping depan

Toyota Corona Generasi keempat, model Corona pertama yang dijual di Indonesia

  • Toyota Corona Generasi Kelima (1973-1979) menggunakan kode T100, T110, T120. Tersedia mesin dari kapasitas 1.600 cc hingga 2.200 cc.
  • Generasi Keenam (1978-1982) menggunakan kode T130. Mobil ini memiliki desain boxier serta dibekali mesin berkapasitas 1.600 cc hingga 2.400 cc. Selain tersedia dalam versi Sedan, Hardtop Coupe, dan Wagon, pada generasi ini dikeluarkan satu model baru pada tahun 1979 yaitu Liftback 5 pintu yang sekarang berkembang menjadi model hatchback.
  • Generasi Ketujuh (1982-1987) menggunakan kode T140, T150, dan T160. Model T140 menjadi generasi terakhir Toyota Corona yang menggunakan penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD). Corona ini dipasarkan di Jepang, Asia, Australia, dan Amerika Latin, dan tidak dijual di Eropa, Amerika Utara, dan Indonesia. Sedangkan Corona berkode T150 jadi model pertama Corona yang menggunakan penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD). Corona T150-series kemudian dikenal dengan sebutan Corona FF untuk membedakan dengan Corona lama (RWD) yang masih dijual. Untuk performa tersedia mesin berkapasitas 1.500 cc hingga 2.400 cc. Di Indonesia, T150 asli dijual sebagai Corona GL dan setelah facelift 1985 ia menjadi Corona EX-Saloon (AT151). Untuk model T160 yaitu Corona Coupé  (1986-1989) masih menggunakan basis Corona generasi ketujuh. Namun model ini tidak dijual di Indonesia.
  • Toyota Corona Generasi Kedelapan (1988-1992) menggunakan kode T170. Di Eropa model populer dengan sebutan Carina II. Pada generasi ini Toyota merayakan pencapaian penjualan 10 juta unit dengan mengeluarkan edisi spesial yaitu Corona Super Roomy. Model ini hanya diproduksi sebanyak 500 unit dan semuanya terjual di pasar Jepang.
  • Toyota Corona Generasi Kesembilan (1992-1998) muncul menggunakan kode T190 dengan sebutan Carina E. Debut perdananya dilakukan di Geneva Auto Show 1992 dan resmi menggantikan Carina II atau Corona generasi kedelapan. Di Indonesia model T190 dijual dengan nama Corona Absolute dan menjadi model Corona terakhir yang resmi dijual di Indonesia.

>>> Mau tahu berapa harga Toyota Corona sekarang? Cek di sini!

Foto menunjukkan Toyota Corona Generasi Kesembilan tampak dari samping depan

Toyota Corona Generasi Kesembilan, model Corona terakhir yang dijual di Indonesia

  • Generasi Kesepuluh (1996-2001) menggunakan kode T210. Untuk generasi ini hanya ada satu model yang dikeluarkan Toyota Jepang sekaligus menjadi model terakhir, yaitu Corona Premio dengan pilihan mesin mulai 1.600 cc hingga 2.000 cc.
  • Generasi Kesebelas, Avensis (1997-2003) menggunakan kode T220. Model ini dibuat hanya untuk pasar Eropa dengan nama Toyota Avensis untuk menggantikan Carina II.

>>> Anda mau membeli mobil Toyota Corona? Klik sini untuk mendapat beberapa pilihan terbaik

Transformasi Menakutkan

Meski tak berlanjut, Corona sukses mencatatkan diri sebagai salah satu model Toyota paling laris dan paling legendaris. Sayang, Corona kini muncul lagi dan menakutkan dunia. Nama Corona bertransformasi menjadi virus mematikan (COVID-19) dan mewabah di seluruh belahan dunia. Tak ada benang merah dengan mobil legendaris buatan Toyota selain namanya yang kebetulan sama.

Gambar ilustrasi Pandemi Virus Corona

Corona muncul lagi sebagai virus mematikan dan menjadi pandemi global

>>> Ini cara Toyota Indonesia Hadapi Virus Mematikan COVID-19

Corona melumpuhkan berbagai sendi kehidupan. Semua negara kini berjuang menemukan cara paling ampuh agar virus mematikan ini tidak semakin menyebar parah, mulai isolasi pasien teridentifikasi, hingga menutup akses dari dan ke dunia luar (lokcdown).

Di Indonesia monitoring data COVID-19 terbagi menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Kasus Terkonfirmasi alias positif COVID-19. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 23 Maret 2020 kasus Corona di Indonesia sebanyak 686 kasus, Sembuh 30 orang, dan Meninggal 55 orang. Sedangkan di level global menurut data Woldometer per tanggal 24 Maret 2020 terjadi sebanyak 418.328 kasus dengan kematian sebanyak 18.611 orang dan sembuh sebanyak 108.323 orang. Sisanya dalam pemantauan tim medis.

Ya, Corona menjadi virus mematikan dan itu sama sekali tidak dikehendaki oleh Toyota maupun yang lain.

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut simak berita seputar pasar mobil di Indonesia dan dunia

Foto menunjukkan sejumlah orang mengenakan masker di tempat umum

Semua negara berjuang melawan Corona

>>> Klik sini untuk lanjut simak berita otomotif yang hot lainnya

Share this post:
Fatchur Sag
Penulis
Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Toyota dan Hino Duet Bikin Truk Berbahan Bakar Hidrogen

24/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Toyota dan Hino menyepakati kerjasama pengembangan truk berbahan bakar hidrogen (heavy duty fuel cell truck) demi memenuhi target besar bebas emisi 2050.

Lihat juga

Komparasi Toyota Agya TRD 2020 vs 2017, Perlu Upgrade?

24/03/2020

Mobil baru

3 menit

Bagi Anda yang sudah memiliki Toyota Agya 2017 apakah perlu untuk ganti ke Agya terbaru? Agar paham simak komparasi Toyota Agya TRD 2020 vs 2017, Perlu Upgrade?

Lihat juga

Ada Imbauan di Rumah Saja, Toyota Gencar Jualan Mobil Lewat Online

24/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Toyota mengalihkan strategi untuk berjualan secara online di tengah imbauan di rumah saja. Hal ini dilakukan agar penjualan mobil-mobil Toyota bisa meningkat.

Lihat juga

Dua Karyawan Positif Corona, Toyota Tutup Produksi Corolla di Jepang

23/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Toyota memutuskan menutup line produksi Corolla di Jepang setelah dua karyawannya positif terjangkit virus Corona. Penutupan dilakukan untuk waktu 3 hari.

Lihat juga

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Mobil BYD Kini Produksi Masker

23/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Pandemi virus Corona menyebabkan semakin menipisnya stok alat kesehatan seperti masker dan disinfektan. Sangking kritisnya, BYD membuat fasilitas untuk membuat ratusan ribu masker dan disinfektan per harinya.

Lihat juga