Transaksi Non Tunai Nirsentuh Tidak Untuk Seluruh Gardu Tol

15/02/2021

Pasar mobil

3 menit

BPJT menjelaskan transaksi non tunai nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) tidak akan diterapkan di seluruh gardu tol, melainkan hanya 50 persen saja.

Transaksi non tunai nirsentuh jalan tol jadi rencana besar saat ini. Transaksi berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) ini bakal meniadakan penggunaan kartu uang elektronik sehingga pengendara tidak perlu berhenti untuk melakukan tapping. Namun demikian, pengendara yang memilih menggunakan kartu tidak perlu khawatir karena kartu masih bisa digunakan.

Hanya 50 persen

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menuturkan, transaksi nirsentuh MLFF akan diterapkan 50 persen dari seluruh gardu pembayaran di gerbang tol. Sedangkan sisanya tetap menggunakan kartu tol seperti sekarang.

“Penerapannya nanti akan berjalan dengan skema sekitar 50% dari total gardu pada gerbang tol akan digunakan untuk MLFF, sedangkan 50% digunakan bagi pengguna yang melakukan pembayaran nontunai konvensional.” kata Danang seperti dirilis laman BPJT, (12/2/2021).

>>> 41 Ruas Tol Dipersiapkan Untuk Transaksi Nirsentuh

Foto kendaraan melintas di bawah sensor teknologi MLFF

Pengguna jalan tol tidak perlu lagi berhenti untuk melakukan pembayaran

Konstruksi sudah dimulai

Sebagaimana diberitakan, proyek transaksi non tunai nirsentuh di jalan tol, resmi ditangani Roatex Ltd. Zrt. Perusahaan teknologi asal Hungaria itu bakal menangani penerapan MLFF dengan masa konsesi 10 tahun, dimulai dari pelaksanaan konstruksi hingga implementasi di lapangan. Untuk tahap persiapan dan konstruksi Roatex diberikan waktu 12 bulan, sedangkan penerapannya paling cepat pada awal 2022.

BPJT menjelaskan, saat ini tahap konstruksi sudah dimulai. Diharapkan akan berjalan sesuai rencana sehingga tahun 2022 benar-benar bisa diimplementasikan, khususnya pada 41 jalan tol di Jawa dan Bali. Transaksi non tunai nirsentuh ini bakal mempersingkat waktu perjalanan pengendara karena memangkas waktu pembayaran menjadi 0 detik, dari sebelumnya 4-10 detik. Selain itu juga bakal menghilangkan waktu antrean kendaraan seperti yang biasa terjadi jika lalu lintas sedang padat.

Dengan sistem pembayaran MLFF, pembayaran dilakukan secara otomatis. Saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong. Teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang digunakan pada transaksi ini telah sukses diterapkan di beberapa negara di Eropa.

“Negara-negara di Eropa sudah menggunakan sistem GNSS, di antaranya Slowakia, Jerman, Ceko, Rusia dan Belgia,” tutur Chief Operating Officer (COO) Roatex, Andras Szabo dalam presentasinya di Restoran Queens Head Kemang, Jakarta, Sabtu (30/1/2021) lalu.

>>> Tips Menggunakan Uang Elektronik di Jalan Tol Tanpa Ribet

Foto Jalan Tol Krian-Mojokerto dari udara

MLFF bakal diuji coba di 41 ruas tol pada tahun 2022

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top