Perang Low MPV Terbaru di November, Toyota Veloz Jadi Rajanya

15/12/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Perang Low MPV Terbaru di November, Toyota Veloz Jadi Rajanya
5 mobil Low MPV di Indonesia mengalami penyegaran pada November 2021. Diantara kelima model itu Toyota Veloz memimpin dengan angka penjualan yang cukup tinggi.

Bulan November 2021 diwarnai dengan 'perang' Low MPV di Indonesia. Tercatat ada lima Low MPV yang mengalami penyegaran hingga ubahan total dan meluncur pada bulan kesebelas itu. Kelima model itu antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, dan Toyota Veloz

Toyota Veloz

Veloz dan Avanza terbaru mendominasi segmen Low MPV di Indonesia

Diantara lima model itu, Toyota Veloz menjadi rajanya. Toyota Veloz yang kini tak lagi mengusung emblem 'Avanza' cukup diminati pada bulan pertamanya mengaspal di Tanah Air. 

>>> Toyota Veloz 2022 Bikin Konsumen Rush Berpaling?

Penjualan Toyota Veloz Moncer

Dalam catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, secara wholesales Veloz menjadi Low MPV terlaris sepanjang November 2021. Tercatat 4.210 unit Veloz terdistribusi ke dealer-dealer Toyota seluruh Indonesia. Tepat di bawah Veloz terdapat Toyota Avanza dengan distribusi sebanyak 3.947 unit. 

Toyota Veloz

Penjualan Veloz di luar ekspektasi Toyota

Kemudian untuk Daihatsu Xenia mengisi tempat ke-11 mobil terlaris di Indonesia. Penjualan Xenia secara wholesales mencapai 2.635 unit sepanjang November 2021. Sedangkan Mitsubishi Xpander yang mengalami penyegaran wajah hingga perubahan transmisi hanya terdistribusi sebanyak 1.550 unit.

Sementara itu, kehadiran Suzuki Ertiga Sport FF Limited Edition tampak kurang berhasil mendongkrak penjualan Ertiga secara wholesales. Ertiga harus absen dari daftar mobil terlaris se-Indonesia pada periode tersebut. 

Suzuki Ertiga

Suzuki hanya menambah aksesoris pada Ertiga Sport FF

Itu kalau secara wholesales, pada kenyataannya tampilan baru Veloz dan Avanza memang sanggup menarik perhatian masyarakat Indonesia. PT Toyota Astra Motor sendiri mencatat pemesanan Veloz dan Avanza membludak. Sebulan setelah meluncur, pemesanan Avanza dan Veloz mencapai 12.000 unit. Veloz cukup mendominasi dengan kisaran 60-70% atau sekitar 7.000-8.000-an unit dan sisanya merupakan Avanza. 

Daihatsu Xenia

Daihatsu Xenia juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia

Pun demikian dengan Xenia yang disebut Daihatsu mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Sejak meluncur 11 November All New Xenia, maupun Xenia model sebelumnya, secara total telah terjual sebanyak 1.555 unit, atau naik 199% dibandingkan rata-rata penjualan bulanan sebelumnya.

>>> Review Toyota All New Veloz 2022: Buat Pecinta Avanza yang Lebih Mapan

Low MPV Masih 'Panas'

Mitsubishi Xpander pun merasakan hal yang sama. Meski tak menjelaskan mendetail setidaknya ubahan yang disajikan Mitsubishi Xpander sanggup berkontribusi terhadap meningkatnya penjualan. Model Xpander (termasuk Xpander Cross) mampu menjaga pangsa pasar di segmen small MPV sebesar 27%, dan terjual 4.356 unit atau meningkat 478 unit dibandingkan capaian bulan Oktober 2021. 

Mitsubishi Xpander

Xpander tak kalah mencuri perhatian

Angka penjualan tersebut setidaknya dapat menggambarkan bahwa persaingan Low MPV di Indonesia tahun depan masih akan panas di tengah model-model Low SUV bermunculan. Kira-kira siapakah yang akan mendominasi segmen Low MPV tahun depan? Sanggupkah Avanza menjadi yang terlaris atau justru Veloz bakal lebih diminati? Bagaimana menurut Anda?

>>> Tanpa Diskon PPnBM, Harga Avanza dan Veloz Tembus Rp 300 Juta

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top