Toyota Rush vs Fortuner Diesel, Mana Yang Lebih Worth It Dibeli?

30/08/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Kali ini tim Cintamobil.com akan melakukan komparasi terhadap 2 SUV 7 penumpang dari Toyota, yaitu Rush dan Fortuner. Mana yang lebih worth it untuk dibeli?

Di luar sama-sama SUV 7 penumpang, kedua Toyota Rush dan Toyota Fortuner memang berasal dari kelas yang berbeda. Namun, masing-masing mobil tentu memiliki kelebihannya tersendiri.

Rush tentu unggul dari segi ekonomis ketimbang Toyota Fortuner yang harganya bisa dua kali lipatnya. Tetapi, Fortuner memiliki keunggulan dengan dimensi yang lebih besar dan performa yang lebih baik.

Gambar Toyota Fortuner

Apakah dimensi lebih besar dan performa lebih baik membuat Fortuner lebih worth it untuk dibeli?

Untuk itu, mari kita jabarkan satu persatu untuk melihat mana yang lebih worth it untuk dipilih di antara kedua mobil tersebut.

>>> Bedah Fitur Toyota Fortuner dan Rush GR Sport Terbaru

Harga dan Biaya

Agar selisihnya tak terlalu timpang, kami akan menggunakan Toyota Rush 1.5 S A/T GR Sport sebagai tipe termahal dengan harga Rp 268.7 juta dan Toyota Fortuner 2.4 G M/T sebagai tipe termurah dengan harga Rp 484,6 juta.

Meski sudah membandingkan tipe termahal dan tipe termurah, selisih harga kedua mobil masih mencapai Rp 215,9 juta. Dengan selisih harga tersebut, Anda masih bisa membeli Toyota Raize.

Gambar Toyota Rush GR Sport

Meski sebagai tipe termahal, Toyota Rush GR Sport tetap jauh lebih ekonomis dibanding Fortuner

Soal biaya perawatan, Rush dengan mesin 4-silinder bensin yang berbagi platform dengan Daihatsu Terios juga lebih terjangkau. Seperti yang telah kami sebutkan di di atas, Rush unggul soal pertimbangan ekonomis.

Dimensi

Toyota Rush memiliki panjang 4.435 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.705 mm, dan jarak sumbu roda 2.685 mm. Sedangkan Toyota Fortuner memiliki panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.835 mm, dan jarak sumbu roda 2.745 mm.

>>> Bikin Mobil Makin Nyaman dengan Aksesoris Toyota Rush

Sama-sama mengusung ladder frame, Fortuner secara keseluruhan memiliki dimensi yang lebih besar. Dengan itu, kelegaan kabin baik headroom atau legroom di Fortuner masih lebih baik ketimbang Rush.

Gambar Toyota Fortuner

Dimensi lebih besar membuat kabin Toyota Fortuner lebih lega tentunya

Uniknya, ground clearance Fortuner dan Rush tidak berbeda terlalu jauh, yaitu 225 mm dan 220 mm. Artinya kedua mobil cukup bersahabat untuk dikendarai melewati jalan yang kurang mulus atau genangan air.

Namun, untuk berkendara sehari-hari di perkotaan, kami lebih menyukai dimensi Rush yang lebih ramping dan sudah cukup nyaman untuk menampung 7 penumpang. Untuk itu, dalam pertimbangan dimensi kami akan kembali memilih Toyota Rush.

Powertrain

Untuk sektor powertrain, Toyota Rush mengusung mesin bensin 2NR-VE 4-silinder 1.496 cc Dual VVT-i yang menghasilkan tenaga 103 HP dengan torsi 136 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang (RWD) melalui transmisi otomatis CVT untuk tipe yang digunakan dalam komparasi.

Sedangkan Toyota Fortuner mengusung mesin diesel common rail 2GD-FTV 4-silinder 2.393 cc dengan VNT dan intercooler yang menghasilkan tenaga 148 HP dengan torsi 400 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang (RWD) melalui transmisi manual 5-percepatan.

Gambar Mesin 2NR-VE

Meski kubikasi beda jauh, ternyata akselerasi dan efisiensi mesin 2NR-VE tak jauh berbeda dengan 2GD-FTV

>>> Harga Setara, Pilih Nissan Terra atau Toyota Fortuner GR Sport

Meski tenaganya hanya unggul 45 HP, tetapi torsi Fortuner unggul jauh sebesar 264 Nm. Perbedaan itu terlihat dalam akselerasi 0 - 100 km/jam yang dapat dituntaskan Fortuner dalam waktu 12,8 detik. Sedangkan Rush menyelesaikan akselerasi tersebut dalam waktu 13,5 detik, selisih 0,7 detik dari sang kakak.

Untuk konsumsi bahan bakar, Rush mampu mencatatkan efisiensi 13 kilometer per liter untuk rute kombinasi, sedangkan Fortuner mencatatkan efisiensi 14 kilometer per liter di rute yang sama.

Ternyata, setelah dijabarkan dengan data performa keduanya cenderung mirip-mirip. Tentu, mesin diesel Fortuner pasti lebih unggul dalam hal menanjak, tetapi dari segi akselerasi dan efisiensi bahan bakar, bedanya tidak terlalu jauh.

Kesimpulan

Dari segi fitur, kedua mobil sebenarnya cenderung sama. Namun untuk Rush tipe GR Sport, ada fitur infotainment dengan konektivitas Android Auto dan Apple Car Play, serta fitur Idling Stop yang baru diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar saat di kemacetan.

Gambar Idling Stop

Fitur Idling Stop hanya tersedia untuk tipe GR Sport

Jika pertanyaannya mana yang lebih worth it untuk dibeli antara Toyota Rush 1.5 S A/T GR Sport dan Toyota Fortuner 2.4 G M/T, kami akan menjawab Toyota Rush.

Sama-sama bisa membawa 7 penumpang, performa beda tipis, dan harga yang berbeda jauh, Rush menjadi pilihan yang lebih rasional.

>>> Klik di sini untuk melihat harga dan promo untuk mobil-mobil Toyota

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top