Geser VW, Toyota Jadi Merek Mobil Terlaris di Dunia Tahun 2020

29/01/2021

Pasar mobil

4 menit

Geser VW, Toyota Jadi Merek Mobil Terlaris di Dunia Tahun 2020
Tahun 2020 menjadi catatan manis bagi Toyota. Produsen asal Jepang itu berhasil mencatatkan dirinya kembali ke posisi teratas merek mobil terlaris di dunia.

Toyota Motor Corporation berhasil menggeser posisi Volkswagen AG sebagai merek mobil terlaris di dunia. Ini merupakan kali pertama lagi Toyota berada di posisi teratas usai digusur lima tahun silam. 

Diberitakan Bloomberg, Jumat (29/1/2021) penjualan Toyota group termasuk anak perusahaannya Daihatsu Motor Co. dan Hino Motors Ltd. pada tahun 2020 tercatat mencapai 9,53 juta unit. Angka ini lebih banyak dari VW Group yang bulan lalu mengumumkan keseluruhan penjualannya hanya 9,31 juta unit. Keberhasilan produsen Jepang ini menjadi catatan tersendiri di tengah pandemi. Torehan positif itulah yang mengantar Toyota jadi merek mobil terlaris di dunia.

Merek Mobil Terlaris di Indonesia Sepanjang Mei 2020

Penjualan Toyota di Indonesia pun masih yang teratas

>>> Toyota Jadi Merek Mobil Paling Dicari Sepanjang Tahun 2020

Catatan Buruk VW dalam 1 Dekade Terakhir

Meski permintaan perlahan-lahan mulai pulih pada akhir tahun 2020, adanya penutupan pabrik sementara dan juga showroom berkontribusi terhadap menurunnya penjualan hingga 14 persen dibandingkan tahun 2019. Buruknya penjualan juga dipengaruhi oleh daerah yang tak bisa menangani virus corona dengan cepat.

VW masih unggul di kawasan Uni Eropa. Berdasarkan data yang dirilis European Automobile Manufacturers Association, penjualan mobil penumpang VW di sana tercatat merosot 24 persen. Ini merupakan kali pertama VW merasakan penurunan penjualan yang cukup signifikan. Sedangkan secara keseluruhan, penjualan VW turun 15 persen sekaligus menjadi catatan buruk dalam satu dekade terakhir. 

CEO VW Herbert Diess beberapa waktu lalu sempat mengungkap bahwa pihaknya kini memang tengah berusaha untuk meningkatkan keuntungan ketimbang menaikan penjualan. 

Gambar menunjukan VW ID.3

Penjualan VW bisa pulih seiring dengan pengembangan mobil listrik

Di sisi lain, Toyota mendapat penerimaan yang cukup baik di Negeri Paman Sam AS, dimana penjualannya hanya turun sekitar 15 persen. Secara total, penjualan mobil Toyota di pasar global hanya turun 11 persen.

Meskipun AS tercatat sebagai negara yang memiliki kasus Covid paling tinggi disertai angka kematian yang juga melesat, tetapi ini tak memberikan dampak sebesar penerapan lockdown di Eropa. 

"Secara alami angka penjualan memang lebih kecil dibanding tahun lalu karena penyebaran virus corona. Namun berkat Toyota dan mitranya mampu memerangi penyebaran virus, maka kami dapat melanjutkan aktifitas perusahaan dan menjaga penurunan supaya tak terlalu merosot," jelas juru bicara Toyota Chisato Yoshifuji. 

>>> Daihatsu Rocky Hybrid Siap Mengaspal 2021, Pakai Teknologi Toyota

Toyota Diramal Masih Dominan di Beberapa Negara

Sekadar informasi, sebelum tahun 2020 penjualan VW selalu melampaui Toyota sejak tahun 2015. Namun para analis berpandangan, hasil penjualan tahun 2020 itu mungkin menunjukan tren jangka panjang.

Toyota diproyeksi masih bisa terus meningkatkan penjualan hingga tahun 2025. Sedangkan VW juga bisa kembali ke posisi puncak dengan dorongan untuk memproduksi kendaraan elektrifikasi. Tetapi pertumbuhan penjualan VW tersebut bisa terhambat lantaran lockdown jilid ke dua di pasar domestik. 

Sementara Toyota diramalkan akan menorehkan angka penjualan positif di Jepang, Amerika, dan juga China. 

>>> Toyota Celica Bakal Lahir Kembali?

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top