Toyota Mengaku Bangga Meski Penjualan Di GIIAS 2018 Turun

17/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Toyota Mengaku Bangga Meski Penjualan Di GIIAS 2018 Turun
Mendapatkan hasil penjualan lebih rendah dalam keikutsertaannya di GIIAS 2018, Toyota justru merasa bangga. Kok bisa?

Gambar Booth Toyota di GIIAS 2018

Toyota bawa puluhan model di GIIAS 2018

Sebelas hari memajang seluruh produk unggulannya di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, PT Toyota Astra Motor (TAM) mendapati hasil penjualannya lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Di GIIAS 2018 yang diselenggarakan mulai 2-12 Agustus 2018 di ICE BSD City Tangerang Banten, TAM membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 6.022 unit. Turun sebanyak 15,61 persen dibanding pameran yang sama tahun 2017 dimana TAM berhasil menjual sebanyak 7.136 unit kendaraan.

Atas pencapaian ini muncul berbagai anggapan, salah satunya konsumen tak lagi memandang merek Toyota sebagai pilihan utama dan mulai banyak beralih ke merek lain. Lalu bagaimana tanggapan TAM sendiri terkait hal ini?

Menurut Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, penurunan penjualan Toyota di GIIAS 2018 disebabkan banyak faktor. Namun secara garis besar, visi misi TAM bisa dikatakan sukses.

Sejak sebelum GIIAS 2018 TAM sudah menyampaikan bahwa pameran GIIAS tahun ini tidak memprioritaskan penjualan. PT Toyota Astra Motor (TAM) memilih fokus memperkenalkan teknologi mobil listrik dan mobil konsep masa depan. Karenanya tak ada model baru yang diluncurkan di pameran bertaraf international ini.

>>> Tanpa Target Penjualan, Toyota Hasilkan Ribuan SPK di GIIAS 2018

Gambar Toyota Avanza dengan tenda di atap

Toyota Avanza masih jadi unggulan buat menarik minat konsumen

Adapun hasil penjualan yang akhirnya didapat dan persentasenya lebih rendah dibanding tahun lalu, bukan berarti merek Toyota tak lagi dipandang konsumen. Selain karena tak ada model baru yang membuat pengunjung penasaran, kemudahan mengakses dealer juga jadi alasan tersendiri.

Soerjo menganggap dengan adanya banyak dealer di berbagai daerah konsumen bisa lebih mudah mandapatkan berbagai layanan dari Toyota seperti lebih mudah mendapatkan informasi seputar produk, lebih mudah dan dekat untuk bertransaksi, serta lebih gampang mendapatkan fasilitas test drive dan sebagainya.

Hal itu membuat perilaku konsumen sedikit banyak berubah. Jika sebelumnya mereka datang ke pameran terfokus pada membeli mobil, pameran kali ini mereka benar-benar fokus menggali informasi produk dan teknologi. Itu nanti yang bakal memberikan efek besar setelah pameran selesai digelar.

>>> Baca juga: Harga Toyota Kijang Innova Agustus 2018: Penawaran Bunga 0,88% Dan Berkesempatan Mendapatkan 1 Toyota Yaris

“Menurut saya ada beberapa faktor yang berpengaruh pada nilai transaksi, yang tampak lebih rendah dibanding tahun lalu. Sebagai contoh, tahun lalu ada beberapa produk baru yang bermunculan di segmen besar, dan jadi pemicu juga pasarnya berkembang, dan dapat terlihat di transaksi yang bagus,” tutur Soerjo kepada salah satu media, Rabu (15/8/2018).

“Artinya penyelenggaraan GIIAS kali ini lebih berhasil dari sisi pamerannya, pengunjung datang dan dapat terpuaskan. Mereka mendapat semua informasi baik produk dan teknologi saat ini, maupun yang masa mendatang, Tidak semata mata untuk bertransaksi,” sambung Soerjo.

Apapun kilah yang disampaikan pihak TAM, masyarakat pecinta otomotif tentu menanti seperti apa efek besar pameran GIIAS 2018 ini terhadap penjualan Toyota mendatang.

>>> Baca review mobil Toyota impian kamu di sini, biar tak kecewa!

Foto Toyota Prius PHEV tampak dari depan

Di GIIAS 2018 Toyota fokus pada pengenalan teknologi mobil listrik dan tidak mematok target penjualan

>>> Berita terbaru dari dunia otomotif hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top