Toyota Memperkenalkan Powertrain Baru untuk Peningkatan Performa dan Efisiensi Bahan Bakar

28/02/2018

Pasar mobil
Toyota Memperkenalkan Powertrain Baru untuk Peningkatan Performa dan Efisiensi Bahan Bakar
Toyota mengumumkan telah mengembangkan beberapa sistem powertrain berdasarkan arsitektur global Toyota, Toyota New Global Architecture (TNGA). Perkembangan powertrain ini dilakukan Toyota untuk peningkatan performa berkendara dan teknologi yang ramah lingkungan.

Dalam pernyataannya, Toyota berencana untuk mengembangkan transmisi CVT (Continuously Variable Transmission), transmisi manual 6 kecepatan, mesin 2.0 Liter, sistem hybrid 2.0 Liter dan sistem 4WD berdasarkan TNGA. Kerangka perkembangan ini bertujuan untuk membuat mobil menjadi lebih bertenaga dan efisien.

Dengan menggunakan TGNA, Toyota telah mengubah mobil dari strukturnya, menurunkan pusat gravitasi, dan menerapkan inovasi lain untuk meningkatkan kinerja berkendara. Dimulai sejak debut Toyota Prius generasi keempat pada 2015, TNGA memperluas penggunaan platform baru di seluruh jajaran produk Toyota.

Gambar yang menunjukan ilustrasi pengembangan arsitektur kendaraan Toyota

TGNA menjadi dasar pengembangan mesin Toyota

Transmisi CVT yang baru ini dilengkapi dengan gigi peluncuran yang menjadi yang pertama di dunia. Peralatan ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi transmisi pada kecepatan rendah dibandingkan dengan CVT yang sudah ada. Gigi akan menyadari respons berkendara terhadap aplikasi akselerator sekaligus efisiensi bahan bakar yang superior.

>>> Baca juga Pembaruan wajah Toyota Yaris 2018 di Indonesia

Sebagai bagian dari langkah kedua pengembangan powertrain TNGA, Toyota akan memperkenalkan rangkaian transmisi baru berikut ini ke pasar dalam mesin mobil terbarunya.

1. Direct Shift-CVT: Jenis Transmisi CVT terbaru

Gambar yang menunjukan mesin Direct Shift-CVT dari Toyota

Direct Shift-CVT yang menghadirkan CVT versi terbaru

Dengan struktur baru yang mengadopsi roda gigi peluncuran, transmisi ini meningkatkan efisiensi transmisi yang signifikan dan peningkatan rasio penyebaran sebesar 15%. Kecepatan pergeseran ditingkatkan sebesar 20% karena sudut sabuk yang sempit dan katrol yang lebih minimalis.

2. Transmisi Manual 6 kecepatan terbaru (6MT)

Gambar yang menunjukan mesin injeksi lansung Dynamic Force Engine 2.0 Liter Toyota

6MT mendapatkan dukungan kontrol elektronik

Transmisi manual kelas atas (berdasarkan data Toyota Motor Corporation pada Februari 2018) yang lebih ringan dan kompak dengan implementasi sinkronisasi gir reverse khusus. Operasi transmisi manual ini didukung oleh kontrol elektronik yang mengurangi beban pengemudi.

3. Injeksi langsung mesin 2.0 Liter Dynamic Force Engine

Gambar yang menunjukan transmisi manual 6 percepatan pada mesin Toyota

Dynamic Force Engine 2.0 dari Toyota

Mesin baru ini menyadari kinerja kekuatan yang sama atau lebih besar sambil mewujudkan ekonomi bahan bakar yang terbaik di kelasnya melalui mesin dinamis 2.5 Liter dan Direct Shift-CVT. Mesin Dynamic Force Engine 2.0 Liter ini dikembangkan sebagai motor inti Toyota.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

4. Sistem Hybrid 2.0 Liter Toyota (THS II)

Gambar yang menunjukan sistem mesin hibrida 2.0 Liter dari Toyota

Sistem hybrid 2.0 untuk struktur mesin yang kecil dan hemat

Sistem mesin 2.0 Liter ini menerapkan teknologi memungkinkan struktur mesin yang lebih kecil, ringan, dan lebih hemat energi. Sistem 2.5 Liter sebelumnya diperkenalkan pada model Toyota Camry generasi VIII yang diluncurkan awal tahun lalu. .

5. Unit powertrain baru

Gambar yang menunjukan unit powertrain yang terletak pada Toyota Prius

Unit powertrain terbaru yang terletak pada Toyota Prius 

Unit powertrain tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kinerja lingkungan dan penggerak kendaraan bermesin bensin konvensional. Akan tetapi, teknologi inti akan tercermin pada peningkatan kinerja kendaraan listrik. Termasuk didalamnya kendaraan listrik hibrida (HEV), kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEVs), kendaraan listrik bertenaga beterai (BEV) dan kendaraan listrik berbahan bakar sel (FCEVs).

Berikut penjelasan powertrain TNGA Toyota

Dalam lima tahun ke depan sampai 2023, Toyota berencana untuk memproduksi 80% kendaraan dengan powertrain baru untuk mengurangi emisi CO2 hingga 18% atau lebih. Merek mobil komersial sampai mobil mewah Toyota, Lexus, dipersiapkan untuk penjualan di negara-negara berkembang, semisal Jepang, Amerika Serikat, Eropa.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

 
back to top