Toyota Kritisi Skema Pajak Mobil yang Tinggi di India

17/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Toyota Kritisi Skema Pajak Mobil yang Tinggi di India
Tingginya pajak mobil di India membuat Toyota gerah. Hal ini tentunya juga membuat kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di India tak kunjung membaik.

Toyota tidak akan berekspansi lebih jauh di pasar India karena kebijakan pajak yang lebih tinggi di negara tersebut. Kabar ini menjadi pukulan bagi India yang saat ini mencoba memikat produsen mobil global untuk mengimbangi kelesuan ekonomi yang parah akibat pandemi virus corona.

>>> Pandemi Covid-19 Membuat Mahindra Rela Melepas SsangYong Motors

Gambar menunjukan Mobil di jalan

Pajak mobil yang tinggi membuat kepemilikan mobil jauh dari jangkauan banyak konsumen

Pajak Mobil yang Tinggi Bisa Menghambat Pergerakan Ekonomi

"Pemerintah India telah menetapkan pajak atas mobil dan sepeda motor sangat tinggi sehingga perusahaan sulit membangun skala bisnis." kata Shekar Viswanathan, wakil ketua unit lokal Toyota, Toyota Kirloskar Motor seperti dikutip dari Auto News (9/16) seraya menambahkan bahwa pajak yang tinggi juga membuat kepemilikan mobil jauh dari jangkauan banyak konsumen, dan hal itu berarti juga pabrik tidak dapat memproduksi kendaraan dan pekerjaan tidak tercipta.

"Pesan yang kami dapatkan, setelah kami datang ke sini dan menginvestasikan uang, adalah kami tidak menginginkan Anda," kata Viswanathan dalam sebuah wawancara. "kami tidak akan keluar dari India, tetapi kami tidak akan meningkatkan skala bisnis kami." tutupnya.

Toyota sendiri telah beroperasi di India sejak tahun 1997. Produsen mobil asal Jepang tersebut memiliki 89 persen unit lokal. Di India, kendaraan bermotor termasuk mobil, roda dua dan kendaraan utilitas meskipun bukan kendaraan listrik menarik pajak setinggi 28 persen. 

Selain itu, ada juga pajak mobil tambahan, mulai dari 1 persen hingga 22 persen, berdasarkan jenis mobil, panjang, atau ukuran mesin. Sebagai contoh, pajak atas kendaraan utilitas yang panjangnya sekitar 13 kaki dengan mesin lebih besar dari 1,5 liter bisa mencapai 50 persen.

>>> Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan BPKB Mobil

Gambar menunjukan logo Ford

Ford memutuskan bekerjasama dengan Mahindra

GM dan Ford Telah Keluar dari India

General Motors telah keluar dari India sejak 2017 silam. Sementara Ford produsen mobil asal AS telah setuju tahun lalu untuk membentuk usaha patungan bersama Mahindra dengan memiliki 51 persen saham pengendali dan Ford memiliki 49 persen saham. Ford telah mengalihkan operasinya di India ke usaha patungan ini, termasuk personel dan pabrik perakitannya di Chennai dan Sanand.

“Ford dan Mahindra memiliki sejarah panjang dalam bekerja sama, dan kami bangga bermitra dengan mereka untuk mengembangkan merek Ford di India. Kami tetap berkomitmen penuh kepada karyawan, dealer, dan pemasok kami, dan era baru kolaborasi ini akan memungkinkan kami mengirimkan lebih banyak kendaraan kepada konsumen di pasar yang penting ini, ”kata Bill Ford, ketua eksekutif, Ford Motor Company tahun lalu (1/10/19).

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Rahmat Fajar Nugraha
Penulis
Rahmat Fajar Nugraha
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Aturan Naik Bus di Jakarta Selama PSBB

16/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Sarana transportasi termasuk sektor yang diatur selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota. Dan berikut aturan naik bus di Jakarta selama PSBB berlangsung.

Lihat juga

Nissan Perkenalkan Z Proto, Gambaran Suksesor 370Z

16/09/2020

Mobil baru

3 menit

Jadi salah satu mobil yang paling ditunggu semenjak teaser bulan Mei lalu, Nissan memamerkan sosok Z Proto. Sportscar prototype yang jadi preview Z generasi terbaru yang rilis tahun 2021.

Lihat juga

Mengenal Fungsi Isofix Pada Jok Mobil

16/09/2020

Pengemudian

3 menit

Fungsi Isofix pada jok mobil sangat berguna terutama berkaitan dengan anak. Fitur keamanan ini sudah ada di model produksi dari Peugeot 3008 dan 5008.

Lihat juga

Nissan Dikabarkan Bakal Ekspor Livina ke Negara-negara Asia

15/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Nissan dikabarkan bakal melakukan ekspor Livina yang dibuat bersama dengan Mitsubishi Xpander ke sejumlah negara di kawasan Asia dalam beberapa waktu ke depan.

Lihat juga

Agya Ayla SoliDaritas Touring Ceria ke Curug Sawer

16/09/2020

Event - Promosi

5 menit

Sehari menjelang diterapkannya PSBB 2 di DKI Jakarta, komunitas Agya Ayla SoliDaritas rupanya sudah berencana menggelar Touring Ceria ke kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Lihat juga