Toyota Kembangkan Sistem Pendeteksi Detak Jantung pada Mobil

01/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Toyota Kembangkan Sistem Pendeteksi Detak Jantung pada Mobil
Toyota dikabarkan tengah mengembangkan sebuah sistem pendeteksi detak jantung pada mobil. Sistem ini diharap bisa membantu pengendara saat mengalami anfal.

Serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan datang secara tiba-tiba. Siapapun tak ada yang bisa memprediksi kapan serangan jantung terjadi. 

Ada yang terkena serangan saat sedang menonton TV di rumah atau bahkan beberapa pengendara sempat mengalaminya saat sedang berada di jalan. Kalau terjadi di rumah, permasalahan terbesarnya adalah kemungkinan tak ada orang di sekitar yang bisa membantu membwa ke rumah sakit. 

Pun demikian saat berkendara, tak ada yang bisa menolong kecuali ada penumpang.

terkena serangan jantung

Ilustrasi serangan jantung

>>> Menhub: Kecelakaan Lalu Lintas Jadi Pembunuh Paling Mematikan Setelah Stroke

Masih Tahap Pengembangan

Untuk mencegah pengendara dari kecelakaan fatal yang disebabkan oleh serangan jantung ataupun penyakit lainnya, jenama asal Jepang Toyota dikabarkan tengah mengembangkan sistem yang bisa mendeteksi kesehatan jantung saat berkendara. 

Dilansir Autoindustriya, Kamis (10/1/2020), saat ini sistem itu masih jauh dari kenyataan. Toyota sendiri masih melakukan riset. 

Penelitian ini dipimpin oleh komando ilmuwan prinsipal di Toyota Collaborative Safety Research Center Pujitha Gunaratne. Mereka dikabarkan tengah mengembangkan algoritma yang nantinya bisa mendeteksi sekaligus memprediksi denyut jantung. 

Nantinya algoritma tersebut dapat menganalisa denyut jantung yang berpotensi mengancam jiwa pengendara saat mobil sedang melaju. Tim di bawah komando Pujitha itu berencana untuk bisa memasang sensor jantung langsung di dalam mobil Anda. Dengan begitu mobil dapat mendeteksi anomali jantung. 

Ketika terdeteksi, mobil akan memberi peringatan kepada pengendara. Apabila si pengendara tak memberikan respons, mobil secara otomatis akan menepi kemudian berhenti, bahkan memanggil pihak berwenang untuk meminta bantuan. 

Logo Toyota

Masih dikembangkan Toyota

>>> Toyota 86 EV Ini Menggunakan ‘Jantung’ Dari Nissan LEAF

Belum Diumumkan Waktu Peluncurannya

Pengembangan sistem pendeteksi detak jantung pada mobil ini dikerjakan bersama dengan Lab Biomedis dan Informatika Klinis University of Michigan. Ini merupakan fase terakhir dari tiga tahun melakukan riset. Pujitha pun percaya hasilnya memuaskan. 

Tahapan selanjutnya dari riset ini adalah melakukan eksplorasi sekaligus mengumpulkan data dari para pengendara melalui perangkat yang tak terpasang. Ini termasuk pemasangan sensor berbagai komponen di dalam mobil seperti yang bisa merespon terhadap sentuhan ataupun monitoring tanpa tanpa kontak. 

Toyota sendiri belum merilis batas waktu dari pengenalan sistem pendeteksi detak jantung pada setiap mobilnya. Tentunya perlu waktu yang cukup lama hingga akhirnya sistem bisa diproduksi secara massal pada mobil-mobil Toyota. 

>>> Confirm! Inilah Tampang Toyota Kijang Innova Facelift 2020

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top