Toyota Fortuner vs Honda CR-V, Mana yang Cocok Jadi Mobil Harian?

16/09/2021

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Kali ini, tim Cintamobil,com akan melakukan komparasi terhadap Toyota Fortuner vs Honda CR-V. Tapi, kami akan menggunakan parameter yang berbeda dari biasanya.

Toyota Fortuner dan Honda CR-V merupakan dua SUV yang populasinya cukup banyak di jalanan Indonesia. Artinya, banyak yang menggunakan kedua mobil ini sebagai mobil harian. Terutama mereka yang sudah berada di jenjang karier cukup 'nyaman' .

Untuk itu kami akan berfokus pada parameter-parameter yang berkaitan dengan mobilitas sehari-hari. Dari mulai konsumsi bahan bakar, kepraktisan, dan kenyamanan.

Dalam komparasi Cintamobil.com kali ini, kami akan menggunakan Toyota Fortuner 2.4 G bermesin diesel dan Honda CR-V 2.0L bermesin bensin nonturbo. Kira-kira, mana yang sebenarnya lebih cocok menjadi kendaraan sehari-hari?

>>> Toyota Rush vs Fortuner Diesel, Mana Yang Lebih Worth It Dibeli?

Konsumsi Bahan Bakar

Gambar Mesin Fortuner

Mesin diesel fortuner terbukti lebih irit

Parameter ini sangat penting dalam memilih mobil harian, karena mobil ini kemungkinan besar akan dipakai setiap hari. Semakin irit konsumsi bahan bakar, pengeluaran bulanan juga akan lebih irit.

Toyota Fortuner 2.4 G mengusung mesin diesel 4-silinder 2.393 cc common rail dengan Variable Nozzle Turbo dan intercooler yang berkode 2GD-FTV. Mesin tersebut mencatat konsumsi bahan bakar di angka 12 kilometer per liter untuk rute dalam kota yang jadi makanan sehari-hari mobil harian.

Di sisi lain, Honda CR-V 2.0L dibekali mesin bensin 4-silinder 1.997 cc i-VTEC yang berkode R20A. Mesin ini sayangnya hanya mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar di angka 9 kilometer per liter untuk rute dalam kota.

Tapi, perlu diingat bahwa Honda CR-V hanya membutuhkan bahan bakar beroktan 92 yang saat ini dihargai Rp 9.000 per liternya. Sedangkan Fortuner membutuhkan bahan bakar dengan cetane number tinggi yang dihargai Rp 10.200 agar filter solarnya tak mudah rusak.

>>> Ada Honda CR-V Tampil Serba Hitam, Dijual Rp 640 Jutaan

Gambar SPBU

Hindari mengisi bahan bakar cetane rendah agar tak merusak filter solar yang justru menguras kantong

Artinya, Fortuner memakan biaya Rp 850 per kilometernya, sedangkan CR-V memakan biaya Rp 1.000 per kilometernya. Dalam parameter ini, harus diakui mesin turbodiesel Fortuner masih lebih irit biaya.

Kepraktisan

Parameter kepraktisan di sini sebenarnya terbagi 2, yaitu kepraktisan dalam berkendara. Dan kepraktisan dalam menyimpan barang. Untuk mengetahui siapa yang lebih unggul dalam hal kepraktisan berkendara, kita harus mengetahui panjang, lebar, wheelbase, serta ground clearance kedua mobil.

Honda CR-V memiliki panjang 4.623 mm, lebar 1.855 mm, wheelbase 2.660 mm, dengan ground clearance 198 mm. Sedangkan Toyota Fortuner memiliki panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm, wheelbase 2.745 mm, dengan ground clerance 225 mm.

Dari data tersebut, CR-V kami bisa menyimpulkan bahwa CR-V lebih praktis untuk menjadi mobil harian dengan dimensi yang lebih kompak. Kemampuan bermanuvernya juga lebih baik karena wheelbasenya lebih pendek.

Gambar Honda CR-V

Honda CR-V lebih praktis untuk dibawa sehari-hari

Tetapi, Fortuner memiliki keunggulan dalam hal ground clearance yang membuat pemilik mobil lebih tenang untuk melintasi jalanan rusak atau genangan air.

Bagaimana dengan kepraktisannya untuk membawa barang? Honda CR-V 2.0L dengan konfigurasi 5-seater memiliki ruang bagasi sebesar 1110 liter. Sedangkan Toyota Fortuner dengan konfigurasi 7-seater memiliki ruang bagasi 716 liter, dan 1080 liter jika kursi baris ketiga dilipat.

Dalam parameter kepraktisan, Honda CR-V ternyata masih lebih unggul ketimbang Toyota Fortuner dengan dimensi lebih besar.

>>> Ini Perbedaan Fortuner 2.8 GR Sport dengan Tipe Legender

Kenyamanan dan Kesimpulan

Dalam hal kenyamanan berkendara, sudah pasti Honda CR-V dengan sasis monokok masih lebih unggul ketimbang Toyota Fortuner yang mengusung sasis tangga. Tak hanya itu, mesin bensin CR-V juga sudah jelas lebih senyap dibanding mesin diesel milik Fortuner.

Jika menilai ketiga parameter di atas, ternyata Honda CR-V 2.0L masih lebih cocok sebagai mobil harian. Ia unggul dalam hal kepraktisan dan kenyamanan yang sangat menunjang aktivitas sehari-hari.

Gambar Toyota Fortuner

Toyota Fortuner 2.4 G bisa jadi pilihan bagi Anda yang butuh mobil 7-seater

Mungkin Fortuner dengan konfigurasi 7-seater lebih cocok bagi pemilik mobil dengan keluarga besar yang ingin memakai mobilnya untuk pergi di akhir pekan bersama keluarga.

Untuk menjadi bahan pertimbangan, Honda CR-V 2.0L i-VTEC dibanderol Rp 479,8 juta, sedangkan Toyota Fortuner 2.4 G dibanderol Rp 518,4 juta.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top