Toyota Condor, Titisan Toyota Kijang Kapsul yang Jago Reli

05/05/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Toyota Condor menjadi salah satu spesies khusus titisan Toyota Kijang kapsul yang tergolong istimewa karena dikembangkan sebagai MPV tangguh yang jago reli

Toyota Kijang memang sangat layak menyandang predikat istimewa sebagai mobil (keluarga) legendaris. Bukan semata menjadi pelopor mobil sejuta umat yang pertama kali di Indonesia, juga karena Toyota Kijang diproduksi dan dikembangkan secara lokal sesuai kebutuhan serta dipasarkan di berbagai negara dengan nama-nama yang berlainan dan memiliki keunikan tersendiri. Semisal Condor-Stallion (Afrika Selatan). Tamaraw-Revo (Filipina), Unser (Malaysia), Zace (Taiwan, Vietnam).

gambar toyota condor

Sang titisan Toyota Kijang "kapsul" yang meramaikan segmen pasar MPV di kawasan Afrika

Di antara beragam Toyota Kijang tadi, boleh jadi Toyota Condor menjadi salah satu spesies Toyota Kijang yang tergolong istimewa. Sebab  Toyota Condor dikembangkan sebagai MPV merangkap SUV, sementara spesies sejenis yang beredar di luar Indonesia masih berevolusi pada jalur semula selaku MPV alias people carrier. Lalu apa saja yang menarik dari Toyota Condor?

>>> Meski Sudah Berumur, Ini Alasan Toyota Kijang Kapsul Bekas Masih Banyak yang Cari

Titisan Toyota Kijang Kapsul Tapi Long Wheelbase 

Pada dasarnya, Toyota Condor memakai basis platform Toyota Kijang Kapsul LWB (versi sasis panjang) dan  diproduksi oleh Toyota Afrika Selatan untuk menjawab kebutuhan konsumen dalam segmen pasar  MPV di kawasan  Afrika. Dan di antara berbagai varian  Toyota Condor terdapat varian 4WD  dengan sistem gerak empat roda yang didukung mesin berkapasitas besar dibanding versi Indonesia.

Gambar tampak belakang Toyota Condor Facelift 2002

Toyota Condor versi facelift tahun 2002

Salah satu  mesin bensin yang digunakan Toyota Condor adalah 2RZ-E 4 silinder 2,4 liter 113 HP dan 195 Nm. Sedangkan varian Toyota Condor diesel mengandalkan mesin diesel 5L 4 silinder 3,0 liter (NA, non-turbo) dengan 88 HP dan 192 Nm. Segenap output mesin disalurkan oleh transmisi manual 5-speed dan transfer case 2-speed menuju semua roda.  

gambar toyota condor

Mesin bensin 2,4 liter memberikan performa 113 HP dan 195 Nm

Karena memakai basis platform Toyota Kijang kapsul, maka interior Toyota Condor  bagaikan pinang dibelah dua. Kecuali tambahan tuas transfer case untuk varian Toyota Condor 4WD. Demikian pula sektor kaki-kaki juga setali tiga uang berupa paduan independent double wishbone torsion bar (suspensi depan) dengan live axle leaf spring (suspensi belakang). Sistem pengereman juga sama, kombinasi  rem cakram ventilasi (depan) dan tromol (belakang). 

Sistem 4WD    

Secara teknis, sistem gerak empat roda yang dipunyai Toyota Kijang Afrika Selatan  ini tergolong impresif karena sudah menganut sistem full-time 4WD dan dilengkapi dengan pengunci diferensial tengah serta 2-speed transfer case (high range + low range). Fitur pengunci diferensial tengah secara otomatis langsung aktif ketika pengemudi memilih low range ratio atau mode high range ratio plus lock (biasanya mempunyai kode 4HL atau HL atau High Lock).

gambar toyota condor

Tuas kecil untuk mengoperasikan sistem 4WD jenis full-time yang didukung pengunci diferensial tengah

Sebagai perbandingan, Toyota Hilux (hanya) memakai part-time 4WD yang telah menjadi ciri khasnya selama ini. Karena sulit menemukan data teknis sistem 4WD-nya, diasumsikan perangkat tersebut berasal dari Toyota Land Cruiser Prado Seri 90 (masa  produksi tahun 1996-2002) karena sama-sama menganut sistem 4WD full time. Bicara kemampuan jelajah lintas alam, sang kijang Afrika  ini memiliki sudut datang (approach angle) 37dan sudut pergi (departure angle) 30o sehingga mampu melewati medan off road cukup ekstrem.  

Berlaga Dalam Rally  

Mobil rally Team Castrol Toyota Condor 2.4 RV 4x4 dipersiapkan oleh Toyota South Africa Research and Development Team yang bermarkas di Prospecton, Durban, untuk berlaga dalam gelaran South Africa National Off Road Championship. Saat tampil perdana pada musim kompetisi tahun 2001, mobil hasil kawin silang MPV SUV ini dikemudikan oleh driver Kassie Coetzee dan co-driver Ockie Fourie.

Gambar mesin Toyota 7K

Mesin yang serupa dengan Toyota Kijang Kapsul ini dikilik hingga tenaganya terkerek 15 HP

Berkompetisi dalam kelas E (Class E, 4-Cylinder Production Class Category), modifikasi oleh Toyota South Africa Research and Development Team mencakup kenaikan tenaga mesin (153 hp menjadi  168 hp), memasang LSD belakang, menambahkan tangki bensin 260 liter, memperkuat kaki-kaki, melengkapi rollcage dan perangkat keselamatan lainnya.

Gambar Toyota Condor Rally

Siapa sangka kalau Kijang Kapsul yang identik dengan mobil keluarga ternyata jago reli

Tidak lupa pemakaian kopling set dan kampas rem jenis heavy-duty serta penggunaan limiting valve untuk mengatur proporsi rem depan belakang. Sedangkan sistem rem, transmisi dan  transfer case tetap standar. Hasilnya cukup memuaskan dengan memenangkan satu kelas (plus posisi 7 kelas umum) saat musim kompetisi 2002 (Barberspan 500). Sayang sekali kiprah mobil rally titisan Toyota Kijang ini terhambat masalah teknis hingga digantikan oleh Toyota Hilux 3.0TD 4x4 pada musim kompetisi tahun 2003.

>>> Fenomena Mobil Bekas: Harga Toyota Kijang Kapsul LGX Lebih Tinggi Dari Innova Di Tahun Yang Sama, Benarkah?

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top