Toyota 86 dan GR Supra di Indonesia Kena Recall, Ini Penyebabnya

22/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Toyota 86 dan GR Supra baru-baru ini diumumkan masuk dalam kampanye recall yang dilakukan PT Toyota Astra Motor. Apa ya permasalahan pada mobil sport itu?

Masalah fuel pump nyatanya masih menghantui para pabrikan di Indonesia. Kali ini giliran Toyota 86 yang terkena recall. Pemilik Toyota 86 dengan tahun produksi 2018 diminta untuk melakukan pengecekan ke bengkel dan kalau perlu dilakukan penggantian komponen fuel pump. 

>>> Toyota Recall Avanza dan 7 Model Lain di Indonesia karena Pompa Bensin

Bukan Recall Fuel Pump Toyota Pertama

Proses pengerjaan pengecekan dan penggantian fuel pump ini berlangsung sekitar 1,5 jam. Untuk prosesnya, pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu, agar dealer dapat mempersiapkan stall, teknisi, dan part yang akan diganti. Seluruh proses pemeriksaan dan penggantian tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Toyota 86 kena recall

Toyota 86 juga ikut kena recall karena permasalahan fuel pump

Ini bukan kali pertama Toyota recall sejumlah mobilnya di Indonesia akibat fuel pump. Sebelum Toyota recall Toyota 86, sudah ada kampanye serupa pada FJ Cruiser tahun produksi 2013—2014, Alphard tahun produksi 2017-2019, Kijang Innova tahun produksi 2017—2019, Fortuner tahun produksi 2017—2019, Hilux tahun produksi 2017—2019, Corolla produksi tahun 2018—2019, Camry tahun produksi 2019, C-HR tahun produksi 2018—2019, Voxy tahun produksi 2018, Avanza tahun produksi 2017—2019, dan Rush tahun produksi 2017—2019.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan bahwa aktivitas recall komponen fuel pump ini sudah berjalan lebih dari 1 tahun. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang belum melakukan pengecekan dan penggantian komponen fuel pump di bengkel Toyota.

“Untuk menjamin keamanan dan keselamatan pelanggan, kami terus melakukan monitor di lapangan serta melakukan pengecekan dan perbaikan pada komponen fuel pump. Kami berterima kasih atas respon yang cepat dan aktif dari pelanggan yang sudah melakukan pengecekan. Dan, kami juga mengimbau kembali agar para pemilik kendaraan yang dimaksud dapat segera mengecek kendaraannya dan - jika dibutuhkan - melakukan penggantian komponen fuel pump di bengkel Toyota,” ujar Henry dalam siaran persnya. 

>>> Toyota Recall Avanza di Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia?

Recall Toyota GR Supra

Selain aktivitas penggantian komponen fuel pump pada beberapa model tertentu, Toyota juga menghimbau pemilik GR Supra tahun produksi 2019—2021 untuk melakukan pengecekan pada jika diperlukan melakukan pemrograman ulang pada Engine Control Unit (ECU)-nya.

Pengerjaan pengecekan dan re-programming ECU Toyota GR Supra berlangsung sekitar 1-3 jam. Aktivitas recall yang meliputi proses pengecekan re-programming ini sangat mudah dilakukan di bengkel resmi Toyota dan tanpa biaya sama sekali (gratis).

Toyota GR Supra

Toyota recall GR Supra karena berpotensi mengalami masalah pada ECU

Seluruh jaringan bengkel Toyota yang saat ini berjumlah 292 bengkel yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia juga dilibatkan untuk memastikan berlangsungnya aktivitas recall dengan baik dan lancar.

Pada setiap aktivitas recall, Toyota menginformasikan hal tersebut kepada pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi, baik melalui surat resmi maupun melalui media massa dan situs resmi Toyota.

Pelanggan bisa menghubungi jaringan outlet resmi Toyota terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, serta dapat menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telepon 1-500-315.

Selain itu, pelanggan dapat juga mengunjungi website resmi Toyota di www.toyota.astra.co.id/ssc untuk melakukan pengecekan, dengan memasukkan nomor rangka dan selanjutnya akan muncul informasi apakah kendaraannya masuk dalam program recall Toyota.

Jika kendaraannya masuk ke dalam program ini, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan re-programming kendaraan jika diperlukan.

>>> Toyota Recall 44 Ribu Mobil Yang Ada Masalah Tentang Airbag

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top