Tolak Isu Discontinue, Toyota Klaim Penjualan Sienta Masih Bagus

24/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Tolak Isu Discontinue, Toyota Klaim Penjualan Sienta Masih Bagus
Isu Discontinue Toyota Sienta karena tidak laris dibantah oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Penjualan MPV pintu geser ini bahkan diklaim masih cukup bagus dan akan terus diproduksi.

Seorang cewek berpose bersama Toyota Sienta

Toyota Sienta, MPV tujuh penumpang berdesain boxy

Sejak bulan lalu saat rilis penjualan mobil semester I 2018, isu discontinue Toyota Sienta sudah santer di internet. Penyebabnya, penjualan Sienta yang mengalami penurunan cukup drastis hingga 73,74 persen.

Seperti yang tercatat di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada semester I 2018 penjualan Sienta hanya maksimal di angka 2.253 unit. Padahal di periode yang sama tahun 2017 lalu penjualannya mencapai 8.580 unit.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku distributor dan agen pemegang merek Toyota di Indonesia membantah tegas isu discontinue Toyota Sienta ini.

"Nggak ada, nggak akan discontinue," kata Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) di lokasi pameran GIIAS 2018 BSD City Tangerang Banten beberapa waktu lalu.

>>> Penjualan Sienta Menurun Tajam, Bakal Discontinue?

Foto Toyota Sienta kuning tampak samping depan

Awal kehadirannya di Indonesia, Toyota Sienta sangat memukau

Soerjo bahkan mengklaim penjualan multi purpose vehicle (MPV) pintu geser itu masih bagus dan akan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan melakukan penyegaran di beberapa bagian sehingga tampilannya makin menarik

"Performa penjualannya masih cukup bagus. Bahkan kami akan terus berusaha untuk meningkatkan penjualan," kata Soerjo.

"Harapan kami, penjualannya nanti setelah adanya ubahan-ubahan itu bisa ditingkatkan menjadi 1.000 unit per bulan. Jadi tidak akan kami stop penjualannya," sabungnya.

>>> Baca Review dan Spesifikasi lengkap Toyota Sienta 2017 di Sini!

Toyota Sienta adalah salah satu line up Toyota yang bisa dibilang masih baru. Diluncurkan pertama kali di Indonesia pada pameran IIMS 2016 menempati segmen yang sama ditempati Toyota Innova, MPV 7 penumpang ini mendapat respon luar biasa konsumen. Penjualan Sienta stabil di angka 2.000-an unit per bulan. Bahkan pernah mencapai dua kali lipatnya yaitu pada bulan Agustus dan September 2016 dengan penjualan sebanyak 4.920 unit dan 4.093 unit.

Namun setelah itu penjualan Sienta terus menurun. Desain boxy ditengarai jadi satu penyebab mobil ini mulai dijauhi konsumen seperti halnya yang terjadi pada Honda Freed. Terlebih pada tahun 2017 dimana mobil-mobil baru banyak diluncurkan seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero. Meski bukan satu segmen, kedua model tersebut sukses mengalihkan fokus konsumen yang sebelumnya hendak membeli mobil baru model lain seperti Sienta.

Gambar Interior Toyota Sienta 7 penumpang

Banyak yang kurang suka dengan desain boxy Toyota Sienta, padahal interiornya cukup lapang

Melihat data penjualan Toyota Sienta bulan Juli 2018 di Indonesia, memang terjadi penurunan cukup luar biasa. Bulan Juli 2017 Toyota Sienta terjual sebanyak 1.293 unit. Sedang di bulan Juli 2018 hanya laku sebanyak 194 unit saja atau turun hingga 85 persen.

Beda dengan penjualan ekspor yang masih cukup stabil. Bulan Juli 2017 ekspor Toyota Sienta ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Brunei mencapai 990 unit. Sedangkan pada bulan bulan Juli 2018 ekspor Sienta sebanyak 921 unit atau hanya turun 7 persen saja.

"Marketnya TMMIN nggak hanya domestik, tapi juga ekspor. Kadang-kadang itu itulah uniknya barang yang ada di Indonesia belum tentu di luar negeri," kata Soerjo.

Kesimpulannya, isu discontinue Toyota Sienta yang beredar di media tidak benar.

>>> Berita informasi dunia otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

>>> Cari mobil Toyota, cek spesifikasi dan harganya disini!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top