Ada puluhan ruas jalan tol di seluruh Indonesia yang saat ini beroperasi. Dari Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Namun, belum ada yang mengalahkan panjangnya dari ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) yang ada di Sumatra.
Tol terpanjang di Indonesia
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyebut Tol Terpeka masih memegang rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai ruas tol terpanjang di Indonesia. Selain itu juga tol tercepat pembangunannya, PT Hutama Karya (Persero) selaku penggarap hanya butuh waktu sekitar 2,5 tahun sampai tol resmi beroperasi.
“Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189 Km merupakan Jalan Tol terpanjang dan tercepat pembangunannya di Indonesia.” tulis BPJT di laman resminya.
Dengan panjang 189 Km pembangunan jalan Tol Terpeka hanya memakan waktu 2,5 tahun
Tol Terpeka
Jalan Tol Terpeka membentang dari Terbanggi Besar Lampung Tengah hingga Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. Ujung selatan tersambung dengan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) dan ujung utara tersambung dengan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapalbetung).
Tol Terpeka terbagi menjadi 2 seksi, Seksi 1 Terbanggi Besar - Pematang Panggang 112 Km dan Seksi 2 Pematang Panggang - Kayu Agung 78 Km. Untuk akses pengendara Tol Terpeka dilengkapi dengan 6 gerbang tol (GT), yaitu:
- GT Gunung Batin di KM 26,
- GT Menggala di KM 34,
- GT Lambu Kibang di KM 61,
- GT Way Kenanga di KM 77,
- GT Simpang Pematang di KM 99, dan
- GT Kayu Agung di KM 188.
Sepanjang tol tersedia 6 rest area untuk peristirahatan pengendara, juga menyediakan beragam barang kebutuhan selama perjalanan. 5 rest area berada di jalur arah Kayu Agung dan 4 rest area di jalur arah Pelabuhan Bakauheni.
Sejak 6 Januari 2020 tarif resmi diberlakukan. Termahal dari Simpang Susun Terbanggi Besar menuju Simpang Susun Kayu Agung, Golongan I sebesar Rp 170.000, Golongan II/III sebesar Rp 255.500, dan Golongan IV/V sebesar Rp 341.000. Sedangkan yang termurah dari Simpang Susun Lambu Kibang menuju Simpang Susun Way Kenanga, Golongan I sebesar Rp 15.000, Golongan II/III sebesar Rp 22.500, dan Golongan IV/V sebesar Rp 30.000.
>>> Tarif Tol TERPEKA Diberlakukan, Golongan I Terjauh Rp 170 Ribu
Pembangunan Jalan Tol TERPEKA tidak lebih dari dua setengah tahun
Sebagai salah satu backbone Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) keberadaan Tol Terpeka sangat penting dalam meningkatkan konektivitas antara Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan. Waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat, biaya pengantaran logistik juga menjadi lebih ringan.
Jalan Tol ini memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antara provinsi Lampung dengan provinsi Sumatera Selatan.
“Kemudian juga terhubung dengan berbagai kawasan-kawasan produktif, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi biaya logistik, dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Pulau Sumatera.“ tulis BPJT.
Berikut 9 Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang saat ini sudah beroperasi dengan panjang total 653 Km:
- Tol Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) 140 Km
- Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung (Terpeka) 189 Km
- Tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapalbetung) 38 Km
- Tol Belawan - Medan - Tanjung Morawa (Belmera) 43 Km
- Tol Medan - Binjai (Mebi) 13 Km
- Tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi (MKTT) 62 Km
- Tol Palembang - Indralaya (Palindra) 22 Km
- Tol Sigli - Banda Aceh Seksi 4 (Sibanceh) 14 Km
- Tol Pekanbaru - Dumai (Permai) 132 Km
Masih ada beberapa ruas yang kini masih tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tersambung dari Lampung hingga Aceh pada tahun 2024.
>>> 50 Persen Ruas Tol Trans Sumatra Belum Capai Target 50 Persen
Siapkan saldo yang cukup saat melintas di Tol Trans Sumatra


