Tilang Elektronik di Kebumen Mulai Berlaku, Sanksinya Blokir STNK

10/03/2020

Pasar mobil

5 menit

Tilang Elektronik di Kebumen Mulai Berlaku, Sanksinya Blokir STNK
Sistem tilang elektronik di Kebumen mulai berlaku sejak akhir Februari 2020. Para pelanggar yang dikirimi surat tilang wajib konfirmasi. Jika tidak, STNK akan diblokir.

Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mulai diberlakukan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen pun telah mengumumkan, sistem tilang elektronik ini telah berjalan sejak 28 Februari 2020.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang memantau langsung jalannya penerapan fasilitas ETLE ini menuturkan, diberlakukannya tilang elektronik di Kebumen dalam rangka meningkatkan kualitas kepolisian khususnya Satlantas di wilayah tersebut dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

>>> Tilang Elektronik di Yogyakarta Berlaku April 2020, Pakai Kamera Canggih

Lakukan Sosialisasi Terlebih Dulu

Satlantas Polres Kebumen

Saat ini baru 1 titik lokasi kamera CCTV ETLE di Kebumen

>>> Ingat! Tilang Elektronik di Jakarta Tetap Berlaku

Saat melakukan pengenalan sistem ETLE ini, hadir pula Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Muh Rikha Zulkarnain. Menurut dia, tilang elektronik akan lebih dulu disosialisasikan kepada warga yang melintas di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

"Kita sudah pasang kamera khusus di titik lampu merah Simpang Lima Pejagoan. Kamera itu akan memuat rekaman gambar nomor kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas sehingga nanti identitas pelanggar akan diketahui melalui alamat yang sesuai nomor kendaraan yang terdaftar," kata AKP Muh Rikha, seperti Cintamobil.com kutip dari Kebumenekspres.

Pelanggar Terancam STNK Diblokir

pengguna jalan di Kebumen

Diharapkan pengguna jalan di Kebumen sadar tertib berlalu lintas

>>> Cara Mengetahui Lokasi Tilang Elektronik Pakai Aplikasi Waze​​​​​​​

Muh Rikha Zulkarnain menjelaskan, pelanggar yang kedapatan tertangkap kamera CCTV ETLE akan dikirimi surat tilang yang sesuai alamat berdasarkan nomor identitas kendaraan. Setelah itu, penerima surat harus segera melakukan konfirmasi ke petugas.

Surat teguran akan diberikan sebanyak tiga kali. Jika tidak segera melakukan konfirmasi kepada petugas, maka Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan tersebut akan dilakukan pemblokiran. "Jika ada konfirmasi, pelanggar selanjutnya menindaklanjuti dengan pembayaran sesuai dengan jenis pelanggarannya. Jika tidak ada konfirmasi STNK akan diblokir," katanya.

Dengen penerapan sistem tilang elektronik di wilayah Kebumen ini, diharapkan masyarakat khususnya yang ada di Wilayah Kabupaten Kebumen semakin tertib berlalu lintas. Sehingga nantinya para pengguna jalan bisa sadar tertib berlalu lintas tanpa harus ada petugas.

>>> Berita otomotif lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top