Tilang di Tempat Masih Berlaku Meski Sudah Ada ETLE

24/03/2021

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Tilang di Tempat Masih Berlaku Meski Sudah Ada ETLE
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tilang di tempat masih berlaku untuk di sebagian wilayah. Ini lantaran belum semua daerah dibekali sistem ETLE untuk menindak.

Ada 244 kamera ETLE (Electronic Law Enforcement) di 12 Polda yang siap memantau para pelanggar lalu lintas di jalan. 244 kamera ETLE tersebut tersebar dengan rincian 98 titik Polda Metro Jaya, 56 titik Polda Jawa Timur, 21 titik Polda Jawa Barat, 16 titik Polda Sulawesi Selatan, 11 titik Polda Sulawesi Utara, 10 titik Polda Jawa Tengah, 10 titik Polda Sumatera Barat, 8 titik Polda Jambi, 5 titik Polda Lampung, 4 titik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, 4 titik Polda Riau, dan 1 titik Polda Banten.

Dengan begitu, ke-12 Polda tersebut bakal menerapkan sistem ETLE termasuk dalam hal penilangan. Artinya, proses penindakan tilang maupun pembayaran denda dilakukan secara elektronik. 

Kakorlantas

Kakorlantas Irjen Pol Istiono

>>> Tilang Elektronik Kian Canggih, Pelanggar Lalu Lintas Bisa Ditindak Dimanapun

Tilang di Tempat Masih Berlaku

Namun demikian hal itu tak serta merta menghilangkan tilang manual yang dilakukan di tempat kejadian. Dijelaskan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono tilang di tempat masih berlaku namun mulai bergeser ke atah semi otomatis. 

"Tindak tilang di tempat ini kan belum serentak semuanya ya, kita ada sebagian titik tertentu ETLE, titik tertentu belum, tilang manual dengan skala prioritas, kita lebih mengutamakan dengan semi elektronik lah ya difoto tapi nanti diproses. Tapi nanti semi otomatis kita nilang tapi prosesnya ETLE," jelas Istiono usai peluncuran ETLE Nasional, Selasa (23/3/2021). 

Sistem ETLE ini memang diharapkan agar para kepolisian nantinya hanya bertugas untuk melaksanakan kegiatan yang bersifat pengaturan pada saat terjadi kemacetan lalu lintas di mana masyarakat membutuhkan kehadiran polisi pada saat itu. Kemudian penanganan-penanganan kecelakaan lantas dan kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan kepolisian lalu lintas.

Selama ini, tilang di tempat memang masih memicu kontroversi. Tak sedikit pengendara yang harus adu mulut lantaran tak merasa melanggar lalu lintas sekaligus menganggap pihak kepolisian hanya mencari untung semata dengan menilang.

tilang elektronik

Kamera ETLE diharap bisa kurangi oknum polisi nakal di jalan

>>> 10 Jenis Pelanggaran yang Bakal Terekam Kamera Tilang Elektronik

ETLE Bisa Perbaiki Citra Polisi

Sistem ETLE inilah yang disebut bisa mengurangi oknum polisi nakal di lapangan. Pun demikian dengan pelanggar yang ngeyel tak terima kalau dirinya ditilang. 

"Jadi boleh komplain tapi kalau ditindak mesin mana bisa, lengkap semua, nggak bisa ngelak. Kita pun kalau nggak bener bisa ditilang," tambah Istiono. 

Adapun Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa dengan beralihnya sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas ini dapat mengubah wajah kepolisian di mata masyarakat, yang dinilai Kapolri hingga saat ini masih saja ada oknum yang membuat minus citra polisi di mata masyarakat.

“Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakkan hukum kepolisian khususnya lalu lintas di jalan ini tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tentunya kita sering mendapatkan komplain terkait dengan masalah proses tilang yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota yang kemudian berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang," ungkap Sigit.

>>> Sering Jadi Polemik, Ini Dasar Polisi Berhak Menilang Kendaraan Telat Pajak

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top