Tidak Boleh Ada Kegiatan Sahur On The Road Saat Ramadhan

10/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Tidak Boleh Ada Kegiatan Sahur On The Road Saat Ramadhan
Kepolisian dan sejumlah pemerintah daerah melarang kegiatan sahur on the road selama Ramadhan 2021. Yang melanggar bisa dibubarkan hingga dikenai tindakan hukum

Sahur on the road (SOTR) jadi tradisi saat Ramadhan tiba. Namun di bulan puasa tahun ini kegiatan itu bakal susah ditemukan. Pihak kepolisian di berbagai wilayah hukum serta pemerintah daerah telah mengeluarkan larangan SOTR guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dibubarkan hingga sanksi tegas

Di wilayah DKI Jakarta, Polda Metro Jaya melarang kegiatan yang biasa dilakukan di jalanan pada tengah malam hingga dini hari tersebut. Bahkan ditegaskan bagi siapapun yang nekat melakukannya bakal dikenai tindakan tegas. Dari dibubarkan hingga dikenakan tindakan hukum dengan ancaman jeruji besi karena melanggar protokol kesehatan.

“Untuk menghindari penyebaran tersebut, kebijakan yang dikeluarkan adalah tidak diperbolehkan dilaksanakan SOTR untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (7/4/2021). “Jika kita lihat kerumunan sahur on the road, akan bubarkan. Tapi kita kedepankan secara persuasif dan humanis. Kalau diperingatkan tidak bisa, baru penindakan hukum protokol kesehatan yang kita lakukan," lanjutnya.

>>> Biar Konsentrasi Mengemudi Selalu Terjaga, Konsumsi Makanan Ini Saat Sahur

Foto menunjukkan Kombes Yusri Yunus

Untuk Ramadhan tahun ini polisi tegas melarang kegiatan sahur di jalanan

Di Bandung Jawa Barat kegiatan serupa juga dilarang. Pemerintah Kota (Pemkot) meniadakannya karena dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan yang memicu peningkatan Covid-19.

“Tidak ada,” kata Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Jum’at (9/4/2021).

Di Bekasi Jawa Barat, Wali Kota Rahmat Effendi mengimbau kepada warganya untuk tidak mengadakan kegiatan SOTR. Imbauan disampaikan melalui surat edaran nomor: 451/2922-SETDA.Kessos tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H di Masa Pandemi Covid-19.

“Sahur dan buka puasa bersama dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti,” kata Rahmat, (9/4/2021).

Di Tangerang, SOTR secara tegas dilarang sebagaimana surat edaran Wali Kota Nomor : 180 / 1208 -Hukum/2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Pada Masa pandemi Coronavirus Disease 2019.

"Untuk sahur on the road, takbir keliling, dan kegiatan berkerumun lainnya tidak diperbolehkan," tegas Walikota Tangerang Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (8/4/21).

Di Jawa Tengah, warga juga dilarang melakukan sahur di jalanan. Gubernur Ganjar Pranowo menginstruksikan untuk di rumah saja sahur bersama keluarga.

“Sahur or the road ra usah sek lah, saure nang omah wae, [tidak usah, sahur di rumah saja]” kata Gubernur di Kantornya pada Selasa, (6/4/2021).

Buka bersama dengan pembatasan

Berbeda dengan kegiatan SOTR, hampir seluruh daerah masih mengizinkan kegiatan buka bersama di tempat kuliner umum. Namun syaratnya pemilik usaha harus membatasi kapasitas tempat makan maksimal 50 persen.

Sebagai informasi, pada musim Ramadhan 2020 lalu kegiatan sahur di jalanan ini juga dilarang. Kapolri saat itu mengeluarkan Maklumat Nomor: Mak/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) pada tanggal 19 Maret 2020. Salah satu poinnya, yaitu "Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri."

>>> Nekat Mudik, Siap-Siap Diputarbalikkan di Pos Penyekatan

Foto suasana Ngabuburit Komunitas Citroen

Kegiatan ngabuburit bareng-bareng di tempat publik juga ditiadakan

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top