Penjualan Toyota Tetap Ngegas di Tengah Penerapan PPKM

06/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan Toyota bulan Juli 2021 mengalami kenaikan meski di saat yang sama tengah berlangsung kebijakan PPKM Darurat yang diperpanjang dengan PPKM Level 4.

Pembatasan mobilitas dan aktivitas masyarakat berdampak pada penjualan produk otomotif. Namun tak selalu negatif. Buktinya, penjualan Toyota dilaporkan malah meningkat saat pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada bulan Juli 2021.

Naik 13%

Berdasarkan data yang telah dirilis Toyota Astra Motor (TAM) ada peningkatan sekitar 13% untuk penjualan retail (dari dealer ke konsumen) dari bulan sebelumnya dengan jumlah kendaraan dikirim sebanyak 21.900 unit. Sedangkan penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai 21.700 unit.

Capaian tersebut merupakan yang tertinggi dibanding rata-rata penjualan enam bulan pertama 2021 (Januari-Juni), baik untuk retail sales maupun wholesales.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) penjualan retail Toyota pada periode tersebut sebanyak 120.717 unit, atau rata-rata 20.100 per bulan. Sedangkan wholesales-nya sebanyak 122.177 unit atau rata-rata 20.300 per bulan.

>>> Toyota Jual 5 Juta Mobil Selama 6 Bulan

Berkah diskon PPnBM

TAM mengaku peningkatan penjualan Toyota tak lepas dari insentif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) yang diberikan Pemerintah. Dengan diskon PPnBM 100% harga mobil menjadi lebih terjangkau. Hal itu yang menarik minat konsumen merealisasikan rencananya membeli mobil baru karena mendapat harga terbaik.

Model merek Toyota sendiri paling banyak dalam menerima insentif, yakni 10 model. Sedangkan sisanya dibagi untuk merek lain dengan jumlah bervariasi.

Foto menunjukkan salah satu dealer Toyota di Indonesia

Penjualan Toyota tetap tinggi di masa PPKM

Sebagaimana diketahui, diskon PPnBM 100% diberikan mulai Maret 2021 dengan rencana awal sampai bulan Mei 2021. Bulan berikutnya diskon 100% diperpanjang untuk masa 3 bulan hingga Agustus. Hanya saja, keputusan perpanjangan ini baru terkonfirmasi akhir Juni.

"Ada beberapa konsumen yang menunggu kepastian insentif PPnBM sampai akhir Juni, kan baru confirm di awal July," kata Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi dalam keterangannya.

Pada bulan Juli promosi digencarkan. Namun di saat bersamaan Pemerintah mengeluarkan kabijakan PPKM Darurat untuk menekan kasus Covid-19 yang mengalami lonjakan pesat.

PPKM Darurat berlangsung pada 3-20 Juli 2021, lalu diperpanjang menjadi PPKM Level 4 pada 21 sampai 25 Juli 2021. Setelahnya perpanjangan pertama PPKM Level 4 berlaku pada 26 Juli sampai 2 Agustus, kemudian diperpanjang yang kedua dari tanggal 3 sampai 9 Agustus 2021.

"Jadi walau PPKM, ada bantuan dari demand berkat incentive PPKM juga," kata Jimmi.

>>> Pesanan Membludak Berkat Diskon PPnBM, Toyota Genjot Produksi

Foto Toyota Raize tampak samping depan

Toyota Raize, baru diluncurkan langsung laris

>>> Tertarik mobil Toyota, cek koleksi dan harganya di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top