Tesla Punya Lebih Dari 6.000 Unit Pengisian Daya di Eropa

27/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Di Eropa, Tesla telah memiliki 6.039 unit pengisian daya berkecepatan tinggi (supercharger) untuk mobil listriknya yang terbagi di 601 lokasi di 27 negara.

Ekspansi Tesla ke Eropa terus berkembang. Selain ditandai dengan permintaan mobil listriknya yang semakin meningkat, juga infrastruktur pengisian dayanya yang bertambah banyak. Dikutip dari Autocar, (25/3/2021), hingga Maret 2021 Tesla telah mengoperasikan sebanyak 6.039 unit pengisian daya super cepat (supercharger) yang terbagi di 601 stasiun. Artinya rata-rata per stasiun adalah 10 unit pengisian.

Hanya butuh 8 tahun

Dengan jumlah pengisian sebanyak itu, Tesla menjadi pemilik jaringan pengisian daya mobil listrik terbesar dan terbanyak di Eropa. Yang luar biasa, untuk mencapai jumlah tersebut Tesla hanya butuh waktu 8 tahun dari sejak model pertamanya, Model S hadir di Norwegia tahun 2013.

Pada akhir 2013 jumlah stasiun yang beroperasi masih kurang dari 20 stasiun. Jumlah itu meningkat signifikan pada akhir 2014 seiring program elektrifikasi yang serius dilakukan pemerintah. Jumlah stasiun pengisiannya lebih dari 110 dan hampir menyentuh 200 stasiun di akhir 2015. Pada awal 2020 jumlah stasiun meningkat lagi menjadi 500 dan saat ini menjadi 601 yang berisi 6039 charger.

Selain jumlah stasiunnya, output daya pengisian V2-nya juga meningkat dari sebelumnya 120 kW menjadi 150 kW. Sebagian bahkan telah dipasang supercharger V3 dengan output 250 kW, serta dilengkapi colokan yang kompatibel dengan CCS2 DC Combo. Sebagai informasi, charger V3 250 kW bisa menghasilkan kecepatan pengisian 1000 mil per jam.

>>> [INFOGRAFIK] Perbedaan 4 Mobil Tesla Karya Elon Musk

Foto tempat pengisian daya mobil listrik Tesla

Dengan ribuan tempat pengisian daya posisi Tesla sebagai mobil listrik paling laris di dunia tidak tergoyahkan

Terbanyak di Norwegia

Secara pemasaran Tesla sudah menyebar ke seluruh negara di Eropa. Namun porsi terbesar tetaplah Norwegia. Begitupun dengan sarana pengisian daya supercharger-nya, yang terbanyak ada Norwegia

  1. Nebbenes, Norwegia: 44 unit supercharger
  2. Rygge, Norwegia: 42 unit supercharger
  3. Liertoppen, Norwegia: 40 unit supercharger
  4. Oberhonnefeld, Jerman: 40 unit supercharger
  5. Badhoevedorp, Belanda: 32 unit supercharger

Seperti disebut di depan, Tesla menjadi pemilik jaringan supercharger mobil listrik terbesar dan terbanyak di Eropa, khususnya di Norwegia.

Namun demikian, menurut Autocar posisinya masih berada di bawah China yang sekarang memiliki lebih dari 925 unit supercharger dan di bawah AS yang memiliki 1.125 unit supercharger.

Belum diketahui apakah status Tesla sebagai sebagai pemilik charger mobil listrik terbanyak di Eropa bakal disalip pihak lain. Yang pasti akan sangat berat. IONITY misalnya, meski menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan tapi perjuangannya tidak mudah. Selain menggabungkan banyak produsen IONITY juga harus mencari mitra baru untuk bisa memperluas jaringannya.

>>> Penjualan Mobil Listrik di Negara Ini Lebih Tinggi Ketimbang Mobil Biasa

Foto Stasiun pengisian daya mobil listrik Tesla di Norwegia

Norwegia, negara di Eropa paling banyak menjual mobil listrik

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top