Tesla Model 3 Potong Harga untuk Pulihkan Industri Otomotif di China

17/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Tesla Model 3 Potong Harga untuk Pulihkan Industri Otomotif di China
Tesla telah memotong harga Model 3 untuk kedua kalinya di bulan ini. Penurunan harga untuk sedan ini berkisar 20.000 yuan atau setara dengan Rp42 juta.

Tesla Model 3 dikabarkan telah dipangkas harganya untuk kedua kalinya di bulan ini di pasara China. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan persaingan yang kembali mulai memanas di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia itu.

>>> Mungkinkah GIIAS 2020 Dihelat Secara Virtual?

Gambar mrnunjukan Tesla model 3 banner

Tesla potong harga Model 3 untuk kembali bangkitkan industri otomotif di China

Pengurangan harga Tesla Model 3  hanya berlaku untuk versi buatan lokal, penurunan harga ini berkisar 20.000 yuan atau setara dengan Rp 42 juta. Langkah ini diyakini dapat membantu Tesla tetap kompetitif melawan Daimler, Volkswagen Group, General Motors dan rival lainnya karena permintaan mobil di China secara bertahap pulih dari keterpurukan yang terjadi akibat wabah Covid-19. 

Meningkatnya penjualan di pasar China memicu optimisme bahwa pasar mobil terbesar dunia itu akan segera bangkit setelah pemerintah setempat berhasil mengendalikan pandemi virus yang mematikan sebagian besar perekonomian. Namun sayangnya penjualan kendaraan Tesla yang dibangun secara lokal telah turun lebih dari 60 persen pada bulan April lalu.

>>> Toyota Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat dan Tenaga Medis

Gambar menunjukan Tesla Model 3

Tampilan eksterior dari Tesla Model 3 

Selain pangkas harga sedan Model 3, Tesla juga telah kembali memulai aktivitas produksi di pabrik perusahaan di Shanghai. "Pabrik sekarang telah kembali beroperasi." kata orang-orang yang akrab dengan perusahaan tanpa menginformasikan apakah beroperasi pada kapasitas penuh atau tidak. Tesla saat ini dilaporkan juga sedang dalam proses melanjutkan produksi di pabrik perakitannya di AS.

Perihal penjualan, pada kuartal pertama tahun ini Tesla telah berhasil mengirimkan sekitar 88.400 unit kendaraan di seluruh dunia. Capaian ini di luar ekspektasi mengingat adanya dampak dari penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di dunia.

Total ada 88.400 mobil listrik yang berhasil dijual Tesla di tahun 2020. Sebanyak 76.200 unit dikontribusikan dari Model 3 dan 12.200 unit dari Model S dan X. Angka penjualan yang cukup tinggi di tengah pandemi virus corona di dunia membuat saham perusahaan naik 15% di bursa saham.

>>> Berita menarik lainnya bisa Anda baca di sini

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Kontroversial! Meski Dilarang, Tesla Tetap Operasikan Pabrik Produksi di California

12/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Tesla dilaporkan telah membuka kembali kapasitas pabrik produksinya di California dan berhasil hadirkan sekitar 200 unit kendaraan Model Y dan Model 3.

Lihat juga

Tesla GT Muscle Car: Suksesor Roadster Dengan Aura Kekar

30/04/2020

Mobil baru

5 menit

Tesla sebenarnya sudah memperkenalkan Roadster MKII untuk menggantikan generasi awal Roadster yang diluncurkan tahun 2008. Namun, beredar juga desain alternatif GT Muscle Car yang memadukan konsep GT dan American Muscle.

Lihat juga

Perangi Virus Corona, Tesla Bagikan 1.255 Ventilator Gratis!

01/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Atasi krisis kesehatan yang diakibatkan oleh virus corona atau Covid-19 di AS. Bos Tesla Elon Musk bagikan gratis 1.255 ventilator bagi mereka yang membutuhkan.

Lihat juga

Penjualan Tesla Melambung di Tengah Pandemi Virus Corona

07/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Jika sebagian besar produsen mobil global mengalami penurunan penjualan akibat dampak dari pandemi virus corona. Hal itu berbanding terbalik untuk Tesla.

Lihat juga

Porsche Tegas Sebut Tesla Bukan Rivalnya

16/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Michael Steiner, kepala penelitian dan pengembangan untuk Porsche, tidak suka membandingkan Taycan dengan model Tesla. Menurutnya Tesla bukan rivalnya.

Lihat juga
 
back to top