Tesla Buka Stasiun Pengisian Supercharger Pertama di ASEAN

21/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Stasiun pengisian supercharger V3 pertama Tesla di Asia Tenggara resmi dibuka di Orchard Central Singapura, menawarkan tiga supercharger berdaya maksimum 250 kW

Ekspansi Tesla ke berbagai negara seimbang dengan penyediaan infrastruktur pendukung. Salah satunya tempat-tempat pengisian ulang daya baterai kendaraan. Sejauh ini stasiun pengisian didominasi Amerika Utara, Eropa, dan China. Namun bukan berarti di wilayah lain dikesampingkan.

Supercharger pertama di Asia Tenggara

Yang terbaru, Tesla meluncurkan stasiun pengisian supercharger V3 pertama di Asia Tenggara di kawasan bisnis dan wisata Orchard Central Singapura pada 19 Juli 2021. Untuk sementara stasiun ini hanya tiga mesin pengisian yang disediakan, namun beroperasi penuh setiap 24 jam.

Dengan 3 stasiun terbilang sangat sedikit dibanding dengan stasiun pengisian di Eropa, Amerika Utara atau China. Hal itu karena Tesla juga sangat berhati-hati mengingat permintaan yang ada juga tidak terlalu sebesar wilayah-wilayah tersebut.

>>> Tesla Siap Bangun Supercharger Terbesar di Dunia

Foto menunjukkan Stasiun Pengisian Supercharger V3 Tesla di Orchard Central Singapura

Tesla Supercharger V3 tersedia di Orchard Central Singapura

Tesla Supercharger V3

Pengisian daya supercharger V3 menjadi sarana pengisian daya tercepat untuk mobil listrik Tesla. Dengan daya maksimum 250 kW, Model 3 Long Range hanya butuh waktu 5 menit untuk mendapatkan kapasitas baterai dengan jarak tempuh hingga 120 Km.

Sebagai informasi, hingga akhir kuartal I 2021 Tesla memiliki 2.700 stasiun pengisian secara global dengan 25.000 mesin pengisian. Pada 2020 menambah rata-rata satu kios untuk setiap 70 mobil yang dikirim.

Penjualan Tesla

Hingga saat ini posisi Tesla sebagai merek mobil listrik paling top di dunia semakin kuat. Hal ini dibuktikan dengan penjualan Tesla yang terus meningkat. Tahun 2021 ini bahkan hampir menembus angka 400 ribu unit, dengan rincian Januari-Maret 184.800 unit dan April-Juni 201.250 unit.

"Pada kuartal kedua, kami memproduksi dan mengirimkan lebih dari 200.000 kendaraan. Tim kami telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menavigasi rantai pasokan global dan tantangan logistik." tulis Tesla dalam keterangan resminya.

China menjadi satu-satunya negara dimana Tesla mencatatkan penjualan tinggi di Asia. Sepanjang Januari-Juni 2021 telah terjual sebanyak 85.194 unit untuk Model 3 dan 46.570 unit untuk Model Y. Seluruh model yang dijual adalah unit yang diproduksi lokal atau Made In China (MIC) di Gigafactory Shanghai.

>>> Punya 25.000 Stall, Mengisi Baterai Mobil Tesla Makin Mudah

Foto menunjukkan mobil Tesla tengah mengisi ulang daya baterai

Dengan Supercharger V3 hanya butuh beberapa menit untuk mengisi baterai mobil listrik Tesla sampai penuh

>>> [INFOGRAFIK] Perbedaan 4 Mobil Lisrik Tesla Karya Elon Musk

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top