Terlalu Percaya Google Maps Dua Turis Terjebak Jalanan Berlumpur

05/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Maksud hati menemukan rute tercepat dengan Google Maps, Hyundai i10 yang dikendarai dua turis remaja asal Rusia malah terjebak jalanan berlumpur di India.

Google Maps menjadi berkah bagi para pelancong di berbagai belahan dunia. Meski demikian navigasi paling populer tersebut tidak selamanya menguntungkan. Seringkali justru mengantarkan pada jalur yang tidak semestinya dilewati kendaraan bermotor roda empat. Ada yang terjebak di tengah hutan dan pegunungan, hingga diarahkan ke gang sempit yang membuat kendaraan tak bisa bergerak.

Terjebak jalan berlumpur

Belum lama terjadi di India, sebuah mobil Hyundai i10 yang dikendarai turis asal Rusia justru terjebak di jalanan berlumpur yang jauh dari pemukiman saat mengikuti arahan Google Maps.

Dikutip dari Autoevolution, (3/7/2021) kejadian bermula saat dua remaja tersebut bermaksud mencari rute tercepat untuk sampai di tempat tujuan. Google menunjukkan rute tersebut yang kemudian diikuti dengan seksama. Namun apa lacur, jalan yang dilalui ternyata semakin tidak layak. Mobil yang dikendarainya akhirnya mogok setelah terjebak jalanan sempit berlumpur dan jauh dari pemukiman.

Kedua remaja itu turun dari kendaraan dan terpaksa berjalan hingga 2 km mencari bantuan. Pada akhirnya mobil bisa dievakuasi setelah traktor bantuan berjuang berjam-jam untuk mengeluarkannya dari kubangan lumpur.

>>> Ternyata Begini Cara Maps Google Menentukan Lokasi Anda

Foto evakuasi Mobil terjebak jalan berlumpur di India

Peta digital bisa membuat pengendara mobil apes

Menurut warga setempat rute yang diarahkan Google tidak salah. Hanya saja kondisi jalan saat itu dalam tahap pembangunan dan masih banyak tanah galian. Bahkan warga setempat pun tidak pernah melaluinya karena takut terjebak.

Bijak menggunakan Google Maps

Seperti disebut di depan, Google Maps menjadi navigasi paling populer dibanding yang lain. Namun kasus ‘tersesat’ karena Google Maps juga bukan satu dua kali terjadi baik di Indonesia maupun di mancanegara. Hal itu menjadi peringatan bagi pengendara untuk tidak sepenuhnya percaya pada arahan peta digital buatan Google tersebut.

Meski mendapatkan gambaran yang sangat jelas pada peta digital tersebut, pengendara harus waspada dengan realitas yang ada. Alangkah baiknya bertanya pada warga sekitar guna memastikan rute yang dilaluinya sudah benar dan layak untuk dilewati. Terlebih jika kondisi jalan semakin mencurigakan seperti menyempit, semakin buruk, sepi dari lalu lalang kendaraan, atau mengarah ke area persawahan hingga masuk ke dalam hutan.

>>> 5 Tips Menggunakan Aplikasi Navigasi Saat Berkendara

Foto menunjukkan aplikasi Google Maps

Menggunakan navigasi apapun harus bijak dan tetap berhati-hati

>>> Google Hadirkan Dukungan Kunci Mobil Digital untuk Android 12

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top