Terkendala Lahan Target Tuntas Tol Cisumdawu Mundur Hingga Akhir 2021

06/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Terkendala Lahan Target Tuntas Tol Cisumdawu Mundur Hingga Akhir 2021
Masalah pembebasan lahan belum kunjung selesai membuat target penyelesaian pembangunan jalan Tol Cisumdawu di Jawa Barat mundur hingga akhir tahun 2021.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta masalah pembebasan lahan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) segera diselesaikan. Hal ini untuk mempercepat proses pekerjaan.

"Masalah pembebasan lahan ini saya minta dikeroyok agar konstruksinya bisa cepat bergerak, karena konstruksi hanya dapat berjalan cepat jika lahan sudah tersedia," kata Menteri Basuki di sela peninjauan pembangunan jalan Tol Cisumdawu, (2/4/2021) lalu.

Target tuntas akhir 2021

Foto Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono

Pemerintah menargetkan Tol Cisumdawu tuntas akhir 2021

Dalam peninjauan yang didampingi beberapa staf Bina Marga Kementerian PUPR, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat, Direktur Utama PT. CKJT Bagus Medi, dan Direktur Utama PT. Adhi Karya Entus Asnawi, Menteri Basuki menargetkan akhir 2021 secara keseluruhan konstruksi jalan tol bisa selesai sehingga bisa dioperasikan.

Menteri meminta Satker Pembangunan Tol Cisumdawu, Ditjen Bina Marga untuk terus meningkatkan koordinasi dengan instansi lain yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, dan instansi terkait lainnya.

“Mekanisme pembebasan lahan sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan bilamana tidak terjadi kesepakatan harga lahan yang telah ditetapkan oleh penilai independen dilakukan konsinyasi atau titip uang ganti rugi di pengadilan.” lanjutnya seperti dirilis laman resmi Kementerian.

>>> Mulai 31 Maret Gerbang Tol Sementara Exit Cileunyi Dioperasikan

Progres Tol Cisumdawu

Foto Pembangunan Tol Cisumdawu

Pembangunan infrastruktur jalan tol terus dikerjakan

Jalan Tol Cisumdawu memiliki panjang lebih dari 60 Km, membentang dari Tol Cipali Tol Transjawa di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka Jawa Barat hingga Tol Purbaleunyi di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Jawa Barat. Proses pembangunannya terbagi menjadi 6 Seksi, yaitu:

  • Seksi 1 Cileunyi-Rancakalong (11,45 km)
  • Seksi 2 Rancakalong-Sumedang (17,35 km)
  • Seksi 3 Sumedang-Cimalaka (4,05 km)
  • Seksi 4 Cimalaka-Legok (8,20 km)
  • Seksi 5 Legok-Ujungjaya (14,9 km)
  • Seksi 6 Ujungjaya-Dawuan (6,06 km)

Berdasarkan data yang ada progres Seksi 1 mencapai 71,59% untuk konstruksi dan 97,74% untuk lahan. Progres Seksi 2 mencapai 91,13% untuk konstruksi dan 95,93 untuk lahan, progres Seksi 3 sudah 100% untuk konstruksi dan lahan, progres Seksi 4 site clearing 39,71%, progres Seksi 5 clearing 38%, progres Seksi 6 baru tercapai tercapai 25% untuk konstruksi seksi 6A, dan 2,3% untuk konstruksi seksi 6B. Sedangkan untuk pembebasan lahan Seksi 6 sudah mencapai 87,53%.

"Berdasarkan laporan, pada April lahan sudah bisa 70% untuk Seksi 4, sehingga konstruksi kita minta Mei sudah bisa bergerak," tutur Menteri Basuki.

Keberadaan Tol Cisumdawu dinilai sangat penting. Selain mempercepat waktu tempuh berkendara dari Tol Transjawa menuju Bandung juga bakal memudahkan akses dari Kota Bandung menuju Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka atau sebaliknya. Dengan demikian operasional bandara bakal lebih meningkat dan kompetitif.

>>> Tinggal di Bandung, temukan mobil favoritmu di sini!

Foto menunjukkan Terowongan Tol Cisumdawu

Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Tol pertama di Indonesia dengan terowongan panjang

>>> Berita otomotif yang menarik lainnya bisa dibaca disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top